alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Kultur In Vitro Anggrek Skala Kecil untuk Kembangkan Agribisnis di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

“Tim kami mengajak dan mengenalkan pada masyarakat untuk melakukan teknik kultur jaringan dengan peralatan sederhana dan bahan–bahan yang mudah didapat”, katanya. Menurutnya, kegiatan ini untuk meningkatkan skill dan ketrampilan masyarakat dalam berbudidaya anggrek, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produk anggrek di kabupaten Jember. Sementara itu, Dr Ir Parawita Dewanti MP menyatakan bahwa pihaknya kini telah merintis unit bisnis anggrek, yakni ATP Orchid Nursery. Dia mengungkapkan bahwa unit bisnis yang bermitra dengan UPT Agrotechnopark UNEJ tersebut mendapatkan dukungan dari Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) dari Kemenristekdikti.

“Kami berharap unit bisnis ini bisa menjadi sumber pendapatan kampus secara mandiri melalui proses kemitraan bersama masyarakat serta dapat menciptakan wirausaha-wirausaha baru berbasis IPTEK dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam bidang industri tanaman hias anggrek”, ujar Ir Usmadi MP selaku Kepala UPT Agrotechnopark
Selain sebagai tempat showroom bisnis yang bisa dikunjungi untuk wisata lokal, ATP Orchid Nursery juga melakukan program pelatihan maupun edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pecinta tanaman anggrek. ATP Orchid Nursery juga mengenalkan produk paten anggrek Dendrobium UNEJ-1 dan UNEJ-2 dan hasil silangan – silangan anggrek lainnya.
ATP Orchid Nursery juga melakukan sinergi dengan masyarakat pecinta anggrek maupun dengan anggota Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Jember. Dengan demikian ATP Orchid Nursery mampu memasarkan produknya secara luas baik secara offline maupun online di market place, juga menjalin sinergi dengan reseller dan mitra binaan untuk memperluas jaringan pemasaran produk ATP Orchid Nursery.

Reporter: Didik Supriyanto
Fotografer: Laily for Radar Jember

- Advertisement -

“Tim kami mengajak dan mengenalkan pada masyarakat untuk melakukan teknik kultur jaringan dengan peralatan sederhana dan bahan–bahan yang mudah didapat”, katanya. Menurutnya, kegiatan ini untuk meningkatkan skill dan ketrampilan masyarakat dalam berbudidaya anggrek, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produk anggrek di kabupaten Jember. Sementara itu, Dr Ir Parawita Dewanti MP menyatakan bahwa pihaknya kini telah merintis unit bisnis anggrek, yakni ATP Orchid Nursery. Dia mengungkapkan bahwa unit bisnis yang bermitra dengan UPT Agrotechnopark UNEJ tersebut mendapatkan dukungan dari Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) dari Kemenristekdikti.

“Kami berharap unit bisnis ini bisa menjadi sumber pendapatan kampus secara mandiri melalui proses kemitraan bersama masyarakat serta dapat menciptakan wirausaha-wirausaha baru berbasis IPTEK dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam bidang industri tanaman hias anggrek”, ujar Ir Usmadi MP selaku Kepala UPT Agrotechnopark
Selain sebagai tempat showroom bisnis yang bisa dikunjungi untuk wisata lokal, ATP Orchid Nursery juga melakukan program pelatihan maupun edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pecinta tanaman anggrek. ATP Orchid Nursery juga mengenalkan produk paten anggrek Dendrobium UNEJ-1 dan UNEJ-2 dan hasil silangan – silangan anggrek lainnya.
ATP Orchid Nursery juga melakukan sinergi dengan masyarakat pecinta anggrek maupun dengan anggota Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Jember. Dengan demikian ATP Orchid Nursery mampu memasarkan produknya secara luas baik secara offline maupun online di market place, juga menjalin sinergi dengan reseller dan mitra binaan untuk memperluas jaringan pemasaran produk ATP Orchid Nursery.

Reporter: Didik Supriyanto
Fotografer: Laily for Radar Jember

“Tim kami mengajak dan mengenalkan pada masyarakat untuk melakukan teknik kultur jaringan dengan peralatan sederhana dan bahan–bahan yang mudah didapat”, katanya. Menurutnya, kegiatan ini untuk meningkatkan skill dan ketrampilan masyarakat dalam berbudidaya anggrek, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produk anggrek di kabupaten Jember. Sementara itu, Dr Ir Parawita Dewanti MP menyatakan bahwa pihaknya kini telah merintis unit bisnis anggrek, yakni ATP Orchid Nursery. Dia mengungkapkan bahwa unit bisnis yang bermitra dengan UPT Agrotechnopark UNEJ tersebut mendapatkan dukungan dari Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) dari Kemenristekdikti.

“Kami berharap unit bisnis ini bisa menjadi sumber pendapatan kampus secara mandiri melalui proses kemitraan bersama masyarakat serta dapat menciptakan wirausaha-wirausaha baru berbasis IPTEK dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam bidang industri tanaman hias anggrek”, ujar Ir Usmadi MP selaku Kepala UPT Agrotechnopark
Selain sebagai tempat showroom bisnis yang bisa dikunjungi untuk wisata lokal, ATP Orchid Nursery juga melakukan program pelatihan maupun edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pecinta tanaman anggrek. ATP Orchid Nursery juga mengenalkan produk paten anggrek Dendrobium UNEJ-1 dan UNEJ-2 dan hasil silangan – silangan anggrek lainnya.
ATP Orchid Nursery juga melakukan sinergi dengan masyarakat pecinta anggrek maupun dengan anggota Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Jember. Dengan demikian ATP Orchid Nursery mampu memasarkan produknya secara luas baik secara offline maupun online di market place, juga menjalin sinergi dengan reseller dan mitra binaan untuk memperluas jaringan pemasaran produk ATP Orchid Nursery.

Reporter: Didik Supriyanto
Fotografer: Laily for Radar Jember

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/