alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Ikut Lomba Karya Ilmiah, Borong Dua Juara Sekaligus

Prestasi ketiga siswa SMA Nuris Jember ini sangat membanggakan. Saat mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) di Universitas Padjajaran, Bandung, mereka memboyong dua juara sekaligus, juara I dan sebagai best presentation.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Karya siswa SMA Nuris Jember sangat mewarnai berbagai kompetisi ataupun olimpiade di tingkat nasional. Kreativitas mereka tak pernah redup, dan kerap meraih juara.

Seperti yang diraih oleh ketiga siswa SMA Nuris Jember. Muhammad Nidhor Fairuza dari kelas X IPA 1, Alya Nur Karimah dari kelas X IPA 1, dan Tegar Ramadani dari kelas XII IPA 1. Kekompakan mereka bertiga sukses mengantarkan sebagai juara satu, sekaligus meraih best presentation di ajang LKTIN yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjajaran, Bandung, beberapa bulan kemarin.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiga siswa berprestasi itu mengisahkan perjalanan mereka mengikuti lomba sejak awal hingga diganjar juara. Dalam lomba tersebut, ketiganya membawakan sebuah karya penelitian bertema energi ramah lingkungan. Berjudul: Anaconatobio, Studi Eksperimental Penambahan Batang Tembakau pada Bioetanol Daun Nanas terhadap Peningkatan Kadar Etanol.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut mereka, karya penelitian itu berangkat dari potensi limbah daun nanas dan limbah batang tembakau yang kerap ditemui pada berbagai tempat di sekitar Jember. Berbekal tekad dan kemauan keras, ketiganya melakukan riset dan menyulap bahan-bahan limbah itu menjadi bioetanol, sekaligus sumber energi yang ramah lingkungan. “Dari sampel 100 gram yang kami teliti, menghasilkan 250 mililiter etanol dengan kadar 81 persen,” kata Nidhor.

Seperti halnya penelitian bioetanol pada umumnya, mereka juga melakukan langkah-langkah dan teknik serupa. Dari awal proses observasi ke lapangan, sampai proses penelitian di dalam laboratorium.

Bedanya, dalam lomba tersebut, ketiga siswa ini sempat unjuk kreativitas dengan puluhan peserta lain dari berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Dan pada kategori best presentation, mereka juga mempresentasikan hasil penelitiannya. “Saat presentasi itu, kata juri presentasi kami menarik, jelas, dan lugas. Jadi, selain diberikan juara satu, kami juga dinobatkan sebagai tim dengan presentasi terbaik,” tambah Alya, anggota tim.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Karya siswa SMA Nuris Jember sangat mewarnai berbagai kompetisi ataupun olimpiade di tingkat nasional. Kreativitas mereka tak pernah redup, dan kerap meraih juara.

Seperti yang diraih oleh ketiga siswa SMA Nuris Jember. Muhammad Nidhor Fairuza dari kelas X IPA 1, Alya Nur Karimah dari kelas X IPA 1, dan Tegar Ramadani dari kelas XII IPA 1. Kekompakan mereka bertiga sukses mengantarkan sebagai juara satu, sekaligus meraih best presentation di ajang LKTIN yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjajaran, Bandung, beberapa bulan kemarin.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiga siswa berprestasi itu mengisahkan perjalanan mereka mengikuti lomba sejak awal hingga diganjar juara. Dalam lomba tersebut, ketiganya membawakan sebuah karya penelitian bertema energi ramah lingkungan. Berjudul: Anaconatobio, Studi Eksperimental Penambahan Batang Tembakau pada Bioetanol Daun Nanas terhadap Peningkatan Kadar Etanol.

Menurut mereka, karya penelitian itu berangkat dari potensi limbah daun nanas dan limbah batang tembakau yang kerap ditemui pada berbagai tempat di sekitar Jember. Berbekal tekad dan kemauan keras, ketiganya melakukan riset dan menyulap bahan-bahan limbah itu menjadi bioetanol, sekaligus sumber energi yang ramah lingkungan. “Dari sampel 100 gram yang kami teliti, menghasilkan 250 mililiter etanol dengan kadar 81 persen,” kata Nidhor.

Seperti halnya penelitian bioetanol pada umumnya, mereka juga melakukan langkah-langkah dan teknik serupa. Dari awal proses observasi ke lapangan, sampai proses penelitian di dalam laboratorium.

Bedanya, dalam lomba tersebut, ketiga siswa ini sempat unjuk kreativitas dengan puluhan peserta lain dari berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Dan pada kategori best presentation, mereka juga mempresentasikan hasil penelitiannya. “Saat presentasi itu, kata juri presentasi kami menarik, jelas, dan lugas. Jadi, selain diberikan juara satu, kami juga dinobatkan sebagai tim dengan presentasi terbaik,” tambah Alya, anggota tim.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Karya siswa SMA Nuris Jember sangat mewarnai berbagai kompetisi ataupun olimpiade di tingkat nasional. Kreativitas mereka tak pernah redup, dan kerap meraih juara.

Seperti yang diraih oleh ketiga siswa SMA Nuris Jember. Muhammad Nidhor Fairuza dari kelas X IPA 1, Alya Nur Karimah dari kelas X IPA 1, dan Tegar Ramadani dari kelas XII IPA 1. Kekompakan mereka bertiga sukses mengantarkan sebagai juara satu, sekaligus meraih best presentation di ajang LKTIN yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjajaran, Bandung, beberapa bulan kemarin.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiga siswa berprestasi itu mengisahkan perjalanan mereka mengikuti lomba sejak awal hingga diganjar juara. Dalam lomba tersebut, ketiganya membawakan sebuah karya penelitian bertema energi ramah lingkungan. Berjudul: Anaconatobio, Studi Eksperimental Penambahan Batang Tembakau pada Bioetanol Daun Nanas terhadap Peningkatan Kadar Etanol.

Menurut mereka, karya penelitian itu berangkat dari potensi limbah daun nanas dan limbah batang tembakau yang kerap ditemui pada berbagai tempat di sekitar Jember. Berbekal tekad dan kemauan keras, ketiganya melakukan riset dan menyulap bahan-bahan limbah itu menjadi bioetanol, sekaligus sumber energi yang ramah lingkungan. “Dari sampel 100 gram yang kami teliti, menghasilkan 250 mililiter etanol dengan kadar 81 persen,” kata Nidhor.

Seperti halnya penelitian bioetanol pada umumnya, mereka juga melakukan langkah-langkah dan teknik serupa. Dari awal proses observasi ke lapangan, sampai proses penelitian di dalam laboratorium.

Bedanya, dalam lomba tersebut, ketiga siswa ini sempat unjuk kreativitas dengan puluhan peserta lain dari berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Dan pada kategori best presentation, mereka juga mempresentasikan hasil penelitiannya. “Saat presentasi itu, kata juri presentasi kami menarik, jelas, dan lugas. Jadi, selain diberikan juara satu, kami juga dinobatkan sebagai tim dengan presentasi terbaik,” tambah Alya, anggota tim.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/