23.3 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Terobosan Layanan UIN KHAS Jember, Pembuatan KTM Hanya Tiga Menit

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kini, mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, tak perlu berlama-lama lagi ketika membuat Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Ini setelah pihak kampus membikin terobosan layanan kilat. Tak sampai lima menit, kartu identitas mahasiswa tersebut sudah bisa dikantongi.

“Target kami, 10 atau 15 hari itu sudah selesai. Baik angkatan lama maupun angkatan baru. Dengan estimasi waktu maksimal pembuatan KTM adalah tiga menit per mahasiswa,” ucap Dr Ali Shodiq, Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan UIN KHAS Jember, Rabu (14/9) siang.

Proses pencetakan KTM berlangsung di lantai dua Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN KHAS Jember. Pembuatan yang singkat ini menjadi salah satu upaya UIN KHAS untuk meningkatkan kualitas di bidang layanan umum.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: UIN KHAS Jember Apresiasi Dua Wisudawan dengan Beasiswa Pascasarjana

Berkaca dari tahun sebelumnya, pembuatan KTM untuk mahasiswa memakan waktu sampai satu tahun. Hal ini dinilai tidak efektif dan kurang efisien untuk para mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki kepentingan di internal kampus. Seperti keperluan akademik, pendaftaran beasiswa dan lain sebagainya.

Pembuatan KTM ini berlangsung bertahap. Maksimal 250 mahasiswa per harinya. Terdapat beberapa pembaruan dalam pembuatan KTM untuk dua angkatan tersebut. Salah satunya, kini KTM hanya berfungsi sebagai alat untuk menikmati fasilitas yang telah disediakan pihak kampus.

“Kalau sebelumnya kami kerjasama dengan salah satu bank. Jadi KTM juga bisa sekaligus digunakan sebagai ATM. Untuk tahun ini kami tidak melakukannya. Kami memprioritaskan kepentingan mahasiswa. Karena mereka lebih membutuhkan KTM ketimbang ATM untuk keperluan akademik,” imbuhnya.

Sementara itu, para mahasiswa menyambut antusias pembuatan KTM kilat ini. Mereka menilai, ini merupakan langkah tepat untuk meningkatkan kualitas layanan di UIN KHAS Jember.

“Untuk pembuatannya terbilang cak cek ya. Tidak sampai lima menit langsung jadi. Antreannya juga tidak terlalu panjang. Soalnya kami diberi kebebasan memilih mau hari apa dan jam berapa,” ucap Ahmad Mufti Ikhsan, mahasiswa jurusan hukum keluarga angkatan 2021 saat ditemui siang tadi.

Hanya saja, dia menyarankan, agar ke depan pihak kampus lebih gencar menyosialisasikan program kampus tersebut. “Soalnya, banyak teman saya yang masih kebingungan terkait pendaftaran pembuatan KTM ini,” pungkasnya. (*)

Foto  : Dwi Sugesti Mega untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kini, mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, tak perlu berlama-lama lagi ketika membuat Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Ini setelah pihak kampus membikin terobosan layanan kilat. Tak sampai lima menit, kartu identitas mahasiswa tersebut sudah bisa dikantongi.

“Target kami, 10 atau 15 hari itu sudah selesai. Baik angkatan lama maupun angkatan baru. Dengan estimasi waktu maksimal pembuatan KTM adalah tiga menit per mahasiswa,” ucap Dr Ali Shodiq, Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan UIN KHAS Jember, Rabu (14/9) siang.

Proses pencetakan KTM berlangsung di lantai dua Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN KHAS Jember. Pembuatan yang singkat ini menjadi salah satu upaya UIN KHAS untuk meningkatkan kualitas di bidang layanan umum.

BACA JUGA: UIN KHAS Jember Apresiasi Dua Wisudawan dengan Beasiswa Pascasarjana

Berkaca dari tahun sebelumnya, pembuatan KTM untuk mahasiswa memakan waktu sampai satu tahun. Hal ini dinilai tidak efektif dan kurang efisien untuk para mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki kepentingan di internal kampus. Seperti keperluan akademik, pendaftaran beasiswa dan lain sebagainya.

Pembuatan KTM ini berlangsung bertahap. Maksimal 250 mahasiswa per harinya. Terdapat beberapa pembaruan dalam pembuatan KTM untuk dua angkatan tersebut. Salah satunya, kini KTM hanya berfungsi sebagai alat untuk menikmati fasilitas yang telah disediakan pihak kampus.

