alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

FEB Unmuh Jember Implementasikan Program MBKM

Kerahkan 230 Mahasiswa untuk Bantu Pengembangan 226 Desa di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP-MBKM) Proyek Desa menjadi satu implementasi kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jember dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut akan menyasar 226 desa di Jember.

Baca Juga : Minyak Goreng Kemasan di Lumajang Tembus Rp 25 Ribu per Liter

Dekan FEB Unmuh Jember Maheni Ika Sari SE MM mengatakan, kegiatan itu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung selama satu semester, dengan cara terjun ke desa. “Nantinya kegiatan ini akan menyasar 226 desa yang ada di Kabupaten Jember,” kata Maheni Ika Sari saat workshop Sosialisasi Simonting (Sistem Monitoring Stunting) secara daring, Kamis (17/3) kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Maheni menjelaskan, ada tiga skema program BKP Proyek Desa yang dilakukan selama kegiatan. Di antaranya pendataan stunting melalui aplikasi Simonting, pengaplikasian Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades), serta ekonomi kreatif dan desa wisata.

Menurut dia, fokus tiga hal itu dipilih karena menjadi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Jember. “Pengaplikasian Sipades kita fokuskan untuk mahasiswa Prodi Akuntansi. Sementara, ekonomi kreatif dan desa wisata menjadi fokus mahasiswa Prodi Manajemen,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP-MBKM) Proyek Desa menjadi satu implementasi kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jember dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut akan menyasar 226 desa di Jember.

Baca Juga : Minyak Goreng Kemasan di Lumajang Tembus Rp 25 Ribu per Liter

Dekan FEB Unmuh Jember Maheni Ika Sari SE MM mengatakan, kegiatan itu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung selama satu semester, dengan cara terjun ke desa. “Nantinya kegiatan ini akan menyasar 226 desa yang ada di Kabupaten Jember,” kata Maheni Ika Sari saat workshop Sosialisasi Simonting (Sistem Monitoring Stunting) secara daring, Kamis (17/3) kemarin.

Maheni menjelaskan, ada tiga skema program BKP Proyek Desa yang dilakukan selama kegiatan. Di antaranya pendataan stunting melalui aplikasi Simonting, pengaplikasian Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades), serta ekonomi kreatif dan desa wisata.

Menurut dia, fokus tiga hal itu dipilih karena menjadi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Jember. “Pengaplikasian Sipades kita fokuskan untuk mahasiswa Prodi Akuntansi. Sementara, ekonomi kreatif dan desa wisata menjadi fokus mahasiswa Prodi Manajemen,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP-MBKM) Proyek Desa menjadi satu implementasi kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jember dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut akan menyasar 226 desa di Jember.

Baca Juga : Minyak Goreng Kemasan di Lumajang Tembus Rp 25 Ribu per Liter

Dekan FEB Unmuh Jember Maheni Ika Sari SE MM mengatakan, kegiatan itu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung selama satu semester, dengan cara terjun ke desa. “Nantinya kegiatan ini akan menyasar 226 desa yang ada di Kabupaten Jember,” kata Maheni Ika Sari saat workshop Sosialisasi Simonting (Sistem Monitoring Stunting) secara daring, Kamis (17/3) kemarin.

Maheni menjelaskan, ada tiga skema program BKP Proyek Desa yang dilakukan selama kegiatan. Di antaranya pendataan stunting melalui aplikasi Simonting, pengaplikasian Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades), serta ekonomi kreatif dan desa wisata.

Menurut dia, fokus tiga hal itu dipilih karena menjadi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Jember. “Pengaplikasian Sipades kita fokuskan untuk mahasiswa Prodi Akuntansi. Sementara, ekonomi kreatif dan desa wisata menjadi fokus mahasiswa Prodi Manajemen,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/