alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

ITB WIGA dan LLDIKTI Gelar Bimtek MISHEQA

Dihadiri 87 Peserta dari 47 Perguruan Tinggi Swasta Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WIGA) Lumajang menggelar bimbingan teknis pemetaan implementasi sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi pada aplikasi Management Information System for Higher Education Quality Assurance (MISHEQA) Angkatan VI dan menggandeng Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII di Auditorium Semeru, Senin (15/11), kemarin.

DIBIMBING: Sesi bimbingan teknis oleh tim gugus mutu LLDIKTI Wilayah VII jawa Timur di kampus ITB Widya Gama Lumajang

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 87 peserta dari 47 Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Timur. Acara dibuka dengan sambutan Rektor ITB WIGA Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita dan pernyataan pembukaan bimtek oleh LLDIKTI.

“Kami menyampaikan terima kasih karena sudah dipercaya menjadi tuan rumah,” ungkapnya. Lebih lanjut, Sekreraris LLDIKTI Wilayah VII Dr Widyo Winarso menyatakan, terkait sistem penjaminan mutu internal (SPMI) ada pemetaan berdasar beberapa kategori. Penilaian berdasar skor, yaitu merah, kuning, dan hijau. “Warna merah artinya di bawah standar minimal yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pada acara inti penyampaian materi oleh Tim Gugus Mutu, para petugas teknis langsung memberikan pendampingan pengisian aplikasi MISHEQA pada peserta. Bimbingan teknis tersebut berlangsung lancar. Dengan begitu, acara dapat diakhiri sebelum pukul 15.00. Semua peserta telah menuntaskan tugas mereka untuk mengunggah sekian banyak dokumen SPMI masing-masing.

Sebelum peserta meninggalkan lokasi, peserta diajak berkunjung ke beberapa bagian gedung kampus. Mereka sangat senang memasuki ruang perpustakaan yang telah terakreditasi B oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. “Ini benar-benar prestasi yang sangat membanggakan. Perpustakaan menjadi fasilitas utama bagi kampus untuk membangun budaya literasi,” ucap Dr Ratnaningsih di sela-sela sesi room tour.

“ITB Widya Gama Lumajang sebagai perguruan tinggi telah melaksanakan penjaminan mutu internal yang diawali dengan pembentukan lembaga penjaminan mutu, kemudian berlanjut dengan penyusunan dokumen mutu. Dokumen mutu selalu diperbaiki dan disempurnakan sesuai dengan perkembangan SPMI dan sistem penjaminan mutu eksternal (SPME).

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WIGA) Lumajang menggelar bimbingan teknis pemetaan implementasi sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi pada aplikasi Management Information System for Higher Education Quality Assurance (MISHEQA) Angkatan VI dan menggandeng Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII di Auditorium Semeru, Senin (15/11), kemarin.

DIBIMBING: Sesi bimbingan teknis oleh tim gugus mutu LLDIKTI Wilayah VII jawa Timur di kampus ITB Widya Gama Lumajang

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 87 peserta dari 47 Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Timur. Acara dibuka dengan sambutan Rektor ITB WIGA Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita dan pernyataan pembukaan bimtek oleh LLDIKTI.

“Kami menyampaikan terima kasih karena sudah dipercaya menjadi tuan rumah,” ungkapnya. Lebih lanjut, Sekreraris LLDIKTI Wilayah VII Dr Widyo Winarso menyatakan, terkait sistem penjaminan mutu internal (SPMI) ada pemetaan berdasar beberapa kategori. Penilaian berdasar skor, yaitu merah, kuning, dan hijau. “Warna merah artinya di bawah standar minimal yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Pada acara inti penyampaian materi oleh Tim Gugus Mutu, para petugas teknis langsung memberikan pendampingan pengisian aplikasi MISHEQA pada peserta. Bimbingan teknis tersebut berlangsung lancar. Dengan begitu, acara dapat diakhiri sebelum pukul 15.00. Semua peserta telah menuntaskan tugas mereka untuk mengunggah sekian banyak dokumen SPMI masing-masing.

Sebelum peserta meninggalkan lokasi, peserta diajak berkunjung ke beberapa bagian gedung kampus. Mereka sangat senang memasuki ruang perpustakaan yang telah terakreditasi B oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. “Ini benar-benar prestasi yang sangat membanggakan. Perpustakaan menjadi fasilitas utama bagi kampus untuk membangun budaya literasi,” ucap Dr Ratnaningsih di sela-sela sesi room tour.

“ITB Widya Gama Lumajang sebagai perguruan tinggi telah melaksanakan penjaminan mutu internal yang diawali dengan pembentukan lembaga penjaminan mutu, kemudian berlanjut dengan penyusunan dokumen mutu. Dokumen mutu selalu diperbaiki dan disempurnakan sesuai dengan perkembangan SPMI dan sistem penjaminan mutu eksternal (SPME).

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WIGA) Lumajang menggelar bimbingan teknis pemetaan implementasi sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi pada aplikasi Management Information System for Higher Education Quality Assurance (MISHEQA) Angkatan VI dan menggandeng Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII di Auditorium Semeru, Senin (15/11), kemarin.

DIBIMBING: Sesi bimbingan teknis oleh tim gugus mutu LLDIKTI Wilayah VII jawa Timur di kampus ITB Widya Gama Lumajang

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 87 peserta dari 47 Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Timur. Acara dibuka dengan sambutan Rektor ITB WIGA Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita dan pernyataan pembukaan bimtek oleh LLDIKTI.

“Kami menyampaikan terima kasih karena sudah dipercaya menjadi tuan rumah,” ungkapnya. Lebih lanjut, Sekreraris LLDIKTI Wilayah VII Dr Widyo Winarso menyatakan, terkait sistem penjaminan mutu internal (SPMI) ada pemetaan berdasar beberapa kategori. Penilaian berdasar skor, yaitu merah, kuning, dan hijau. “Warna merah artinya di bawah standar minimal yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Pada acara inti penyampaian materi oleh Tim Gugus Mutu, para petugas teknis langsung memberikan pendampingan pengisian aplikasi MISHEQA pada peserta. Bimbingan teknis tersebut berlangsung lancar. Dengan begitu, acara dapat diakhiri sebelum pukul 15.00. Semua peserta telah menuntaskan tugas mereka untuk mengunggah sekian banyak dokumen SPMI masing-masing.

Sebelum peserta meninggalkan lokasi, peserta diajak berkunjung ke beberapa bagian gedung kampus. Mereka sangat senang memasuki ruang perpustakaan yang telah terakreditasi B oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. “Ini benar-benar prestasi yang sangat membanggakan. Perpustakaan menjadi fasilitas utama bagi kampus untuk membangun budaya literasi,” ucap Dr Ratnaningsih di sela-sela sesi room tour.

“ITB Widya Gama Lumajang sebagai perguruan tinggi telah melaksanakan penjaminan mutu internal yang diawali dengan pembentukan lembaga penjaminan mutu, kemudian berlanjut dengan penyusunan dokumen mutu. Dokumen mutu selalu diperbaiki dan disempurnakan sesuai dengan perkembangan SPMI dan sistem penjaminan mutu eksternal (SPME).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/