alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Info lengkap Seleksi Maba Universitas Jember

Banyak Siswa Bingung Pilih Program Studi

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, RADARJEMBER.ID – Proses pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 sudah memasuki masa penetapan siswa yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri dan proses mengisikan data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah. Tahapan akan dilanjutkan dengan proses pendaftaran, di mana siswa memilih program studi dan PTN tujuan pada tanggal 14-28 Februari 2022. Sayangnya, masih banyak siswa yang bingung menentukan pilihan program studi.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Koordinator PKIH (Humas) Universitas Jember Rokhmad Hidayanto di sela-sela kegiatan Edu Fair 1 tahun 2022 yang digelar di MAN Insan Cendekia Pasuruan, Selasa (18/1). Menurut dia, sering kali dirinya dan kolega di Humas Universitas Jember mendapatkan pertanyaan umum seperti apa saja program studi yang ada di Universitas Jember, apa saja jalur masuk menjadi mahasiswa baru, atau untuk siswa jurusan IPA bisa masuk program studi apa saja.

Pertanyaan tersebut, kata dia, mengindikasikan siswa masih bingung dalam memilih program studi yang akan dituju. “Kami sering sekali menerima pertanyaan seperti itu dari siswa. Baik di acara sosialisasi SNMPTN/SBMPTN maupun saat melayani konsultasi. Pertanyaan mendasar yang seharusnya bisa mereka dapatkan dengan hanya mengunjungi laman resmi PTN serta laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Padahal tahapan memilih program studi dan PTN di jalur SNMPTN 2022 sudah di depan mata. Jika siswa masih bingung, maka peluang untuk salah dalam memilih program studi akan besar. “Dan jika siswa salah memilih program studi, maka yang bakal susah, ya siswa, orang tua, bahkan sekolah dan perguruan tingginya,” ujar pria yang juga dikenal sebagai pegiat paduan suara di kampus ini.

Pria yang akrab disapa Didung ini menganjurkan agar siswa giat mencari informasi mengenai sebuah program studi baik mengenai apa yang dipelajari, kekhasan, sistem perkuliahan, hingga apa yang didapat jika kuliah di program studi tertentu. Juga selalu berkonsultasi dengan sekolah, terutama guru BK yang mengetahui rekam jejak akademis siswa serta orang tua sebagai penyedia biaya.

- Advertisement -

PASURUAN, RADARJEMBER.ID – Proses pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 sudah memasuki masa penetapan siswa yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri dan proses mengisikan data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah. Tahapan akan dilanjutkan dengan proses pendaftaran, di mana siswa memilih program studi dan PTN tujuan pada tanggal 14-28 Februari 2022. Sayangnya, masih banyak siswa yang bingung menentukan pilihan program studi.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Koordinator PKIH (Humas) Universitas Jember Rokhmad Hidayanto di sela-sela kegiatan Edu Fair 1 tahun 2022 yang digelar di MAN Insan Cendekia Pasuruan, Selasa (18/1). Menurut dia, sering kali dirinya dan kolega di Humas Universitas Jember mendapatkan pertanyaan umum seperti apa saja program studi yang ada di Universitas Jember, apa saja jalur masuk menjadi mahasiswa baru, atau untuk siswa jurusan IPA bisa masuk program studi apa saja.

Pertanyaan tersebut, kata dia, mengindikasikan siswa masih bingung dalam memilih program studi yang akan dituju. “Kami sering sekali menerima pertanyaan seperti itu dari siswa. Baik di acara sosialisasi SNMPTN/SBMPTN maupun saat melayani konsultasi. Pertanyaan mendasar yang seharusnya bisa mereka dapatkan dengan hanya mengunjungi laman resmi PTN serta laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT,” terangnya.

Padahal tahapan memilih program studi dan PTN di jalur SNMPTN 2022 sudah di depan mata. Jika siswa masih bingung, maka peluang untuk salah dalam memilih program studi akan besar. “Dan jika siswa salah memilih program studi, maka yang bakal susah, ya siswa, orang tua, bahkan sekolah dan perguruan tingginya,” ujar pria yang juga dikenal sebagai pegiat paduan suara di kampus ini.

Pria yang akrab disapa Didung ini menganjurkan agar siswa giat mencari informasi mengenai sebuah program studi baik mengenai apa yang dipelajari, kekhasan, sistem perkuliahan, hingga apa yang didapat jika kuliah di program studi tertentu. Juga selalu berkonsultasi dengan sekolah, terutama guru BK yang mengetahui rekam jejak akademis siswa serta orang tua sebagai penyedia biaya.

PASURUAN, RADARJEMBER.ID – Proses pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 sudah memasuki masa penetapan siswa yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri dan proses mengisikan data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah. Tahapan akan dilanjutkan dengan proses pendaftaran, di mana siswa memilih program studi dan PTN tujuan pada tanggal 14-28 Februari 2022. Sayangnya, masih banyak siswa yang bingung menentukan pilihan program studi.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Koordinator PKIH (Humas) Universitas Jember Rokhmad Hidayanto di sela-sela kegiatan Edu Fair 1 tahun 2022 yang digelar di MAN Insan Cendekia Pasuruan, Selasa (18/1). Menurut dia, sering kali dirinya dan kolega di Humas Universitas Jember mendapatkan pertanyaan umum seperti apa saja program studi yang ada di Universitas Jember, apa saja jalur masuk menjadi mahasiswa baru, atau untuk siswa jurusan IPA bisa masuk program studi apa saja.

Pertanyaan tersebut, kata dia, mengindikasikan siswa masih bingung dalam memilih program studi yang akan dituju. “Kami sering sekali menerima pertanyaan seperti itu dari siswa. Baik di acara sosialisasi SNMPTN/SBMPTN maupun saat melayani konsultasi. Pertanyaan mendasar yang seharusnya bisa mereka dapatkan dengan hanya mengunjungi laman resmi PTN serta laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT,” terangnya.

Padahal tahapan memilih program studi dan PTN di jalur SNMPTN 2022 sudah di depan mata. Jika siswa masih bingung, maka peluang untuk salah dalam memilih program studi akan besar. “Dan jika siswa salah memilih program studi, maka yang bakal susah, ya siswa, orang tua, bahkan sekolah dan perguruan tingginya,” ujar pria yang juga dikenal sebagai pegiat paduan suara di kampus ini.

Pria yang akrab disapa Didung ini menganjurkan agar siswa giat mencari informasi mengenai sebuah program studi baik mengenai apa yang dipelajari, kekhasan, sistem perkuliahan, hingga apa yang didapat jika kuliah di program studi tertentu. Juga selalu berkonsultasi dengan sekolah, terutama guru BK yang mengetahui rekam jejak akademis siswa serta orang tua sebagai penyedia biaya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/