alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Atur Siasat Maksimalkan Penyerapan Anggaran Tahun Depan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Jember Arif Khuzaini menggelar Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2022 dan Penandatanganan Pakta Integritas di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Lingkungan Tegalboto, Rabu (15/12) pagi. Bertajuk Melanjutkan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, pria yang akrab disapa Arif tersebut menjelaskan bahwa total DIPA tahun depan senilai 2,5 triliun yang terbagi atas DIPA Kementerian Lembaga alias satuan kerja dengan total 1,8 triliun dan DIPA DAK fisik serta dana desa di Kabupaten Jember dan Lumajang sebanyak 700 miliar.

Dia menyebutkan bahwa ada sebanyak 66 satuan kerja kementerian lembaga dan satu satuan kerja DAK fisik dan dana desa. Targetnya, semua satuan kerja itu melihat DIPA masing-masing, lalu mengulasnya. Dengan begitu, mereka bisa membuat rencana dalam satu tahun. “Lalu, di-breakdown dalam triwulan dan bulanan. Kalau perlu, dibuat rencana kerja mingguan,” harapnya. Tujuannya agar bisa terlaksana dengan baik secara detail. Dengan demikian, tidak terjadi penumpukan anggaran pada akhir tahun.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebenarnya, jika berbicara tentang penumpukan belanja akhir tahun, dalam beberapa tahun terakhir sudah tidak terjadi. Contohnya, pada 2021 ini, setiap lembaga mampu menyerap anggaran triwulan dengan baik. “Hanya sebagian kecil yang tertatih-tatih menyerap sesuai target,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, untuk mitra kerja, lanjutnya, pada 2021 ini sangat bagus. Tercatat, hingga triwulan ketiga, Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA) di dua satuan kerja (satker) sebagai Bendahara Umum Negara (BUN) memperoleh peringkat 1 nasional. Harapannya, hal seperti itu dapat dipertahankan dengan baik.

Lebih lanjut, terkait dengan capaian prestasi, pihaknya juga baru saja meraih predikat ketiga dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB). “Ini bukan prestasi saya, tetapi itu prestasi semua satuan kerja. Lalu, dibandingkan dengan satuan kerja lain,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Jember Arif Khuzaini menggelar Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2022 dan Penandatanganan Pakta Integritas di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Lingkungan Tegalboto, Rabu (15/12) pagi. Bertajuk Melanjutkan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, pria yang akrab disapa Arif tersebut menjelaskan bahwa total DIPA tahun depan senilai 2,5 triliun yang terbagi atas DIPA Kementerian Lembaga alias satuan kerja dengan total 1,8 triliun dan DIPA DAK fisik serta dana desa di Kabupaten Jember dan Lumajang sebanyak 700 miliar.

Dia menyebutkan bahwa ada sebanyak 66 satuan kerja kementerian lembaga dan satu satuan kerja DAK fisik dan dana desa. Targetnya, semua satuan kerja itu melihat DIPA masing-masing, lalu mengulasnya. Dengan begitu, mereka bisa membuat rencana dalam satu tahun. “Lalu, di-breakdown dalam triwulan dan bulanan. Kalau perlu, dibuat rencana kerja mingguan,” harapnya. Tujuannya agar bisa terlaksana dengan baik secara detail. Dengan demikian, tidak terjadi penumpukan anggaran pada akhir tahun.

Sebenarnya, jika berbicara tentang penumpukan belanja akhir tahun, dalam beberapa tahun terakhir sudah tidak terjadi. Contohnya, pada 2021 ini, setiap lembaga mampu menyerap anggaran triwulan dengan baik. “Hanya sebagian kecil yang tertatih-tatih menyerap sesuai target,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, untuk mitra kerja, lanjutnya, pada 2021 ini sangat bagus. Tercatat, hingga triwulan ketiga, Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA) di dua satuan kerja (satker) sebagai Bendahara Umum Negara (BUN) memperoleh peringkat 1 nasional. Harapannya, hal seperti itu dapat dipertahankan dengan baik.

Lebih lanjut, terkait dengan capaian prestasi, pihaknya juga baru saja meraih predikat ketiga dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB). “Ini bukan prestasi saya, tetapi itu prestasi semua satuan kerja. Lalu, dibandingkan dengan satuan kerja lain,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Jember Arif Khuzaini menggelar Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2022 dan Penandatanganan Pakta Integritas di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Lingkungan Tegalboto, Rabu (15/12) pagi. Bertajuk Melanjutkan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, pria yang akrab disapa Arif tersebut menjelaskan bahwa total DIPA tahun depan senilai 2,5 triliun yang terbagi atas DIPA Kementerian Lembaga alias satuan kerja dengan total 1,8 triliun dan DIPA DAK fisik serta dana desa di Kabupaten Jember dan Lumajang sebanyak 700 miliar.

Dia menyebutkan bahwa ada sebanyak 66 satuan kerja kementerian lembaga dan satu satuan kerja DAK fisik dan dana desa. Targetnya, semua satuan kerja itu melihat DIPA masing-masing, lalu mengulasnya. Dengan begitu, mereka bisa membuat rencana dalam satu tahun. “Lalu, di-breakdown dalam triwulan dan bulanan. Kalau perlu, dibuat rencana kerja mingguan,” harapnya. Tujuannya agar bisa terlaksana dengan baik secara detail. Dengan demikian, tidak terjadi penumpukan anggaran pada akhir tahun.

Sebenarnya, jika berbicara tentang penumpukan belanja akhir tahun, dalam beberapa tahun terakhir sudah tidak terjadi. Contohnya, pada 2021 ini, setiap lembaga mampu menyerap anggaran triwulan dengan baik. “Hanya sebagian kecil yang tertatih-tatih menyerap sesuai target,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, untuk mitra kerja, lanjutnya, pada 2021 ini sangat bagus. Tercatat, hingga triwulan ketiga, Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA) di dua satuan kerja (satker) sebagai Bendahara Umum Negara (BUN) memperoleh peringkat 1 nasional. Harapannya, hal seperti itu dapat dipertahankan dengan baik.

Lebih lanjut, terkait dengan capaian prestasi, pihaknya juga baru saja meraih predikat ketiga dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB). “Ini bukan prestasi saya, tetapi itu prestasi semua satuan kerja. Lalu, dibandingkan dengan satuan kerja lain,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/