alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Gala Premier Film Sekar Sukses, Dapat Banyak Pujian dari Penonton

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insan perfilman di Kabupaten Jember wajib berbahagia, pada Kamis (16/12) malam. Sebab perilisan Sekar berlangsung sukses. Pemutaran perdananya digelar di Kota Cinema Mall (KCM) dan sukses mengundang animo yang cukup tinggi. Pemutaran yang dilakukan selama tiga hari pada 16, 17, 18 Desember ini tidak menyisakan tiket sama sekali, semua terjual habis sebelum pergelaran. Proses produksi film yang berjalan kurang lebih satu tahun ini terbayar tuntas.

Adalah Zamroni, seorang pengajar di Program Studi Televisi dan Film (PSTF) Universitas Jember (Unej) sekaligus aktor utama dari lahirnya Film Sekar. Sebagai penulis sekaligus sutradara, ia menyampaikan bahwa hal yang mendasari diproduksinya film ini adalah kegelisahannya mengenai kebenaran. Terlepas dari perdebatan tentang mana yang paling utama antara rasa dan logika. “Dalam kehidupan ada realitas yang harus kita hadapi secara rasional,” kata Zamroni.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia juga menyebut bahwa Film Sekar ini merupakan tanda mekarnya ekosistem perfilman di Jember. Sebab, film besutan Empatbelas Project ini merupakan proyek kolaborasi antara pengajar, mahasiswa, alumni Prodi PSTF, serta para profesional di bidang perfilman.
“Jadi harapannya, semoga ke depannya ekosistem ini bisa berlanjut, menjaring entitas lain seperti komunitas teater, hingga usaha macam katering, rental mobil, dan sebagainya,” tambahnya.

Pada pemutaran perdananya, Sekar ditonton oleh tokoh-tokoh serta aktivis berpengaruh di Jember. Seperti Rektor Universitas Jember Iwan Taruna, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember Dhebora Krisnowati, dan beberapa aktivis film serta aktivis perempuan di Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insan perfilman di Kabupaten Jember wajib berbahagia, pada Kamis (16/12) malam. Sebab perilisan Sekar berlangsung sukses. Pemutaran perdananya digelar di Kota Cinema Mall (KCM) dan sukses mengundang animo yang cukup tinggi. Pemutaran yang dilakukan selama tiga hari pada 16, 17, 18 Desember ini tidak menyisakan tiket sama sekali, semua terjual habis sebelum pergelaran. Proses produksi film yang berjalan kurang lebih satu tahun ini terbayar tuntas.

Adalah Zamroni, seorang pengajar di Program Studi Televisi dan Film (PSTF) Universitas Jember (Unej) sekaligus aktor utama dari lahirnya Film Sekar. Sebagai penulis sekaligus sutradara, ia menyampaikan bahwa hal yang mendasari diproduksinya film ini adalah kegelisahannya mengenai kebenaran. Terlepas dari perdebatan tentang mana yang paling utama antara rasa dan logika. “Dalam kehidupan ada realitas yang harus kita hadapi secara rasional,” kata Zamroni.

Ia juga menyebut bahwa Film Sekar ini merupakan tanda mekarnya ekosistem perfilman di Jember. Sebab, film besutan Empatbelas Project ini merupakan proyek kolaborasi antara pengajar, mahasiswa, alumni Prodi PSTF, serta para profesional di bidang perfilman.
“Jadi harapannya, semoga ke depannya ekosistem ini bisa berlanjut, menjaring entitas lain seperti komunitas teater, hingga usaha macam katering, rental mobil, dan sebagainya,” tambahnya.

Pada pemutaran perdananya, Sekar ditonton oleh tokoh-tokoh serta aktivis berpengaruh di Jember. Seperti Rektor Universitas Jember Iwan Taruna, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember Dhebora Krisnowati, dan beberapa aktivis film serta aktivis perempuan di Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insan perfilman di Kabupaten Jember wajib berbahagia, pada Kamis (16/12) malam. Sebab perilisan Sekar berlangsung sukses. Pemutaran perdananya digelar di Kota Cinema Mall (KCM) dan sukses mengundang animo yang cukup tinggi. Pemutaran yang dilakukan selama tiga hari pada 16, 17, 18 Desember ini tidak menyisakan tiket sama sekali, semua terjual habis sebelum pergelaran. Proses produksi film yang berjalan kurang lebih satu tahun ini terbayar tuntas.

Adalah Zamroni, seorang pengajar di Program Studi Televisi dan Film (PSTF) Universitas Jember (Unej) sekaligus aktor utama dari lahirnya Film Sekar. Sebagai penulis sekaligus sutradara, ia menyampaikan bahwa hal yang mendasari diproduksinya film ini adalah kegelisahannya mengenai kebenaran. Terlepas dari perdebatan tentang mana yang paling utama antara rasa dan logika. “Dalam kehidupan ada realitas yang harus kita hadapi secara rasional,” kata Zamroni.

Ia juga menyebut bahwa Film Sekar ini merupakan tanda mekarnya ekosistem perfilman di Jember. Sebab, film besutan Empatbelas Project ini merupakan proyek kolaborasi antara pengajar, mahasiswa, alumni Prodi PSTF, serta para profesional di bidang perfilman.
“Jadi harapannya, semoga ke depannya ekosistem ini bisa berlanjut, menjaring entitas lain seperti komunitas teater, hingga usaha macam katering, rental mobil, dan sebagainya,” tambahnya.

Pada pemutaran perdananya, Sekar ditonton oleh tokoh-tokoh serta aktivis berpengaruh di Jember. Seperti Rektor Universitas Jember Iwan Taruna, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember Dhebora Krisnowati, dan beberapa aktivis film serta aktivis perempuan di Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/