alexametrics
23.6 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

LP2M Unej Bina 427 Desa di Sembilan Kabupaten

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember (Unej) resmi membina 427 desa yang ada di sembilan kabupaten di wilayah Tapal Kuda, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, hingga Provinsi Bangka Belitung. Jalinan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama antara Ketua LP2M Unej dengan perwakilan kepala desa secara simbolis di gedung auditorium, kemarin (14/3). Istimewanya, penandatanganan naskah kerja sama ini disaksikan langsung Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Satuan Kawasan Pengembangan Kemendes PDTT Rasyid Althaf dan Rektor Unej Iwan Taruna.

Baca Juga : Akta Tanah “Palsu” Resahkan Warga Bagon Jember

Dalam sambutannya, Rektor Unej Iwan Taruna menjelaskan, penandatanganan naskah perjanjian kerja sama kali ini menegaskan kembali komitmen Unej untuk bersinergi dengan semua pihak dalam mengembangkan desa. Apalagi sesuai dengan kebijakan pemerintah yang menempatkan desa menjadi fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, keikutsertaan Unej sudah sesuai dengan teori pentahelix yang mensyaratkan sinergi antara pemerintah, pihak swasta, masyarakat, dunia pendidikan, dan pers dalam menyukseskan sebuah program.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bermula pada tahun 2018 lalu saat pemerintah mulai menyalurkan dana desa kepada pemerintah desa, tentu penggunaan dana desa ini perlu dikawal agar tepat sasaran dan mampu menyejahterakan warga desa. Maka, tambah Iwan Taruna, Unej melalui LP2M menggelar berbagai kegiatan melalui program KKN tematik dan program pengabdian masyarakat lainnya. “Alhamdulillah, berbagai program yang kami laksanakan terkait pembangunan desa sudah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Saya yakin sinergi ini bakal lebih berkembang seiring penerapan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk mengabdi di desa melalui KKN, penelitian, proyek kemanusiaan, dan program lainnya,” jelas Iwan Taruna.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember (Unej) resmi membina 427 desa yang ada di sembilan kabupaten di wilayah Tapal Kuda, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, hingga Provinsi Bangka Belitung. Jalinan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama antara Ketua LP2M Unej dengan perwakilan kepala desa secara simbolis di gedung auditorium, kemarin (14/3). Istimewanya, penandatanganan naskah kerja sama ini disaksikan langsung Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Satuan Kawasan Pengembangan Kemendes PDTT Rasyid Althaf dan Rektor Unej Iwan Taruna.

Baca Juga : Akta Tanah “Palsu” Resahkan Warga Bagon Jember

Dalam sambutannya, Rektor Unej Iwan Taruna menjelaskan, penandatanganan naskah perjanjian kerja sama kali ini menegaskan kembali komitmen Unej untuk bersinergi dengan semua pihak dalam mengembangkan desa. Apalagi sesuai dengan kebijakan pemerintah yang menempatkan desa menjadi fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, keikutsertaan Unej sudah sesuai dengan teori pentahelix yang mensyaratkan sinergi antara pemerintah, pihak swasta, masyarakat, dunia pendidikan, dan pers dalam menyukseskan sebuah program.

Bermula pada tahun 2018 lalu saat pemerintah mulai menyalurkan dana desa kepada pemerintah desa, tentu penggunaan dana desa ini perlu dikawal agar tepat sasaran dan mampu menyejahterakan warga desa. Maka, tambah Iwan Taruna, Unej melalui LP2M menggelar berbagai kegiatan melalui program KKN tematik dan program pengabdian masyarakat lainnya. “Alhamdulillah, berbagai program yang kami laksanakan terkait pembangunan desa sudah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Saya yakin sinergi ini bakal lebih berkembang seiring penerapan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk mengabdi di desa melalui KKN, penelitian, proyek kemanusiaan, dan program lainnya,” jelas Iwan Taruna.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember (Unej) resmi membina 427 desa yang ada di sembilan kabupaten di wilayah Tapal Kuda, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, hingga Provinsi Bangka Belitung. Jalinan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama antara Ketua LP2M Unej dengan perwakilan kepala desa secara simbolis di gedung auditorium, kemarin (14/3). Istimewanya, penandatanganan naskah kerja sama ini disaksikan langsung Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Satuan Kawasan Pengembangan Kemendes PDTT Rasyid Althaf dan Rektor Unej Iwan Taruna.

Baca Juga : Akta Tanah “Palsu” Resahkan Warga Bagon Jember

Dalam sambutannya, Rektor Unej Iwan Taruna menjelaskan, penandatanganan naskah perjanjian kerja sama kali ini menegaskan kembali komitmen Unej untuk bersinergi dengan semua pihak dalam mengembangkan desa. Apalagi sesuai dengan kebijakan pemerintah yang menempatkan desa menjadi fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, keikutsertaan Unej sudah sesuai dengan teori pentahelix yang mensyaratkan sinergi antara pemerintah, pihak swasta, masyarakat, dunia pendidikan, dan pers dalam menyukseskan sebuah program.

Bermula pada tahun 2018 lalu saat pemerintah mulai menyalurkan dana desa kepada pemerintah desa, tentu penggunaan dana desa ini perlu dikawal agar tepat sasaran dan mampu menyejahterakan warga desa. Maka, tambah Iwan Taruna, Unej melalui LP2M menggelar berbagai kegiatan melalui program KKN tematik dan program pengabdian masyarakat lainnya. “Alhamdulillah, berbagai program yang kami laksanakan terkait pembangunan desa sudah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Saya yakin sinergi ini bakal lebih berkembang seiring penerapan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk mengabdi di desa melalui KKN, penelitian, proyek kemanusiaan, dan program lainnya,” jelas Iwan Taruna.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/