alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Gaet King’s College London, UMM Perkuat Program CoE

Mobile_AP_Rectangle 1

MALANG, Radar Jember – Jaringan internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus meluas. Kali ini, Kampus Putih UMM menerima kunjungan dari tim King’s College London (KCL), Inggris, pada Jumat (15/7) lalu. Kunjungan itu juga mempertegas komitmen UMM untuk menjadi universitas kelas dunia yang melahirkan hal-hal bermanfaat untuk memajukan masyarakat.

BACA JUGA : Semangat Ajaran Baru, Siswa di Jember Tetap Masuk meski Baru Sembuh

Deputy Vice President Global Business Development KCL Helen Bailey merasa senang bisa mengunjungi berbagai universitas di Indonesia, khususnya UMM. Menurutnya, proyek yang didanai oleh British Council itu bisa memberikan berbagai opsi dan kesempatan dalam membangun kerja sama. Terutama kolaborasi dalam bidang-bidang yang potensial seperti pendidikan dan ekonomi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam pertemuan tersebut, tim KCL, UMM, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari membahas mengenai berbagai peluang kerja sama. Tidak hanya terbatas pada pendidikan, tapi juga kesehatan. Helen, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa bidang teknik dan digital menjadi hal yang sangat mungkin dikerjasamakan. “Saya rasa kita bisa mengembangkan hal-hal terkait fintech maupun data science dengan baik. Bisa juga diadakan sederet short course, pengembangan kurikulum, dan bahkan pertukaran civitas academica. Dengan diskusi yang lebih panjang, saya yakin akan tercipta program yang meyakinkan seperti summer school maupun joint research,” tambahnya.

Helen menilai bahwa fasilitas dan kualitas UMM sangat impresif. Lingkungan pendidikan yang memadai serta kepuasan mahasiswa yang terlihat tinggi. Ia juga mengapresiasi beragam inovasi yang ditelurkan Kampus Putih UMM, salah satunya Center of Excellence (CoE). Dengan keramahan yang ia terima, tidak hanya dari pejabat maupun pegawainya, tapi juga dari para mahasiswanya.

- Advertisement -

MALANG, Radar Jember – Jaringan internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus meluas. Kali ini, Kampus Putih UMM menerima kunjungan dari tim King’s College London (KCL), Inggris, pada Jumat (15/7) lalu. Kunjungan itu juga mempertegas komitmen UMM untuk menjadi universitas kelas dunia yang melahirkan hal-hal bermanfaat untuk memajukan masyarakat.

BACA JUGA : Semangat Ajaran Baru, Siswa di Jember Tetap Masuk meski Baru Sembuh

Deputy Vice President Global Business Development KCL Helen Bailey merasa senang bisa mengunjungi berbagai universitas di Indonesia, khususnya UMM. Menurutnya, proyek yang didanai oleh British Council itu bisa memberikan berbagai opsi dan kesempatan dalam membangun kerja sama. Terutama kolaborasi dalam bidang-bidang yang potensial seperti pendidikan dan ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut, tim KCL, UMM, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari membahas mengenai berbagai peluang kerja sama. Tidak hanya terbatas pada pendidikan, tapi juga kesehatan. Helen, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa bidang teknik dan digital menjadi hal yang sangat mungkin dikerjasamakan. “Saya rasa kita bisa mengembangkan hal-hal terkait fintech maupun data science dengan baik. Bisa juga diadakan sederet short course, pengembangan kurikulum, dan bahkan pertukaran civitas academica. Dengan diskusi yang lebih panjang, saya yakin akan tercipta program yang meyakinkan seperti summer school maupun joint research,” tambahnya.

Helen menilai bahwa fasilitas dan kualitas UMM sangat impresif. Lingkungan pendidikan yang memadai serta kepuasan mahasiswa yang terlihat tinggi. Ia juga mengapresiasi beragam inovasi yang ditelurkan Kampus Putih UMM, salah satunya Center of Excellence (CoE). Dengan keramahan yang ia terima, tidak hanya dari pejabat maupun pegawainya, tapi juga dari para mahasiswanya.

MALANG, Radar Jember – Jaringan internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus meluas. Kali ini, Kampus Putih UMM menerima kunjungan dari tim King’s College London (KCL), Inggris, pada Jumat (15/7) lalu. Kunjungan itu juga mempertegas komitmen UMM untuk menjadi universitas kelas dunia yang melahirkan hal-hal bermanfaat untuk memajukan masyarakat.

BACA JUGA : Semangat Ajaran Baru, Siswa di Jember Tetap Masuk meski Baru Sembuh

Deputy Vice President Global Business Development KCL Helen Bailey merasa senang bisa mengunjungi berbagai universitas di Indonesia, khususnya UMM. Menurutnya, proyek yang didanai oleh British Council itu bisa memberikan berbagai opsi dan kesempatan dalam membangun kerja sama. Terutama kolaborasi dalam bidang-bidang yang potensial seperti pendidikan dan ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut, tim KCL, UMM, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari membahas mengenai berbagai peluang kerja sama. Tidak hanya terbatas pada pendidikan, tapi juga kesehatan. Helen, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa bidang teknik dan digital menjadi hal yang sangat mungkin dikerjasamakan. “Saya rasa kita bisa mengembangkan hal-hal terkait fintech maupun data science dengan baik. Bisa juga diadakan sederet short course, pengembangan kurikulum, dan bahkan pertukaran civitas academica. Dengan diskusi yang lebih panjang, saya yakin akan tercipta program yang meyakinkan seperti summer school maupun joint research,” tambahnya.

Helen menilai bahwa fasilitas dan kualitas UMM sangat impresif. Lingkungan pendidikan yang memadai serta kepuasan mahasiswa yang terlihat tinggi. Ia juga mengapresiasi beragam inovasi yang ditelurkan Kampus Putih UMM, salah satunya Center of Excellence (CoE). Dengan keramahan yang ia terima, tidak hanya dari pejabat maupun pegawainya, tapi juga dari para mahasiswanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/