alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Alumni Jadi Ujung Tombak Madrasah Hebat

Sarasehan Bersama Lulusan MAN 2 Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kiprah alumni dalam dunia profesi menjadi salah satu kekuatan majunya lembaga sekolah. Hal ini pula yang menjadi salah satu jaminan bahwa lulusan lembaga pendidikan tersebut memiliki kualitas yang terjamin.

Salah satu lembaga dengan kualitas alumni yang luar biasa adalah MAN 2 Jember. Lembaga madrasah yang sebelumnya merupakan lembaga Pendidikan Guru Agama (PGA) ini telah melahirkan banyak alumni yang telah berkiprah di berbagai profesi.

Maka, untuk memperkukuh jalinan kekeluargaan antaralumni, MAN 2 Jember menggelar sarasehan yang bertema Mengembalikan Kejayaan PGAN Jember menuju Madrasah yang Bermartabat. Maksud dari sarasehan ini adalah untuk mengingatkan bahwa PGA Jember telah banyak berkontribusi untuk kemajuan madrasah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Direktur pada Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Moh Isom mengungkapkan bahwa untuk menjadi madrasah hebat, setidaknya perlu melakukan fokus pada beberapa hal. Di antaranya memperhatikan aspek literasi dan numerasi. “Ada peningkatan literasi membaca, numerik, dan literasi sosial budaya. Membaca dalam artian yang lebih luas,” ungkapnya.

Namun, dari semua aspek itu, yang paling krusial adalah adanya peningkatan pendidikan berkarakter atau mengoptimalkan pendidikan akhlak. “Juga mengasah anak dengan kompetensi teknik. Bagaimana komunikasi, kerja sama, dan mengorganisasi dengan baik,” pungkas Isom melalui sambungan Zoom meeting.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kiprah alumni dalam dunia profesi menjadi salah satu kekuatan majunya lembaga sekolah. Hal ini pula yang menjadi salah satu jaminan bahwa lulusan lembaga pendidikan tersebut memiliki kualitas yang terjamin.

Salah satu lembaga dengan kualitas alumni yang luar biasa adalah MAN 2 Jember. Lembaga madrasah yang sebelumnya merupakan lembaga Pendidikan Guru Agama (PGA) ini telah melahirkan banyak alumni yang telah berkiprah di berbagai profesi.

Maka, untuk memperkukuh jalinan kekeluargaan antaralumni, MAN 2 Jember menggelar sarasehan yang bertema Mengembalikan Kejayaan PGAN Jember menuju Madrasah yang Bermartabat. Maksud dari sarasehan ini adalah untuk mengingatkan bahwa PGA Jember telah banyak berkontribusi untuk kemajuan madrasah.

Direktur pada Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Moh Isom mengungkapkan bahwa untuk menjadi madrasah hebat, setidaknya perlu melakukan fokus pada beberapa hal. Di antaranya memperhatikan aspek literasi dan numerasi. “Ada peningkatan literasi membaca, numerik, dan literasi sosial budaya. Membaca dalam artian yang lebih luas,” ungkapnya.

Namun, dari semua aspek itu, yang paling krusial adalah adanya peningkatan pendidikan berkarakter atau mengoptimalkan pendidikan akhlak. “Juga mengasah anak dengan kompetensi teknik. Bagaimana komunikasi, kerja sama, dan mengorganisasi dengan baik,” pungkas Isom melalui sambungan Zoom meeting.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kiprah alumni dalam dunia profesi menjadi salah satu kekuatan majunya lembaga sekolah. Hal ini pula yang menjadi salah satu jaminan bahwa lulusan lembaga pendidikan tersebut memiliki kualitas yang terjamin.

Salah satu lembaga dengan kualitas alumni yang luar biasa adalah MAN 2 Jember. Lembaga madrasah yang sebelumnya merupakan lembaga Pendidikan Guru Agama (PGA) ini telah melahirkan banyak alumni yang telah berkiprah di berbagai profesi.

Maka, untuk memperkukuh jalinan kekeluargaan antaralumni, MAN 2 Jember menggelar sarasehan yang bertema Mengembalikan Kejayaan PGAN Jember menuju Madrasah yang Bermartabat. Maksud dari sarasehan ini adalah untuk mengingatkan bahwa PGA Jember telah banyak berkontribusi untuk kemajuan madrasah.

Direktur pada Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Moh Isom mengungkapkan bahwa untuk menjadi madrasah hebat, setidaknya perlu melakukan fokus pada beberapa hal. Di antaranya memperhatikan aspek literasi dan numerasi. “Ada peningkatan literasi membaca, numerik, dan literasi sosial budaya. Membaca dalam artian yang lebih luas,” ungkapnya.

Namun, dari semua aspek itu, yang paling krusial adalah adanya peningkatan pendidikan berkarakter atau mengoptimalkan pendidikan akhlak. “Juga mengasah anak dengan kompetensi teknik. Bagaimana komunikasi, kerja sama, dan mengorganisasi dengan baik,” pungkas Isom melalui sambungan Zoom meeting.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/