alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Konsolidasi MWCNU se-Lumajang menuju Konfercab 2023 dan Pilkada 2024

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Usia Nahdhatul Ulama (NU) tak lagi muda. Namun, semangat perjuangan Islam tetap membara. Beragam kegiatan mulai disemarakkan. Salah satunya Haul Walisongo dan Muasis NU di Pondok Pesantren As Salaf Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Lumajang.

Gelaran ini dalam rangka memantapkan langkah menuju satu abad NU. Dihadiri oleh seluruh pengurus inti MWC NU Se-Kabupaten Lumajang, yakni jajaran Suriah dan Tanfidziyah. Acara dimulai dengan doa istighosah dan tahlil bersama. Bermunajat kepada Allah SWT untuk keselamatan bangsa dan negara serta meraih barakah para Walisongo dan Muasis NU yang telah berjasa besar atas terwujudnya Baldatun Thoyyibatun wal Robbun Ghofur.

Haul Walisongo dan Muasis NU ini dilaksanakan pada Tanggal 18 Juli 2022/18 Dzulhijjah 1443 H. Selain dihadiri MWC NU Lumajang, Kepala Kantor Pertanahan dan ATR Lumajang H. Rocky Soenoko, M.Si juga turut hadir.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pengasuh Ponpes As Salaf Bondoyudo Dr (c) KH. R. Muhammad Kholili Syarifuddin S.Pd., MM, dalam sambutannya sebagai tuan rumah mengatakan peran Muasis NU terhadap negara dan agama sangat besar. Oleh karena itu, seluruh masyarakat NU diharapkan mampu melanjutkan perjuangan para muasis.

“Harapannya, nilai-nilai aswaja NU ini dapat diterapkan dalam setiap langkah kita. Semoga kita semua mendapatkan barakah. Mudah-mudahan, kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan hari ini saja. Tetapi juga dapat berjalan setiap tahunnya secara rutin,” katanya.

Satu Abad NU, Komitmen Percepat Asef Wakaf NU Lumajang

BANGUN KOMITMEN BERSAMA: NU Lumajang juga berkomitmen bersama Kantor Pertanahan ATR Lumajang mempercepat sertifikasi wakaf dan aset NU.

Selain mendoakan Walisongo dan Muasis NU, dialog interaktif dengan Kantor Pertanahan dan ATR dilaksanakan. Tujuannya, agar proses percepatan wakaf dan aset NU Lumajang segera dilakukan. Sebab, MWC NU sebagai ujung tombak pergerakan jam’iyyah memiliki peran penting dalam organisasi. Khususnya dalam menyelamatkan aset-aset NU.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Usia Nahdhatul Ulama (NU) tak lagi muda. Namun, semangat perjuangan Islam tetap membara. Beragam kegiatan mulai disemarakkan. Salah satunya Haul Walisongo dan Muasis NU di Pondok Pesantren As Salaf Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Lumajang.

Gelaran ini dalam rangka memantapkan langkah menuju satu abad NU. Dihadiri oleh seluruh pengurus inti MWC NU Se-Kabupaten Lumajang, yakni jajaran Suriah dan Tanfidziyah. Acara dimulai dengan doa istighosah dan tahlil bersama. Bermunajat kepada Allah SWT untuk keselamatan bangsa dan negara serta meraih barakah para Walisongo dan Muasis NU yang telah berjasa besar atas terwujudnya Baldatun Thoyyibatun wal Robbun Ghofur.

Haul Walisongo dan Muasis NU ini dilaksanakan pada Tanggal 18 Juli 2022/18 Dzulhijjah 1443 H. Selain dihadiri MWC NU Lumajang, Kepala Kantor Pertanahan dan ATR Lumajang H. Rocky Soenoko, M.Si juga turut hadir.

Pengasuh Ponpes As Salaf Bondoyudo Dr (c) KH. R. Muhammad Kholili Syarifuddin S.Pd., MM, dalam sambutannya sebagai tuan rumah mengatakan peran Muasis NU terhadap negara dan agama sangat besar. Oleh karena itu, seluruh masyarakat NU diharapkan mampu melanjutkan perjuangan para muasis.

“Harapannya, nilai-nilai aswaja NU ini dapat diterapkan dalam setiap langkah kita. Semoga kita semua mendapatkan barakah. Mudah-mudahan, kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan hari ini saja. Tetapi juga dapat berjalan setiap tahunnya secara rutin,” katanya.

Satu Abad NU, Komitmen Percepat Asef Wakaf NU Lumajang

BANGUN KOMITMEN BERSAMA: NU Lumajang juga berkomitmen bersama Kantor Pertanahan ATR Lumajang mempercepat sertifikasi wakaf dan aset NU.

Selain mendoakan Walisongo dan Muasis NU, dialog interaktif dengan Kantor Pertanahan dan ATR dilaksanakan. Tujuannya, agar proses percepatan wakaf dan aset NU Lumajang segera dilakukan. Sebab, MWC NU sebagai ujung tombak pergerakan jam’iyyah memiliki peran penting dalam organisasi. Khususnya dalam menyelamatkan aset-aset NU.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Usia Nahdhatul Ulama (NU) tak lagi muda. Namun, semangat perjuangan Islam tetap membara. Beragam kegiatan mulai disemarakkan. Salah satunya Haul Walisongo dan Muasis NU di Pondok Pesantren As Salaf Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Lumajang.

Gelaran ini dalam rangka memantapkan langkah menuju satu abad NU. Dihadiri oleh seluruh pengurus inti MWC NU Se-Kabupaten Lumajang, yakni jajaran Suriah dan Tanfidziyah. Acara dimulai dengan doa istighosah dan tahlil bersama. Bermunajat kepada Allah SWT untuk keselamatan bangsa dan negara serta meraih barakah para Walisongo dan Muasis NU yang telah berjasa besar atas terwujudnya Baldatun Thoyyibatun wal Robbun Ghofur.

Haul Walisongo dan Muasis NU ini dilaksanakan pada Tanggal 18 Juli 2022/18 Dzulhijjah 1443 H. Selain dihadiri MWC NU Lumajang, Kepala Kantor Pertanahan dan ATR Lumajang H. Rocky Soenoko, M.Si juga turut hadir.

Pengasuh Ponpes As Salaf Bondoyudo Dr (c) KH. R. Muhammad Kholili Syarifuddin S.Pd., MM, dalam sambutannya sebagai tuan rumah mengatakan peran Muasis NU terhadap negara dan agama sangat besar. Oleh karena itu, seluruh masyarakat NU diharapkan mampu melanjutkan perjuangan para muasis.

“Harapannya, nilai-nilai aswaja NU ini dapat diterapkan dalam setiap langkah kita. Semoga kita semua mendapatkan barakah. Mudah-mudahan, kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan hari ini saja. Tetapi juga dapat berjalan setiap tahunnya secara rutin,” katanya.

Satu Abad NU, Komitmen Percepat Asef Wakaf NU Lumajang

BANGUN KOMITMEN BERSAMA: NU Lumajang juga berkomitmen bersama Kantor Pertanahan ATR Lumajang mempercepat sertifikasi wakaf dan aset NU.

Selain mendoakan Walisongo dan Muasis NU, dialog interaktif dengan Kantor Pertanahan dan ATR dilaksanakan. Tujuannya, agar proses percepatan wakaf dan aset NU Lumajang segera dilakukan. Sebab, MWC NU sebagai ujung tombak pergerakan jam’iyyah memiliki peran penting dalam organisasi. Khususnya dalam menyelamatkan aset-aset NU.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/