alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Kembangkan Potensi Pakan Ternak Bebek dan Pupuk Organik

Pengabdian Polije di Gumukmas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kiprah Politeknik Negeri Jember (Polije) dalam mengembangkan potensi desa melalui program pengabdian masyarakat, terus berlanjut. Didukung Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek), Polije kembali melakukan pengabdian di Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas.

Tujuan program dan target pengabdian tahun kedua ini adalah pengembangan lanjutan usaha bebek di Desa Menampu. Yang dititikberatkan pada pengembangan produksi pakan ternak itik untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan bebek petelur dan potong. Selain itu, juga pembuatan kompos untuk pemanfaatan limbah kotoran bebek agar mempunyai nilai ekonomis dan tidak mencemari lingkungan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penanggung jawab pelatihan Dr Hariadi Subagja SPt MP menjelaskan, peternak bebek di daerah ini banyak mengalami permasalahan, yaitu teknologi pakan ternak, pemeliharaan ternak yang baik, dan penanganan limbah kotoran bebek. Peternak di daerah ini masih mencampur pakan ternak dengan cara manual dengan tangan dan sekop. Sehingga kurang efisien dan kurang homogen.

Padahal, bahan pakan yang terdiri dari beberapa macam sumber dapat diberikan dalam bentuk tepung. Dan merupakan campuran dari beberapa jenis bahan pakan untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. “Ini agar komposisi bahan pakan merata. Beberapa jenis tepung itu dicampur terlebih dahulu menggunakan mixer,” terang Hariadi Subagja.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kiprah Politeknik Negeri Jember (Polije) dalam mengembangkan potensi desa melalui program pengabdian masyarakat, terus berlanjut. Didukung Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek), Polije kembali melakukan pengabdian di Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas.

Tujuan program dan target pengabdian tahun kedua ini adalah pengembangan lanjutan usaha bebek di Desa Menampu. Yang dititikberatkan pada pengembangan produksi pakan ternak itik untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan bebek petelur dan potong. Selain itu, juga pembuatan kompos untuk pemanfaatan limbah kotoran bebek agar mempunyai nilai ekonomis dan tidak mencemari lingkungan.

Penanggung jawab pelatihan Dr Hariadi Subagja SPt MP menjelaskan, peternak bebek di daerah ini banyak mengalami permasalahan, yaitu teknologi pakan ternak, pemeliharaan ternak yang baik, dan penanganan limbah kotoran bebek. Peternak di daerah ini masih mencampur pakan ternak dengan cara manual dengan tangan dan sekop. Sehingga kurang efisien dan kurang homogen.

Padahal, bahan pakan yang terdiri dari beberapa macam sumber dapat diberikan dalam bentuk tepung. Dan merupakan campuran dari beberapa jenis bahan pakan untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. “Ini agar komposisi bahan pakan merata. Beberapa jenis tepung itu dicampur terlebih dahulu menggunakan mixer,” terang Hariadi Subagja.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kiprah Politeknik Negeri Jember (Polije) dalam mengembangkan potensi desa melalui program pengabdian masyarakat, terus berlanjut. Didukung Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek), Polije kembali melakukan pengabdian di Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas.

Tujuan program dan target pengabdian tahun kedua ini adalah pengembangan lanjutan usaha bebek di Desa Menampu. Yang dititikberatkan pada pengembangan produksi pakan ternak itik untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan bebek petelur dan potong. Selain itu, juga pembuatan kompos untuk pemanfaatan limbah kotoran bebek agar mempunyai nilai ekonomis dan tidak mencemari lingkungan.

Penanggung jawab pelatihan Dr Hariadi Subagja SPt MP menjelaskan, peternak bebek di daerah ini banyak mengalami permasalahan, yaitu teknologi pakan ternak, pemeliharaan ternak yang baik, dan penanganan limbah kotoran bebek. Peternak di daerah ini masih mencampur pakan ternak dengan cara manual dengan tangan dan sekop. Sehingga kurang efisien dan kurang homogen.

Padahal, bahan pakan yang terdiri dari beberapa macam sumber dapat diberikan dalam bentuk tepung. Dan merupakan campuran dari beberapa jenis bahan pakan untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. “Ini agar komposisi bahan pakan merata. Beberapa jenis tepung itu dicampur terlebih dahulu menggunakan mixer,” terang Hariadi Subagja.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/