alexametrics
25 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

UIN KHAS Cetak Kader Berwawasan Kebangsaan melalui Duta Moderasi Beragama

Mobile_AP_Rectangle 1

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu bentuk penguatan moderasi beragama, Rumah Moderasi Beragama Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mulai menyiapkan kader muda sebagai duta moderasi beragama di lingkungan organisasi kemahasiswaan (ormawa) UIN KHAS Jember. Penguatan nilai-nilai moderasi beragama dikemas dalam kegiatan bertajuk Workshop Penguatan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan bagi Organisasi Kehamahasiswaan, Sabtu (16/10).

Kegiatan yang diikuti 40 mahasiswa itu terdiri dari unsur Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Dema di lingkungan Fakultas, Sema di lingkungan Fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) di lingkungan UIN KHAS Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini yakni Katib Syuriah PBNU Dr KH Miftah Faqih, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN KHAS Jember Hefni Zain. Materi pelatihan yang diberikan yaitu wawasan kebangsaan dan nasionalisme, moderasi beragama dalam menjaga keutuhan NKRI, strategi memutus mata rantai radikalisme, dan pembangunan karakter harmoni.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN KHAS Jember Hefni Zain mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membumikan nilai-nilai moderasi beragama secara menyeluruh di lingkungan UIN KHAS Jember, termasuk kepada para mahasiswa.

“Organisasi kemahasiswaan sangat tepat untuk dibekali tentang nilai-nilai moderasi beragama. Harapannya, mereka dapat menjadi kader penggerak atau duta moderasi beragama yang bisa mengajak mahasiswa lain untuk memiliki karakter moderat,” tuturnya.

Para mahasiswa yang menjadi peserta tersebut tak hanya sekadar dibekali teori, namun juga strategi implementasi moderasi beragama di masyarakat. “Kami memiliki perhatian yang tinggi agar para mahasiswa memiliki wawasan kebangsaan yang baik,” imbuhnya.

Menurutnya, kampus UIN KHAS Jember merupakan tempat strategis sebagai laboratorium moderasi beragama. “Di kampus ini, kita rancang untuk dapat melihat tersemainya gagasan kebangsaan, konstruk pemikiran kritis, penanaman nilai-nilai multikulturalisme, dan penyampaian pesan agama yang damai dan toleran, serta penebaran cinta pada kemanusiaan,” paparnya.

- Advertisement -

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu bentuk penguatan moderasi beragama, Rumah Moderasi Beragama Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mulai menyiapkan kader muda sebagai duta moderasi beragama di lingkungan organisasi kemahasiswaan (ormawa) UIN KHAS Jember. Penguatan nilai-nilai moderasi beragama dikemas dalam kegiatan bertajuk Workshop Penguatan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan bagi Organisasi Kehamahasiswaan, Sabtu (16/10).

Kegiatan yang diikuti 40 mahasiswa itu terdiri dari unsur Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Dema di lingkungan Fakultas, Sema di lingkungan Fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) di lingkungan UIN KHAS Jember.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini yakni Katib Syuriah PBNU Dr KH Miftah Faqih, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN KHAS Jember Hefni Zain. Materi pelatihan yang diberikan yaitu wawasan kebangsaan dan nasionalisme, moderasi beragama dalam menjaga keutuhan NKRI, strategi memutus mata rantai radikalisme, dan pembangunan karakter harmoni.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN KHAS Jember Hefni Zain mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membumikan nilai-nilai moderasi beragama secara menyeluruh di lingkungan UIN KHAS Jember, termasuk kepada para mahasiswa.

“Organisasi kemahasiswaan sangat tepat untuk dibekali tentang nilai-nilai moderasi beragama. Harapannya, mereka dapat menjadi kader penggerak atau duta moderasi beragama yang bisa mengajak mahasiswa lain untuk memiliki karakter moderat,” tuturnya.

Para mahasiswa yang menjadi peserta tersebut tak hanya sekadar dibekali teori, namun juga strategi implementasi moderasi beragama di masyarakat. “Kami memiliki perhatian yang tinggi agar para mahasiswa memiliki wawasan kebangsaan yang baik,” imbuhnya.

Menurutnya, kampus UIN KHAS Jember merupakan tempat strategis sebagai laboratorium moderasi beragama. “Di kampus ini, kita rancang untuk dapat melihat tersemainya gagasan kebangsaan, konstruk pemikiran kritis, penanaman nilai-nilai multikulturalisme, dan penyampaian pesan agama yang damai dan toleran, serta penebaran cinta pada kemanusiaan,” paparnya.

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu bentuk penguatan moderasi beragama, Rumah Moderasi Beragama Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mulai menyiapkan kader muda sebagai duta moderasi beragama di lingkungan organisasi kemahasiswaan (ormawa) UIN KHAS Jember. Penguatan nilai-nilai moderasi beragama dikemas dalam kegiatan bertajuk Workshop Penguatan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan bagi Organisasi Kehamahasiswaan, Sabtu (16/10).

Kegiatan yang diikuti 40 mahasiswa itu terdiri dari unsur Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Dema di lingkungan Fakultas, Sema di lingkungan Fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) di lingkungan UIN KHAS Jember.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini yakni Katib Syuriah PBNU Dr KH Miftah Faqih, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN KHAS Jember Hefni Zain. Materi pelatihan yang diberikan yaitu wawasan kebangsaan dan nasionalisme, moderasi beragama dalam menjaga keutuhan NKRI, strategi memutus mata rantai radikalisme, dan pembangunan karakter harmoni.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN KHAS Jember Hefni Zain mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membumikan nilai-nilai moderasi beragama secara menyeluruh di lingkungan UIN KHAS Jember, termasuk kepada para mahasiswa.

“Organisasi kemahasiswaan sangat tepat untuk dibekali tentang nilai-nilai moderasi beragama. Harapannya, mereka dapat menjadi kader penggerak atau duta moderasi beragama yang bisa mengajak mahasiswa lain untuk memiliki karakter moderat,” tuturnya.

Para mahasiswa yang menjadi peserta tersebut tak hanya sekadar dibekali teori, namun juga strategi implementasi moderasi beragama di masyarakat. “Kami memiliki perhatian yang tinggi agar para mahasiswa memiliki wawasan kebangsaan yang baik,” imbuhnya.

Menurutnya, kampus UIN KHAS Jember merupakan tempat strategis sebagai laboratorium moderasi beragama. “Di kampus ini, kita rancang untuk dapat melihat tersemainya gagasan kebangsaan, konstruk pemikiran kritis, penanaman nilai-nilai multikulturalisme, dan penyampaian pesan agama yang damai dan toleran, serta penebaran cinta pada kemanusiaan,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca