alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Kinerja Disdukcapil Jatim Terbaik Nasional Pada Triwulan Satu Tahun 2022

Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi yang Baik antara Disdukcapil Provinsi dengan Kabupaten/Kota Se-Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Timur berhasil menempati level 4 atau level terbaik berdasarkan hasil evaluasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri periode triwulan 1 tahun 2022.

Berdasarkan evaluasi tersebut, tercatat hanya empat Disdukcapil provinsi di Indonesia yang meraih penilaian kinerja level 4 atau level terbaik. Yaitu Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung, dan Kalimantan Timur.

Sebagaimana disebutkan dalam rilis resmi Kemendagri, Selasa (12/4), evaluasi pada kinerja Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten kota se Indonesia dilakukan setiap pertengahan dan akhir bulan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kinerja Disdukcapil diukur dengan capaian terhadap 10 indikator. Mulai dari Perekaman KTP-el 99,3 persen, Kepemilikan KIA 40 persen, penggunaan kertas putih pada 18 dokumen kependudukan, dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada 18 dokumen.

Selain itu Layanan Adminduk Secara Online, Pelayanan Terintegrasi, Kepemilikan Akta Kelahiran 97 persen, Perjanjian Kerja Sama (PKS), Akses Pemanfaatan Data dan Penggunaan Buku Pokok Pemakaman, juga menjadi indikator penilaian kinerja tersebut.

Atas capaian ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus menyampaikan terima kasih pada seluruh jajaran ASN Pemprov Jatim. Khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur yang telah memberikan kinerja terbaiknya dalam mengoordinasikan Disdukcapil kabupaten kota. Sehingga, Jatim bisa mendapatkan predikat terbaik dalam levelisasi kinerja Disdukcapil dari Kemendagri.

“Pertama, tentu kami sampaikan terima kasih pada Kemendagri atas apresiasi yang diberikan sesuai dengan evaluasi kinerja kami,” kata Gubernur Khofifah, Rabu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya (13/4).

“Selanjutnya, apresiasi yang tak kalah besar saya sampaikan pada ASN Pemprov Jatim khususnya DP3AK Jatim dan juga seluruh Disdukcapil Kabupaten Kota Se Jatim. Dimana capaian ini membuktikan bahwa koordinasi dan sinergi antara pemprov dengan pemkab pemkot di bidang kependudukan berjalan selaras dan saling berseiring,” lanjutnya.

BACA JUGA: Kolaborasi SMA-SMK Jatim Cetak Prestasi di Tingkat ASEAN

Khofifah juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak tersebut di atas yang telah memberikan kinerja dan pengabdian terbaik dalam mewujudkan layanan optimal pada masyarakat di bidang layanan kependudukan dan pencatatan sipil.

Ia berharap, capaian ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan sinergi dan kualitas layanan pada masyarakat di bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Serta juga memotivasi yang OPD yang lain agar bisa bersama – sama meningkatkan kualitas kinerja menjadi yang terbaik.

- Advertisement -

SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Timur berhasil menempati level 4 atau level terbaik berdasarkan hasil evaluasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri periode triwulan 1 tahun 2022.

Berdasarkan evaluasi tersebut, tercatat hanya empat Disdukcapil provinsi di Indonesia yang meraih penilaian kinerja level 4 atau level terbaik. Yaitu Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung, dan Kalimantan Timur.

Sebagaimana disebutkan dalam rilis resmi Kemendagri, Selasa (12/4), evaluasi pada kinerja Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten kota se Indonesia dilakukan setiap pertengahan dan akhir bulan.

Kinerja Disdukcapil diukur dengan capaian terhadap 10 indikator. Mulai dari Perekaman KTP-el 99,3 persen, Kepemilikan KIA 40 persen, penggunaan kertas putih pada 18 dokumen kependudukan, dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada 18 dokumen.

Selain itu Layanan Adminduk Secara Online, Pelayanan Terintegrasi, Kepemilikan Akta Kelahiran 97 persen, Perjanjian Kerja Sama (PKS), Akses Pemanfaatan Data dan Penggunaan Buku Pokok Pemakaman, juga menjadi indikator penilaian kinerja tersebut.

Atas capaian ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus menyampaikan terima kasih pada seluruh jajaran ASN Pemprov Jatim. Khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur yang telah memberikan kinerja terbaiknya dalam mengoordinasikan Disdukcapil kabupaten kota. Sehingga, Jatim bisa mendapatkan predikat terbaik dalam levelisasi kinerja Disdukcapil dari Kemendagri.

“Pertama, tentu kami sampaikan terima kasih pada Kemendagri atas apresiasi yang diberikan sesuai dengan evaluasi kinerja kami,” kata Gubernur Khofifah, Rabu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya (13/4).

“Selanjutnya, apresiasi yang tak kalah besar saya sampaikan pada ASN Pemprov Jatim khususnya DP3AK Jatim dan juga seluruh Disdukcapil Kabupaten Kota Se Jatim. Dimana capaian ini membuktikan bahwa koordinasi dan sinergi antara pemprov dengan pemkab pemkot di bidang kependudukan berjalan selaras dan saling berseiring,” lanjutnya.

BACA JUGA: Kolaborasi SMA-SMK Jatim Cetak Prestasi di Tingkat ASEAN

Khofifah juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak tersebut di atas yang telah memberikan kinerja dan pengabdian terbaik dalam mewujudkan layanan optimal pada masyarakat di bidang layanan kependudukan dan pencatatan sipil.

Ia berharap, capaian ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan sinergi dan kualitas layanan pada masyarakat di bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Serta juga memotivasi yang OPD yang lain agar bisa bersama – sama meningkatkan kualitas kinerja menjadi yang terbaik.

SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Timur berhasil menempati level 4 atau level terbaik berdasarkan hasil evaluasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri periode triwulan 1 tahun 2022.

Berdasarkan evaluasi tersebut, tercatat hanya empat Disdukcapil provinsi di Indonesia yang meraih penilaian kinerja level 4 atau level terbaik. Yaitu Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung, dan Kalimantan Timur.

Sebagaimana disebutkan dalam rilis resmi Kemendagri, Selasa (12/4), evaluasi pada kinerja Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten kota se Indonesia dilakukan setiap pertengahan dan akhir bulan.

Kinerja Disdukcapil diukur dengan capaian terhadap 10 indikator. Mulai dari Perekaman KTP-el 99,3 persen, Kepemilikan KIA 40 persen, penggunaan kertas putih pada 18 dokumen kependudukan, dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada 18 dokumen.

Selain itu Layanan Adminduk Secara Online, Pelayanan Terintegrasi, Kepemilikan Akta Kelahiran 97 persen, Perjanjian Kerja Sama (PKS), Akses Pemanfaatan Data dan Penggunaan Buku Pokok Pemakaman, juga menjadi indikator penilaian kinerja tersebut.

Atas capaian ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus menyampaikan terima kasih pada seluruh jajaran ASN Pemprov Jatim. Khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur yang telah memberikan kinerja terbaiknya dalam mengoordinasikan Disdukcapil kabupaten kota. Sehingga, Jatim bisa mendapatkan predikat terbaik dalam levelisasi kinerja Disdukcapil dari Kemendagri.

“Pertama, tentu kami sampaikan terima kasih pada Kemendagri atas apresiasi yang diberikan sesuai dengan evaluasi kinerja kami,” kata Gubernur Khofifah, Rabu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya (13/4).

“Selanjutnya, apresiasi yang tak kalah besar saya sampaikan pada ASN Pemprov Jatim khususnya DP3AK Jatim dan juga seluruh Disdukcapil Kabupaten Kota Se Jatim. Dimana capaian ini membuktikan bahwa koordinasi dan sinergi antara pemprov dengan pemkab pemkot di bidang kependudukan berjalan selaras dan saling berseiring,” lanjutnya.

BACA JUGA: Kolaborasi SMA-SMK Jatim Cetak Prestasi di Tingkat ASEAN

Khofifah juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak tersebut di atas yang telah memberikan kinerja dan pengabdian terbaik dalam mewujudkan layanan optimal pada masyarakat di bidang layanan kependudukan dan pencatatan sipil.

Ia berharap, capaian ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan sinergi dan kualitas layanan pada masyarakat di bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Serta juga memotivasi yang OPD yang lain agar bisa bersama – sama meningkatkan kualitas kinerja menjadi yang terbaik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/