alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Latihan Tiga Hari, Sabet Juara 1 Nasional

Jago Dua Bahasa Sekaligus Sastra

Mobile_AP_Rectangle 1

Dalam lomba tingkat nasional yang berlangsung secara daring itu, kata Afini, dia membawakan puisi berjudul The Shout karya Simon Armitage. Dikisahkan, puisinya bercerita seseorang yang mencari sahabat. Saat bertemu dan dipanggilnya dari kejauhan, dia terus berteriak untuk mencari dan mencari. Namun ternyata setelah 20 tahun berlalu, sang sahabat dikabarkan tertembak.

Dari kisah puisi yang cukup menyayat hati dan menguras emosi itu, Afini mengaku tertantang. Karena sebagaimana diketahui, pembacaan puisi menjadi bernilai saat presenter mampu hadir dan menjiwai dari pesan dalam puisi. “Kalau speech kita harus dapat menarik perhatian orang. Kalau puisi lebih sulit, karena harus menjiwai, harus ada ekspresi, dan unsur dramanya,” imbuh santri berusia 16 tahun itu.

Tak hanya lihai dalam membaca puisi, Afini juga dikenal piawai pidato, storytelling, bernyanyi, dan aksi lainnya yang semuanya berbahasa Inggris. Dengan pencapaian itu, kini Afini terus fokus mengembangkan bakatnya dengan mengikuti ekstrakurikuler bahasa di SMA Nuris Jember.

- Advertisement -

Dalam lomba tingkat nasional yang berlangsung secara daring itu, kata Afini, dia membawakan puisi berjudul The Shout karya Simon Armitage. Dikisahkan, puisinya bercerita seseorang yang mencari sahabat. Saat bertemu dan dipanggilnya dari kejauhan, dia terus berteriak untuk mencari dan mencari. Namun ternyata setelah 20 tahun berlalu, sang sahabat dikabarkan tertembak.

Dari kisah puisi yang cukup menyayat hati dan menguras emosi itu, Afini mengaku tertantang. Karena sebagaimana diketahui, pembacaan puisi menjadi bernilai saat presenter mampu hadir dan menjiwai dari pesan dalam puisi. “Kalau speech kita harus dapat menarik perhatian orang. Kalau puisi lebih sulit, karena harus menjiwai, harus ada ekspresi, dan unsur dramanya,” imbuh santri berusia 16 tahun itu.

Tak hanya lihai dalam membaca puisi, Afini juga dikenal piawai pidato, storytelling, bernyanyi, dan aksi lainnya yang semuanya berbahasa Inggris. Dengan pencapaian itu, kini Afini terus fokus mengembangkan bakatnya dengan mengikuti ekstrakurikuler bahasa di SMA Nuris Jember.

Dalam lomba tingkat nasional yang berlangsung secara daring itu, kata Afini, dia membawakan puisi berjudul The Shout karya Simon Armitage. Dikisahkan, puisinya bercerita seseorang yang mencari sahabat. Saat bertemu dan dipanggilnya dari kejauhan, dia terus berteriak untuk mencari dan mencari. Namun ternyata setelah 20 tahun berlalu, sang sahabat dikabarkan tertembak.

Dari kisah puisi yang cukup menyayat hati dan menguras emosi itu, Afini mengaku tertantang. Karena sebagaimana diketahui, pembacaan puisi menjadi bernilai saat presenter mampu hadir dan menjiwai dari pesan dalam puisi. “Kalau speech kita harus dapat menarik perhatian orang. Kalau puisi lebih sulit, karena harus menjiwai, harus ada ekspresi, dan unsur dramanya,” imbuh santri berusia 16 tahun itu.

Tak hanya lihai dalam membaca puisi, Afini juga dikenal piawai pidato, storytelling, bernyanyi, dan aksi lainnya yang semuanya berbahasa Inggris. Dengan pencapaian itu, kini Afini terus fokus mengembangkan bakatnya dengan mengikuti ekstrakurikuler bahasa di SMA Nuris Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/