alexametrics
23.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Sah, Fakultas Keperawatan Unej Dirikan DPK PPNI

Fakultas Keperawatan Universitas Jember (Unej) telah memiliki DPK PPNI. Itu didirikan lewat muskom perdananya yang digelar dengan sukses.

Mobile_AP_Rectangle 1

“Dengan pembentukan DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej, maka dapat memfasilitasi mahasiswa yang membutuhkan rekomendasi agar para ners pemula dapat segera mendapat STR agar bisa mengabdi ke masyarakat. Sehingga aspek keprofesionalannya bisa segera diterapkan,” terangnya.

Ns Mustakim SKep MMKes selaku Ketua DPD PPNI Kabupaten Jember memaparkan, muskom tersebut terdiri atas enam sidang pleno. Pertama, mengenai aturan muskom. Kedua, mengenai kuorum. Ketiga, penyampaian laporan pertanggungjawaban dari ketua DPK sebelumnya. Sedangkan untuk DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej, karena merupakan pelebaran dari DPK RS Paru sebelumnya, maka hanya ada pelaporan bahwa DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej dapat didirikan. Keempat, penerimaan atau penolakan laporan dari ketua DPK sebelumnya oleh kuorum. Kelima, pemilihan ketua DPK baru. Keenam, pelantikan kepengurusan baru.

“Fakultas Keperawatan Unej telah memenuhi syarat jumlah keanggotaan untuk mendirikan DPK sendiri. Sehingga dalam muskom ini dibentuklah kepengurusan dari DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej,” jelas Mustakim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Mustakim juga menjelaskan bahwa PPNI memiliki lingkup pekerjaan yang luas. Yakni di pendidikan, pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, dan klinik), kebencanaan, vaksinasi, bahkan lingkungan seperti kegiatan sedekah oksigen dengan penanaman pohon. (ika/c2/nur)

- Advertisement -

“Dengan pembentukan DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej, maka dapat memfasilitasi mahasiswa yang membutuhkan rekomendasi agar para ners pemula dapat segera mendapat STR agar bisa mengabdi ke masyarakat. Sehingga aspek keprofesionalannya bisa segera diterapkan,” terangnya.

Ns Mustakim SKep MMKes selaku Ketua DPD PPNI Kabupaten Jember memaparkan, muskom tersebut terdiri atas enam sidang pleno. Pertama, mengenai aturan muskom. Kedua, mengenai kuorum. Ketiga, penyampaian laporan pertanggungjawaban dari ketua DPK sebelumnya. Sedangkan untuk DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej, karena merupakan pelebaran dari DPK RS Paru sebelumnya, maka hanya ada pelaporan bahwa DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej dapat didirikan. Keempat, penerimaan atau penolakan laporan dari ketua DPK sebelumnya oleh kuorum. Kelima, pemilihan ketua DPK baru. Keenam, pelantikan kepengurusan baru.

“Fakultas Keperawatan Unej telah memenuhi syarat jumlah keanggotaan untuk mendirikan DPK sendiri. Sehingga dalam muskom ini dibentuklah kepengurusan dari DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej,” jelas Mustakim.

Selain itu, Mustakim juga menjelaskan bahwa PPNI memiliki lingkup pekerjaan yang luas. Yakni di pendidikan, pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, dan klinik), kebencanaan, vaksinasi, bahkan lingkungan seperti kegiatan sedekah oksigen dengan penanaman pohon. (ika/c2/nur)

“Dengan pembentukan DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej, maka dapat memfasilitasi mahasiswa yang membutuhkan rekomendasi agar para ners pemula dapat segera mendapat STR agar bisa mengabdi ke masyarakat. Sehingga aspek keprofesionalannya bisa segera diterapkan,” terangnya.

Ns Mustakim SKep MMKes selaku Ketua DPD PPNI Kabupaten Jember memaparkan, muskom tersebut terdiri atas enam sidang pleno. Pertama, mengenai aturan muskom. Kedua, mengenai kuorum. Ketiga, penyampaian laporan pertanggungjawaban dari ketua DPK sebelumnya. Sedangkan untuk DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej, karena merupakan pelebaran dari DPK RS Paru sebelumnya, maka hanya ada pelaporan bahwa DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej dapat didirikan. Keempat, penerimaan atau penolakan laporan dari ketua DPK sebelumnya oleh kuorum. Kelima, pemilihan ketua DPK baru. Keenam, pelantikan kepengurusan baru.

“Fakultas Keperawatan Unej telah memenuhi syarat jumlah keanggotaan untuk mendirikan DPK sendiri. Sehingga dalam muskom ini dibentuklah kepengurusan dari DPK PPNI Fakultas Keperawatan Unej,” jelas Mustakim.

Selain itu, Mustakim juga menjelaskan bahwa PPNI memiliki lingkup pekerjaan yang luas. Yakni di pendidikan, pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, dan klinik), kebencanaan, vaksinasi, bahkan lingkungan seperti kegiatan sedekah oksigen dengan penanaman pohon. (ika/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/