alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

UMM, Kampus yang Cetak Entrepreneur Handal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Membangun jiwa entrepreneurship merupakan jawaban untuk menghadapi era milenial. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyajikan mata kuliah kewirausahaan yang wajib diprogram oleh mahasiswa. Mata kuliah kewirausahaan merupakan bagian dari program akselerasi UMM PASTI, yakni Pasti Lulus Empat Tahun, Pasti Bekerja, dan Pasti Mandiri. Program ini ditujukan untuk memersiapkan mahasiswa setelah lulus.

Untuk mewujudkan semua program akselerasi ini, UMM tentu tidak sendirian. UMM banyak menggandeng berbagai pihak dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di dalam dan luar negeri untuk belajar kewirausahaan. Berbagai perusahaan yang telah bekerjasama dengan UMM ini selain sebagai tempat magang, lebih jauh lagi dijadikan laboratorium terapan bagi mahasiswa untuk belajar perihal dunia kewirausahaan.

UMM juga memiliki berbagai unit usaha yang bisa dijadikan laboratorium terapan untuk menunjang kompetensi entrepreneurship, disamping sebagai laboratorium terapan untuk menunjang kegiatan akademik. Dimulai dari bidang perbankan, otomotif, kesehatan, pariwisata/perhotelan, dan lain sebagainya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat ini lebih dari sepuluh unit bisnis yang dimiliki UMM, beberapa di antaranya adalah Rayz UMM Hotel Malang, Kapal Garden Hotel, Taman Rekreasi Sengkaling (TRS) UMM, Bengkel Yamaha UMM, Bengkel Rinjani UMM, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) UMM Dome, Rumah Sakit UMM, UMM Bookstore, Apartemen Sang Surya, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) UMM.

Wakil Rektor Bidang I UMM Syamsul Arifin menyampaikan, saat ini UMM berada di posisi yang ideal untuk mengembangkan model pembelajaran yang futuristik. Ini merupakan upaya pembentukan profil lulusan yang berkualitas, dan salah satunya dapat dilakukan dengan pembentukan jiwa kewirausahaan. “Saat ini, perkembangan UMM menuntut kami untuk membentuk profil lulusan yang berkualitas,” jelas Syamsul.

Semangat membangun jiwa kewirausahaan nyatanya juga ditularkan tidak hanya para mahasiswanya, melainkan juga hingga alumninya. Kasmawati Ahmad, alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM yang terpilih mewakili provinsinya, Maluku, sebagai peserta Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) 2019 di Amerika Serikat. Kasma terdaftar di kategori Academic Fellowship selama lima pekan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Membangun jiwa entrepreneurship merupakan jawaban untuk menghadapi era milenial. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyajikan mata kuliah kewirausahaan yang wajib diprogram oleh mahasiswa. Mata kuliah kewirausahaan merupakan bagian dari program akselerasi UMM PASTI, yakni Pasti Lulus Empat Tahun, Pasti Bekerja, dan Pasti Mandiri. Program ini ditujukan untuk memersiapkan mahasiswa setelah lulus.

Untuk mewujudkan semua program akselerasi ini, UMM tentu tidak sendirian. UMM banyak menggandeng berbagai pihak dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di dalam dan luar negeri untuk belajar kewirausahaan. Berbagai perusahaan yang telah bekerjasama dengan UMM ini selain sebagai tempat magang, lebih jauh lagi dijadikan laboratorium terapan bagi mahasiswa untuk belajar perihal dunia kewirausahaan.

UMM juga memiliki berbagai unit usaha yang bisa dijadikan laboratorium terapan untuk menunjang kompetensi entrepreneurship, disamping sebagai laboratorium terapan untuk menunjang kegiatan akademik. Dimulai dari bidang perbankan, otomotif, kesehatan, pariwisata/perhotelan, dan lain sebagainya.

Saat ini lebih dari sepuluh unit bisnis yang dimiliki UMM, beberapa di antaranya adalah Rayz UMM Hotel Malang, Kapal Garden Hotel, Taman Rekreasi Sengkaling (TRS) UMM, Bengkel Yamaha UMM, Bengkel Rinjani UMM, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) UMM Dome, Rumah Sakit UMM, UMM Bookstore, Apartemen Sang Surya, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) UMM.

Wakil Rektor Bidang I UMM Syamsul Arifin menyampaikan, saat ini UMM berada di posisi yang ideal untuk mengembangkan model pembelajaran yang futuristik. Ini merupakan upaya pembentukan profil lulusan yang berkualitas, dan salah satunya dapat dilakukan dengan pembentukan jiwa kewirausahaan. “Saat ini, perkembangan UMM menuntut kami untuk membentuk profil lulusan yang berkualitas,” jelas Syamsul.

Semangat membangun jiwa kewirausahaan nyatanya juga ditularkan tidak hanya para mahasiswanya, melainkan juga hingga alumninya. Kasmawati Ahmad, alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM yang terpilih mewakili provinsinya, Maluku, sebagai peserta Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) 2019 di Amerika Serikat. Kasma terdaftar di kategori Academic Fellowship selama lima pekan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Membangun jiwa entrepreneurship merupakan jawaban untuk menghadapi era milenial. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyajikan mata kuliah kewirausahaan yang wajib diprogram oleh mahasiswa. Mata kuliah kewirausahaan merupakan bagian dari program akselerasi UMM PASTI, yakni Pasti Lulus Empat Tahun, Pasti Bekerja, dan Pasti Mandiri. Program ini ditujukan untuk memersiapkan mahasiswa setelah lulus.

Untuk mewujudkan semua program akselerasi ini, UMM tentu tidak sendirian. UMM banyak menggandeng berbagai pihak dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di dalam dan luar negeri untuk belajar kewirausahaan. Berbagai perusahaan yang telah bekerjasama dengan UMM ini selain sebagai tempat magang, lebih jauh lagi dijadikan laboratorium terapan bagi mahasiswa untuk belajar perihal dunia kewirausahaan.

UMM juga memiliki berbagai unit usaha yang bisa dijadikan laboratorium terapan untuk menunjang kompetensi entrepreneurship, disamping sebagai laboratorium terapan untuk menunjang kegiatan akademik. Dimulai dari bidang perbankan, otomotif, kesehatan, pariwisata/perhotelan, dan lain sebagainya.

Saat ini lebih dari sepuluh unit bisnis yang dimiliki UMM, beberapa di antaranya adalah Rayz UMM Hotel Malang, Kapal Garden Hotel, Taman Rekreasi Sengkaling (TRS) UMM, Bengkel Yamaha UMM, Bengkel Rinjani UMM, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) UMM Dome, Rumah Sakit UMM, UMM Bookstore, Apartemen Sang Surya, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) UMM.

Wakil Rektor Bidang I UMM Syamsul Arifin menyampaikan, saat ini UMM berada di posisi yang ideal untuk mengembangkan model pembelajaran yang futuristik. Ini merupakan upaya pembentukan profil lulusan yang berkualitas, dan salah satunya dapat dilakukan dengan pembentukan jiwa kewirausahaan. “Saat ini, perkembangan UMM menuntut kami untuk membentuk profil lulusan yang berkualitas,” jelas Syamsul.

Semangat membangun jiwa kewirausahaan nyatanya juga ditularkan tidak hanya para mahasiswanya, melainkan juga hingga alumninya. Kasmawati Ahmad, alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM yang terpilih mewakili provinsinya, Maluku, sebagai peserta Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) 2019 di Amerika Serikat. Kasma terdaftar di kategori Academic Fellowship selama lima pekan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/