alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Jas Merah dan Jas Hijau di Kampus Universitas Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, Universitas Jember menggelar rangkaian kegiatan Semarak Bulan Pancasila selama sebulan. Salah satu kegiatannya adalah seminar bertema “Relasi Negara dan Agama dalam Perspektif Pancasila” yang menghadirkan pembicara utama Wakil Ketua MPR RI sekaligus anggota Komisi X DPR RI, Ahmad Basarah, di auditorium Universitas Jember, (14/6) kemarin.

BACA JUGA : Butuh 200 Ribu Dosis Vaksinasi Cegah PMK

Dalam pemaparannya, Ahmad Basarah mengingatkan segenap keluarga besar Universitas Jember dan seluruh hadirin untuk jangan sekali-kali melupakan sejarah, bahwa keberadaan Pancasila sebagai dasar dan filosofi bangsa serta persatuan Indonesia adalah juga hasil ijtihad para ulama. Ahmad Basarah memang sengaja memberi judul paparannya di kampus Universitas Jember, Jas Merah dan Jas Hijau.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jadi, jangan sekali-kali melupakan sejarah atau Jas Merah. Bahwa apa yang diajarkan oleh Hadratus Syaikh KH Hasyim jika mencintai tanah air adalah sebagian dari iman membuktikan bahwa melaksanakan ajaran Islam dan mencintai Indonesia bisa dilakukan dengan satu tarikan napas,” jelas Ahmad Basarah.

Dosen luar biasa di Fakultas Hukum Unej itu lantas menegaskan bahwa kepentingan umat Islam telah diwadahi dalam negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Selain menghadirkan pembicara utama, Ahmad Basarah, tampil sebagai pembicara adalah Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Karjono, yang hadir secara daring.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, Universitas Jember menggelar rangkaian kegiatan Semarak Bulan Pancasila selama sebulan. Salah satu kegiatannya adalah seminar bertema “Relasi Negara dan Agama dalam Perspektif Pancasila” yang menghadirkan pembicara utama Wakil Ketua MPR RI sekaligus anggota Komisi X DPR RI, Ahmad Basarah, di auditorium Universitas Jember, (14/6) kemarin.

BACA JUGA : Butuh 200 Ribu Dosis Vaksinasi Cegah PMK

Dalam pemaparannya, Ahmad Basarah mengingatkan segenap keluarga besar Universitas Jember dan seluruh hadirin untuk jangan sekali-kali melupakan sejarah, bahwa keberadaan Pancasila sebagai dasar dan filosofi bangsa serta persatuan Indonesia adalah juga hasil ijtihad para ulama. Ahmad Basarah memang sengaja memberi judul paparannya di kampus Universitas Jember, Jas Merah dan Jas Hijau.

“Jadi, jangan sekali-kali melupakan sejarah atau Jas Merah. Bahwa apa yang diajarkan oleh Hadratus Syaikh KH Hasyim jika mencintai tanah air adalah sebagian dari iman membuktikan bahwa melaksanakan ajaran Islam dan mencintai Indonesia bisa dilakukan dengan satu tarikan napas,” jelas Ahmad Basarah.

Dosen luar biasa di Fakultas Hukum Unej itu lantas menegaskan bahwa kepentingan umat Islam telah diwadahi dalam negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Selain menghadirkan pembicara utama, Ahmad Basarah, tampil sebagai pembicara adalah Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Karjono, yang hadir secara daring.

SUMBERSARI, Radar Jember – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, Universitas Jember menggelar rangkaian kegiatan Semarak Bulan Pancasila selama sebulan. Salah satu kegiatannya adalah seminar bertema “Relasi Negara dan Agama dalam Perspektif Pancasila” yang menghadirkan pembicara utama Wakil Ketua MPR RI sekaligus anggota Komisi X DPR RI, Ahmad Basarah, di auditorium Universitas Jember, (14/6) kemarin.

BACA JUGA : Butuh 200 Ribu Dosis Vaksinasi Cegah PMK

Dalam pemaparannya, Ahmad Basarah mengingatkan segenap keluarga besar Universitas Jember dan seluruh hadirin untuk jangan sekali-kali melupakan sejarah, bahwa keberadaan Pancasila sebagai dasar dan filosofi bangsa serta persatuan Indonesia adalah juga hasil ijtihad para ulama. Ahmad Basarah memang sengaja memberi judul paparannya di kampus Universitas Jember, Jas Merah dan Jas Hijau.

“Jadi, jangan sekali-kali melupakan sejarah atau Jas Merah. Bahwa apa yang diajarkan oleh Hadratus Syaikh KH Hasyim jika mencintai tanah air adalah sebagian dari iman membuktikan bahwa melaksanakan ajaran Islam dan mencintai Indonesia bisa dilakukan dengan satu tarikan napas,” jelas Ahmad Basarah.

Dosen luar biasa di Fakultas Hukum Unej itu lantas menegaskan bahwa kepentingan umat Islam telah diwadahi dalam negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Selain menghadirkan pembicara utama, Ahmad Basarah, tampil sebagai pembicara adalah Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Karjono, yang hadir secara daring.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/