alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Santri Nuris Angkat Trofi Juara Nasional Lomba Desain

Semangat dan kegigihan dua siswa SMK Nuris, Afif Abrori dan M Devito GS, mampu membanggakan dan mengharumkan nama Jember. Keduanya berhasil menyabet gelar juara desain di tingkat nasional.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prestasi santri Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, terus bertambah. Belum lama ini, dua siswa SMK Nuris mendapat penghargaan atas karya grafis yang bertemakan alam.  Dalam ajang Bio Event Competition (BEC) V 2021 yang diselenggarakan secara daring di salah satu kampus di Malang.

Kedua santri sekaligus siswa SMK Nuris Jember ini adalah Afif Abrori dan M. Devito GS. Keduanya berjuang keras untuk beradu kreativitas desain grafis dengan banyak siswa dari sekolah lain.

Afif Abrori menceritakan, ajang BEC V 2021 diikuti oleh banyak siswa dari sekolah-sekolah ternama di Indonesia. Namun, dia dan temannya, Devito, mengaku tidak pernah minder dalam persaingan adu skill dan kreativitas itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, lembaga pendidikan tempat menimba ilmu bukan indikator paten untuk bisa mencapai prestasi. Namun, keinginan kuat serta kesungguhan dalam meraihnya yang menjadi bagian penting dari proses. Terlebih, dirinya juga ditempa di Ponpes Nuris dan SMK Nuris yang banyak membimbingnya hingga meraih juara 2 di bidang desain tingkat nasional.

“Intinya semangat kami, karena banyak yang mendukung, utamanya pihak pesantren. Kalau semua mendukung, kami pasti bisa,” jelas Afif Abrori, yang sedang menempuh pendidikan SMK.

Teman Abrori, Vito, mengaku bahwa saat kompetisi dilakukan, diakuinya banyak siswa dari sekolah-sekolah ternama di Indonesia. Namun, dia dan Abrori yang telah digembleng menjadi santri dan siswa SMK Nuris yang kreatif tidak berkecil hati. “Bagi kami semuanya sama, yang membedakan mungkin usahanya, doanya juga. Karena hasil dari usaha pasti sama,” kata Vito.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prestasi santri Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, terus bertambah. Belum lama ini, dua siswa SMK Nuris mendapat penghargaan atas karya grafis yang bertemakan alam.  Dalam ajang Bio Event Competition (BEC) V 2021 yang diselenggarakan secara daring di salah satu kampus di Malang.

Kedua santri sekaligus siswa SMK Nuris Jember ini adalah Afif Abrori dan M. Devito GS. Keduanya berjuang keras untuk beradu kreativitas desain grafis dengan banyak siswa dari sekolah lain.

Afif Abrori menceritakan, ajang BEC V 2021 diikuti oleh banyak siswa dari sekolah-sekolah ternama di Indonesia. Namun, dia dan temannya, Devito, mengaku tidak pernah minder dalam persaingan adu skill dan kreativitas itu.

Menurutnya, lembaga pendidikan tempat menimba ilmu bukan indikator paten untuk bisa mencapai prestasi. Namun, keinginan kuat serta kesungguhan dalam meraihnya yang menjadi bagian penting dari proses. Terlebih, dirinya juga ditempa di Ponpes Nuris dan SMK Nuris yang banyak membimbingnya hingga meraih juara 2 di bidang desain tingkat nasional.

“Intinya semangat kami, karena banyak yang mendukung, utamanya pihak pesantren. Kalau semua mendukung, kami pasti bisa,” jelas Afif Abrori, yang sedang menempuh pendidikan SMK.

Teman Abrori, Vito, mengaku bahwa saat kompetisi dilakukan, diakuinya banyak siswa dari sekolah-sekolah ternama di Indonesia. Namun, dia dan Abrori yang telah digembleng menjadi santri dan siswa SMK Nuris yang kreatif tidak berkecil hati. “Bagi kami semuanya sama, yang membedakan mungkin usahanya, doanya juga. Karena hasil dari usaha pasti sama,” kata Vito.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prestasi santri Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, terus bertambah. Belum lama ini, dua siswa SMK Nuris mendapat penghargaan atas karya grafis yang bertemakan alam.  Dalam ajang Bio Event Competition (BEC) V 2021 yang diselenggarakan secara daring di salah satu kampus di Malang.

Kedua santri sekaligus siswa SMK Nuris Jember ini adalah Afif Abrori dan M. Devito GS. Keduanya berjuang keras untuk beradu kreativitas desain grafis dengan banyak siswa dari sekolah lain.

Afif Abrori menceritakan, ajang BEC V 2021 diikuti oleh banyak siswa dari sekolah-sekolah ternama di Indonesia. Namun, dia dan temannya, Devito, mengaku tidak pernah minder dalam persaingan adu skill dan kreativitas itu.

Menurutnya, lembaga pendidikan tempat menimba ilmu bukan indikator paten untuk bisa mencapai prestasi. Namun, keinginan kuat serta kesungguhan dalam meraihnya yang menjadi bagian penting dari proses. Terlebih, dirinya juga ditempa di Ponpes Nuris dan SMK Nuris yang banyak membimbingnya hingga meraih juara 2 di bidang desain tingkat nasional.

“Intinya semangat kami, karena banyak yang mendukung, utamanya pihak pesantren. Kalau semua mendukung, kami pasti bisa,” jelas Afif Abrori, yang sedang menempuh pendidikan SMK.

Teman Abrori, Vito, mengaku bahwa saat kompetisi dilakukan, diakuinya banyak siswa dari sekolah-sekolah ternama di Indonesia. Namun, dia dan Abrori yang telah digembleng menjadi santri dan siswa SMK Nuris yang kreatif tidak berkecil hati. “Bagi kami semuanya sama, yang membedakan mungkin usahanya, doanya juga. Karena hasil dari usaha pasti sama,” kata Vito.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/