alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Santri Pesantren Nuris Jember Ciptakan Sumber Energi Pengganti LPG

Karya ide kreatif tidak cukup dengan apresiasi, melainkan asas kemanfaatan bagi masyarakat juga penting. Seperti karya tiga siswa MA Unggulan Nuris ini. Selain memperoleh juara, karyanya juga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan dirasakan oleh tiga siswa MA Unggulan Nuris. Mereka yang terdiri atas M. Ramadani Rahman (XI IPA 1), Muhammad Azhar Zanky (XI IPA 1), dan M. Ilham Zhamir (X IPA 1), belum lama ini menemukan konsep baru tentang sumber energi gas pengganti LPG. Dengan kecerdikannya, mereka berhasil membaca kondisi masa depan setelah gas bumi habis digerogoti.

BACA JUGA : Jokowi Tidak Setuju Tiket Borobudur Naik Hingga Rp 750 Ribu

Karya mereka dikenal dengan nama Coastal Fish Biogas Reactor Installation (Cofirein) atau instalasi reaktor biogas. Sebuah konsep sumber energi gas pengganti LPG yang berbahan dasar limbah ikan pantai, kotoran sapi, dan campuran air. Mereka memanfaatkan daur ulang limbah, setelah mengetahui benda tersebut memiliki zat gas. Melalui proses penelitian dan uji laboratorium, mereka menyimpulkan penemuan tersebut dapat menjadi solusi sumber energi gas di masa depan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Muhammad Azhar Zanky mengatakan, beberapa bulan sebelumnya, karya mereka telah mendapat penghargaan dari Universitas Pertamina Jakarta setelah menempati posisi juara kedua tingkat nasional. Ketiganya mempresentasikan hasil penemuannya pada ajang Lomba Essay Chemical Engineering Festival (Che-Fest) 2022 yang bertema energi. Tentu, pihak universitas sangat tertarik dengan penemuan ketiga siswa MA Unggulan Nuris tersebut. “Waktu presentasi, karya kami sempat membuat audiens terpukau. Termasuk jurinya menunjukkan rasa penasaran,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan dirasakan oleh tiga siswa MA Unggulan Nuris. Mereka yang terdiri atas M. Ramadani Rahman (XI IPA 1), Muhammad Azhar Zanky (XI IPA 1), dan M. Ilham Zhamir (X IPA 1), belum lama ini menemukan konsep baru tentang sumber energi gas pengganti LPG. Dengan kecerdikannya, mereka berhasil membaca kondisi masa depan setelah gas bumi habis digerogoti.

BACA JUGA : Jokowi Tidak Setuju Tiket Borobudur Naik Hingga Rp 750 Ribu

Karya mereka dikenal dengan nama Coastal Fish Biogas Reactor Installation (Cofirein) atau instalasi reaktor biogas. Sebuah konsep sumber energi gas pengganti LPG yang berbahan dasar limbah ikan pantai, kotoran sapi, dan campuran air. Mereka memanfaatkan daur ulang limbah, setelah mengetahui benda tersebut memiliki zat gas. Melalui proses penelitian dan uji laboratorium, mereka menyimpulkan penemuan tersebut dapat menjadi solusi sumber energi gas di masa depan.

Muhammad Azhar Zanky mengatakan, beberapa bulan sebelumnya, karya mereka telah mendapat penghargaan dari Universitas Pertamina Jakarta setelah menempati posisi juara kedua tingkat nasional. Ketiganya mempresentasikan hasil penemuannya pada ajang Lomba Essay Chemical Engineering Festival (Che-Fest) 2022 yang bertema energi. Tentu, pihak universitas sangat tertarik dengan penemuan ketiga siswa MA Unggulan Nuris tersebut. “Waktu presentasi, karya kami sempat membuat audiens terpukau. Termasuk jurinya menunjukkan rasa penasaran,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan dirasakan oleh tiga siswa MA Unggulan Nuris. Mereka yang terdiri atas M. Ramadani Rahman (XI IPA 1), Muhammad Azhar Zanky (XI IPA 1), dan M. Ilham Zhamir (X IPA 1), belum lama ini menemukan konsep baru tentang sumber energi gas pengganti LPG. Dengan kecerdikannya, mereka berhasil membaca kondisi masa depan setelah gas bumi habis digerogoti.

BACA JUGA : Jokowi Tidak Setuju Tiket Borobudur Naik Hingga Rp 750 Ribu

Karya mereka dikenal dengan nama Coastal Fish Biogas Reactor Installation (Cofirein) atau instalasi reaktor biogas. Sebuah konsep sumber energi gas pengganti LPG yang berbahan dasar limbah ikan pantai, kotoran sapi, dan campuran air. Mereka memanfaatkan daur ulang limbah, setelah mengetahui benda tersebut memiliki zat gas. Melalui proses penelitian dan uji laboratorium, mereka menyimpulkan penemuan tersebut dapat menjadi solusi sumber energi gas di masa depan.

Muhammad Azhar Zanky mengatakan, beberapa bulan sebelumnya, karya mereka telah mendapat penghargaan dari Universitas Pertamina Jakarta setelah menempati posisi juara kedua tingkat nasional. Ketiganya mempresentasikan hasil penemuannya pada ajang Lomba Essay Chemical Engineering Festival (Che-Fest) 2022 yang bertema energi. Tentu, pihak universitas sangat tertarik dengan penemuan ketiga siswa MA Unggulan Nuris tersebut. “Waktu presentasi, karya kami sempat membuat audiens terpukau. Termasuk jurinya menunjukkan rasa penasaran,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/