alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Alumni Polije Siap Hadapi Dunia Industri

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sebagai satu-satunya perguruan tinggi vokasi di Jember, Politeknik Negeri Jember (Polije) melakukan uji kompetensi berdasarkan standar industri bagi calon alumni. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri ketika mereka lulus nanti.

Setidaknya terdapat tiga tahap uji kompetensi yang ditujukan untuk mahasiswa yang hendak diwisuda. Antara lain, uji kompetensi bidang atau sesuai jurusan masing-masing, kemudian uji kompetensi microsoft yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan komputer calon wisudawan, serta uji kompetensi kemampuan berbahasa, yang menggunakan Bahasa Inggris.

Humas Polije Mahsus Nurmanto menuturkan, setiap pelaksanaan uji kompetensi memiliki skema dan teknis yang berbeda. Kali ini, Polije menggunakan 33 skema yang akan dilakukan. “Kemarin ini baru enam yang kami pakai,” ungkapnya saat menjelaskan uji kompetensi tahap pertama.

Mobile_AP_Rectangle 2

Materi uji kompetensi tersebut merupakan materi dan hasil eksperimen yang telah didapatkan mahasiswa semasa kuliah. Namun, uji kompetensi ini berfokus pada parktik. Hal ini sesuai dengan peraturan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 dengan standar tertentu.

Menurutnya, tolok ukur kelulusan dalam uji kompetensi tersebut sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pihak industri. Untuk mengetahuinya, pihak kampus mendatangkan para observer atau penguji dari perwakilan industri.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sebagai satu-satunya perguruan tinggi vokasi di Jember, Politeknik Negeri Jember (Polije) melakukan uji kompetensi berdasarkan standar industri bagi calon alumni. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri ketika mereka lulus nanti.

Setidaknya terdapat tiga tahap uji kompetensi yang ditujukan untuk mahasiswa yang hendak diwisuda. Antara lain, uji kompetensi bidang atau sesuai jurusan masing-masing, kemudian uji kompetensi microsoft yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan komputer calon wisudawan, serta uji kompetensi kemampuan berbahasa, yang menggunakan Bahasa Inggris.

Humas Polije Mahsus Nurmanto menuturkan, setiap pelaksanaan uji kompetensi memiliki skema dan teknis yang berbeda. Kali ini, Polije menggunakan 33 skema yang akan dilakukan. “Kemarin ini baru enam yang kami pakai,” ungkapnya saat menjelaskan uji kompetensi tahap pertama.

Materi uji kompetensi tersebut merupakan materi dan hasil eksperimen yang telah didapatkan mahasiswa semasa kuliah. Namun, uji kompetensi ini berfokus pada parktik. Hal ini sesuai dengan peraturan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 dengan standar tertentu.

Menurutnya, tolok ukur kelulusan dalam uji kompetensi tersebut sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pihak industri. Untuk mengetahuinya, pihak kampus mendatangkan para observer atau penguji dari perwakilan industri.

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sebagai satu-satunya perguruan tinggi vokasi di Jember, Politeknik Negeri Jember (Polije) melakukan uji kompetensi berdasarkan standar industri bagi calon alumni. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri ketika mereka lulus nanti.

Setidaknya terdapat tiga tahap uji kompetensi yang ditujukan untuk mahasiswa yang hendak diwisuda. Antara lain, uji kompetensi bidang atau sesuai jurusan masing-masing, kemudian uji kompetensi microsoft yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan komputer calon wisudawan, serta uji kompetensi kemampuan berbahasa, yang menggunakan Bahasa Inggris.

Humas Polije Mahsus Nurmanto menuturkan, setiap pelaksanaan uji kompetensi memiliki skema dan teknis yang berbeda. Kali ini, Polije menggunakan 33 skema yang akan dilakukan. “Kemarin ini baru enam yang kami pakai,” ungkapnya saat menjelaskan uji kompetensi tahap pertama.

Materi uji kompetensi tersebut merupakan materi dan hasil eksperimen yang telah didapatkan mahasiswa semasa kuliah. Namun, uji kompetensi ini berfokus pada parktik. Hal ini sesuai dengan peraturan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 dengan standar tertentu.

Menurutnya, tolok ukur kelulusan dalam uji kompetensi tersebut sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pihak industri. Untuk mengetahuinya, pihak kampus mendatangkan para observer atau penguji dari perwakilan industri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/