alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Semarak Porprov dalam Acara Purnawiyata SMPN 2 Wuluhan

Mobile_AP_Rectangle 1

WULUHAN, Radar Jember – Gaung Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur bukan hanya di wilayah perkotaan saja. Namun, gaungnya juga terlihat di wilayah pinggiran. Seperti  semarak Porprov di SMPN 2 Wuluhan, kecamatan Wuluhan, Rabu (15/6). Hadir juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Sukowinarno serta Muspika Wuluhan.

BACA JUGA : Akal Bulus Napi Selundupkan Ponsel Gunakan Kue tart

Kepala SMPN 2 Wuluhan Muhammad Rido’i menyampaikan, Semarak Porprov terlihat saat acara Ekspresi dan Kreasi Seni Siswa (Eksis) dan Purnawiyata Siswa Kelas IX SMPN 2 Wuluhan. Ada sekitar 127 siswa kelas IX mengikuti prosesi saat purnawiyata. Mereka harus jalan kaki dan diarak drum band dan reog dari SMA Bima Ambulu dan SMK Teknologi Balung. “Dari 127 siswa kelas IX yang purnawiyata ada tiga siswa yang menjadi peringkat nilai tertinggi,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari 127 siswa yang purnawiyata ada tiga siswa yang menjadi peringkat dengan nilai tertinggi. Pertama, Aurel Sasana Jati (siswa kelas IX B), Imelia Farha El Jannah (siswa kelas IX D), dan Sya’baniah Faiqur (siswa kelas IX D).

Selain itu, dalam acara purnawiyata siswa kelas IX itu juga ada ekspo pendidikan dari delapan lembaga. Kedelapan lembaga tersebut di antaranya SMA Bima Ambulu, SMK Teknologi Balung, SMK Zaenul Hasan Balung, SMK 1 dan 3 Pancasila Ambulu, SMA Pancasila Ambulu, SMK Baiturrohman Nogosari, dan SMK Addimyati Jenggawah.

Masing-masing lembaga memamerkan produk unggulan yang ada di lembaga tersebut. Seperti membatik, fashion, kecantikan, perbengkelan otomotif, dan las listrik. “Sehingga semarak Porprov Jatim VII ini benar-benar meriah karena melibatkan lembaga pendidikan,” ujar Muhammad Rido’i, Kepala SMPN 2 Wuluhan.

Acara purnawiyata siswa kelas IX itu baru kali ini dilaksanakan. Sebab, dua tahun sebelumnya masih memasuki masa pandemi Covid-19. Namun, kegiatan yang melibatkan siswa dan para orang tua siswa itu tetap menggunakan masker. “Saya ingin mengajak warga sekitar untuk bisa ikut memiliki SMPN 2 Wuluhan,” kata Muhammad Rido’i.

“Sehingga kami harus bersama-sama warga sekitar dan lembaga SD negeri serta swasta yang tidak jauh dari lembaga yang saya pimpin ini. Sebab, tanpa kerja sama dan bantuan dari warga sekitar tidak akan seperti ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait. Di antaranya lembaga yang sudah memberikan support di acara purnawiyata siswa kelas IX ini,” ungkapnya.

- Advertisement -

WULUHAN, Radar Jember – Gaung Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur bukan hanya di wilayah perkotaan saja. Namun, gaungnya juga terlihat di wilayah pinggiran. Seperti  semarak Porprov di SMPN 2 Wuluhan, kecamatan Wuluhan, Rabu (15/6). Hadir juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Sukowinarno serta Muspika Wuluhan.

BACA JUGA : Akal Bulus Napi Selundupkan Ponsel Gunakan Kue tart

Kepala SMPN 2 Wuluhan Muhammad Rido’i menyampaikan, Semarak Porprov terlihat saat acara Ekspresi dan Kreasi Seni Siswa (Eksis) dan Purnawiyata Siswa Kelas IX SMPN 2 Wuluhan. Ada sekitar 127 siswa kelas IX mengikuti prosesi saat purnawiyata. Mereka harus jalan kaki dan diarak drum band dan reog dari SMA Bima Ambulu dan SMK Teknologi Balung. “Dari 127 siswa kelas IX yang purnawiyata ada tiga siswa yang menjadi peringkat nilai tertinggi,” jelasnya.

Dari 127 siswa yang purnawiyata ada tiga siswa yang menjadi peringkat dengan nilai tertinggi. Pertama, Aurel Sasana Jati (siswa kelas IX B), Imelia Farha El Jannah (siswa kelas IX D), dan Sya’baniah Faiqur (siswa kelas IX D).