“Kalau sebelumnya kami kerjasama dengan salah satu bank. Jadi KTM juga bisa sekaligus digunakan sebagai ATM. Untuk tahun ini kami tidak melakukannya. Kami memprioritaskan kepentingan mahasiswa. Karena mereka lebih membutuhkan KTM ketimbang ATM untuk keperluan akademik,” imbuhnya.

Sementara itu, para mahasiswa menyambut antusias pembuatan KTM kilat ini. Mereka menilai, ini merupakan langkah tepat untuk meningkatkan kualitas layanan di UIN KHAS Jember.

“Untuk pembuatannya terbilang cak cek ya. Tidak sampai lima menit langsung jadi. Antreannya juga tidak terlalu panjang. Soalnya kami diberi kebebasan memilih mau hari apa dan jam berapa,” ucap Ahmad Mufti Ikhsan, mahasiswa jurusan hukum keluarga angkatan 2021 saat ditemui siang tadi.

Hanya saja, dia menyarankan, agar ke depan pihak kampus lebih gencar menyosialisasikan program kampus tersebut. “Soalnya, banyak teman saya yang masih kebingungan terkait pendaftaran pembuatan KTM ini,” pungkasnya. (*)

Foto  : Dwi Sugesti Mega untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kini, mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, tak perlu berlama-lama lagi ketika membuat Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Ini setelah pihak kampus membikin terobosan layanan kilat. Tak sampai lima menit, kartu identitas mahasiswa tersebut sudah bisa dikantongi.

“Target kami, 10 atau 15 hari itu sudah selesai. Baik angkatan lama maupun angkatan baru. Dengan estimasi waktu maksimal pembuatan KTM adalah tiga menit per mahasiswa,” ucap Dr Ali Shodiq, Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan UIN KHAS Jember, Rabu (14/9) siang.

Proses pencetakan KTM berlangsung di lantai dua Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN KHAS Jember. Pembuatan yang singkat ini menjadi salah satu upaya UIN KHAS untuk meningkatkan kualitas di bidang layanan umum.

BACA JUGA: UIN KHAS Jember Apresiasi Dua Wisudawan dengan Beasiswa Pascasarjana

Berkaca dari tahun sebelumnya, pembuatan KTM untuk mahasiswa memakan waktu sampai satu tahun. Hal ini dinilai tidak efektif dan kurang efisien untuk para mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki kepentingan di internal kampus. Seperti keperluan akademik, pendaftaran beasiswa dan lain sebagainya.

Pembuatan KTM ini berlangsung bertahap. Maksimal 250 mahasiswa per harinya. Terdapat beberapa pembaruan dalam pembuatan KTM untuk dua angkatan tersebut. Salah satunya, kini KTM hanya berfungsi sebagai alat untuk menikmati fasilitas yang telah disediakan pihak kampus.

“Kalau sebelumnya kami kerjasama dengan salah satu bank. Jadi KTM juga bisa sekaligus digunakan sebagai ATM. Untuk tahun ini kami tidak melakukannya. Kami memprioritaskan kepentingan mahasiswa. Karena mereka lebih membutuhkan KTM ketimbang ATM untuk keperluan akademik,” imbuhnya.

Sementara itu, para mahasiswa menyambut antusias pembuatan KTM kilat ini. Mereka menilai, ini merupakan langkah tepat untuk meningkatkan kualitas layanan di UIN KHAS Jember.

“Untuk pembuatannya terbilang cak cek ya. Tidak sampai lima menit langsung jadi. Antreannya juga tidak terlalu panjang. Soalnya kami diberi kebebasan memilih mau hari apa dan jam berapa,” ucap Ahmad Mufti Ikhsan, mahasiswa jurusan hukum keluarga angkatan 2021 saat ditemui siang tadi.

Hanya saja, dia menyarankan, agar ke depan pihak kampus lebih gencar menyosialisasikan program kampus tersebut. “Soalnya, banyak teman saya yang masih kebingungan terkait pendaftaran pembuatan KTM ini,” pungkasnya. (*)

Foto  : Dwi Sugesti Mega untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Fahim Diperiksa Lagi

Belum Bisa Diinput ke Aplikasi