alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Mantap Pilih Sekolah Kedinasan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nur Laili Miftakhul Jannah, alumnus MA Unggulan Nuris lulusan 2020, sangat membanggakan dengan prestasinya saat ini. Dia sukses mencetak sejarah baru sebagai satu-satunya alumnus Nuris Antirogo Jember yang lolos dan terpilih masuk Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Jakarta.

Ketatnya seleksi di kampus ini jelas dilalui Laili. Gadis berjilbab kelahiran Nabire tersebut memang dikenal memiliki bakat di bidang matematika. “Saya memang sudah lama tertarik ke matematika. Kebetulan jurusan yang saya ambil juga berbau hitungan, jadinya pas,” ucapnya.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, gadis 18 tahun itu menceritakan motivasi dia memilih kampus tersebut. Sebenarnya, Laili mendapatkan kesempatan kuliah di sebuah perguruan tinggi di Jogjakarta melalui jalur reguler. Namun, karena khawatir tidak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT), dia juga mengikuti seleksi di STIS Jakarta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal yang membuatnya bangga, kedua pilihannya itu mendapat sambutan positif. Dia diterima di kedua perguruan tinggi. Namun, Laili memilih STIS yang merupakan perguruan tinggi kedinasan. “Karena di sana gratis. Hitung-hitung meringankan beban orang tua saya. Kalau di Jogjakarta kan berbayar,” jelas Laili.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nur Laili Miftakhul Jannah, alumnus MA Unggulan Nuris lulusan 2020, sangat membanggakan dengan prestasinya saat ini. Dia sukses mencetak sejarah baru sebagai satu-satunya alumnus Nuris Antirogo Jember yang lolos dan terpilih masuk Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Jakarta.

Ketatnya seleksi di kampus ini jelas dilalui Laili. Gadis berjilbab kelahiran Nabire tersebut memang dikenal memiliki bakat di bidang matematika. “Saya memang sudah lama tertarik ke matematika. Kebetulan jurusan yang saya ambil juga berbau hitungan, jadinya pas,” ucapnya.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, gadis 18 tahun itu menceritakan motivasi dia memilih kampus tersebut. Sebenarnya, Laili mendapatkan kesempatan kuliah di sebuah perguruan tinggi di Jogjakarta melalui jalur reguler. Namun, karena khawatir tidak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT), dia juga mengikuti seleksi di STIS Jakarta.

Hal yang membuatnya bangga, kedua pilihannya itu mendapat sambutan positif. Dia diterima di kedua perguruan tinggi. Namun, Laili memilih STIS yang merupakan perguruan tinggi kedinasan. “Karena di sana gratis. Hitung-hitung meringankan beban orang tua saya. Kalau di Jogjakarta kan berbayar,” jelas Laili.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nur Laili Miftakhul Jannah, alumnus MA Unggulan Nuris lulusan 2020, sangat membanggakan dengan prestasinya saat ini. Dia sukses mencetak sejarah baru sebagai satu-satunya alumnus Nuris Antirogo Jember yang lolos dan terpilih masuk Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Jakarta.

Ketatnya seleksi di kampus ini jelas dilalui Laili. Gadis berjilbab kelahiran Nabire tersebut memang dikenal memiliki bakat di bidang matematika. “Saya memang sudah lama tertarik ke matematika. Kebetulan jurusan yang saya ambil juga berbau hitungan, jadinya pas,” ucapnya.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, gadis 18 tahun itu menceritakan motivasi dia memilih kampus tersebut. Sebenarnya, Laili mendapatkan kesempatan kuliah di sebuah perguruan tinggi di Jogjakarta melalui jalur reguler. Namun, karena khawatir tidak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT), dia juga mengikuti seleksi di STIS Jakarta.

Hal yang membuatnya bangga, kedua pilihannya itu mendapat sambutan positif. Dia diterima di kedua perguruan tinggi. Namun, Laili memilih STIS yang merupakan perguruan tinggi kedinasan. “Karena di sana gratis. Hitung-hitung meringankan beban orang tua saya. Kalau di Jogjakarta kan berbayar,” jelas Laili.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/