Selain itu, dalam acara purnawiyata siswa kelas IX itu juga ada ekspo pendidikan dari delapan lembaga. Kedelapan lembaga tersebut di antaranya SMA Bima Ambulu, SMK Teknologi Balung, SMK Zaenul Hasan Balung, SMK 1 dan 3 Pancasila Ambulu, SMA Pancasila Ambulu, SMK Baiturrohman Nogosari, dan SMK Addimyati Jenggawah.

Masing-masing lembaga memamerkan produk unggulan yang ada di lembaga tersebut. Seperti membatik, fashion, kecantikan, perbengkelan otomotif, dan las listrik. “Sehingga semarak Porprov Jatim VII ini benar-benar meriah karena melibatkan lembaga pendidikan,” ujar Muhammad Rido’i, Kepala SMPN 2 Wuluhan.

Acara purnawiyata siswa kelas IX itu baru kali ini dilaksanakan. Sebab, dua tahun sebelumnya masih memasuki masa pandemi Covid-19. Namun, kegiatan yang melibatkan siswa dan para orang tua siswa itu tetap menggunakan masker. “Saya ingin mengajak warga sekitar untuk bisa ikut memiliki SMPN 2 Wuluhan,” kata Muhammad Rido’i.

“Sehingga kami harus bersama-sama warga sekitar dan lembaga SD negeri serta swasta yang tidak jauh dari lembaga yang saya pimpin ini. Sebab, tanpa kerja sama dan bantuan dari warga sekitar tidak akan seperti ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait. Di antaranya lembaga yang sudah memberikan support di acara purnawiyata siswa kelas IX ini,” ungkapnya.

WULUHAN, Radar Jember – Gaung Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur bukan hanya di wilayah perkotaan saja. Namun, gaungnya juga terlihat di wilayah pinggiran. Seperti  semarak Porprov di SMPN 2 Wuluhan, kecamatan Wuluhan, Rabu (15/6). Hadir juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Sukowinarno serta Muspika Wuluhan.

BACA JUGA : Akal Bulus Napi Selundupkan Ponsel Gunakan Kue tart

Kepala SMPN 2 Wuluhan Muhammad Rido’i menyampaikan, Semarak Porprov terlihat saat acara Ekspresi dan Kreasi Seni Siswa (Eksis) dan Purnawiyata Siswa Kelas IX SMPN 2 Wuluhan. Ada sekitar 127 siswa kelas IX mengikuti prosesi saat purnawiyata. Mereka harus jalan kaki dan diarak drum band dan reog dari SMA Bima Ambulu dan SMK Teknologi Balung. “Dari 127 siswa kelas IX yang purnawiyata ada tiga siswa yang menjadi peringkat nilai tertinggi,” jelasnya.

Dari 127 siswa yang purnawiyata ada tiga siswa yang menjadi peringkat dengan nilai tertinggi. Pertama, Aurel Sasana Jati (siswa kelas IX B), Imelia Farha El Jannah (siswa kelas IX D), dan Sya’baniah Faiqur (siswa kelas IX D).

Selain itu, dalam acara purnawiyata siswa kelas IX itu juga ada ekspo pendidikan dari delapan lembaga. Kedelapan lembaga tersebut di antaranya SMA Bima Ambulu, SMK Teknologi Balung, SMK Zaenul Hasan Balung, SMK 1 dan 3 Pancasila Ambulu, SMA Pancasila Ambulu, SMK Baiturrohman Nogosari, dan SMK Addimyati Jenggawah.

Masing-masing lembaga memamerkan produk unggulan yang ada di lembaga tersebut. Seperti membatik, fashion, kecantikan, perbengkelan otomotif, dan las listrik. “Sehingga semarak Porprov Jatim VII ini benar-benar meriah karena melibatkan lembaga pendidikan,” ujar Muhammad Rido’i, Kepala SMPN 2 Wuluhan.

Acara purnawiyata siswa kelas IX itu baru kali ini dilaksanakan. Sebab, dua tahun sebelumnya masih memasuki masa pandemi Covid-19. Namun, kegiatan yang melibatkan siswa dan para orang tua siswa itu tetap menggunakan masker. “Saya ingin mengajak warga sekitar untuk bisa ikut memiliki SMPN 2 Wuluhan,” kata Muhammad Rido’i.

“Sehingga kami harus bersama-sama warga sekitar dan lembaga SD negeri serta swasta yang tidak jauh dari lembaga yang saya pimpin ini. Sebab, tanpa kerja sama dan bantuan dari warga sekitar tidak akan seperti ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait. Di antaranya lembaga yang sudah memberikan support di acara purnawiyata siswa kelas IX ini,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/