alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Hadapi UTBK SBMPTN, Ini Pesan Wakil Rektor I Universitas Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Masa pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan segera berakhir, tepatnya di tanggal 15 April 2022. Selanjutnya para peserta bersiap mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang akan dilaksanakan 17 hingga 23 Mei 2022 untuk gelombang pertama. Sementara UTBK gelombang kedua akan digelar pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Prof Slamin berpesan kepada seluruh peserta UTBK SBMPTN 2022, agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk giat belajar. Pasalnya persaingan untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dipastikan lebih ketat daripada jalur SNMPTN mengingat peserta SBMPTN lebih banyak.

“Mumpung masih dalam suasana bulan Ramadan, manfaatkan puasa kali ini dengan giat belajar sekaligus berdoa agar niatan mulia untuk menempuh kuliah di PTN dikabulkan Allah SWT. Dan jangan lupa meminta restu orang tua sebab mereka lah yang akan membiayai Anda,” pesan Prof. Slamin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagai ilustrasi, Wakil Rektor I yang juga Ketua Panitia UTBK di Pusat UTBK Universitas Jember ini lalu membeberkan data peserta SBMPTN tahun 2021 lalu yang memilih Universitas Jember, jumlahnya ada 33.428 peserta, namun yang diterima hanya 3.834 orang saja.

BACA JUGA: Pasutri Wisuda Doktor di Unej

Guru besar di bidang Teori Graph ini lantas mengingatkan peserta UTBK SBMPTN untuk memperhatikan materi UTBK SBMPTN tahun ini yang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Letak perbedaannya ada pada materi Bahasa Inggris yang menjadi materi ujian tersendiri.

Dua materi ujian UTBK lainnya adalah materi ujian Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik. TPS akan menyajikan mata uji berupa penalaran umum, kemampuan kuantitatif, matematika dasar dan lainnya.

Sementara materi TPA meliputi materi keilmuan yang diajarkan di sekolah seperti biologi, fisika, kimia dan lainnya untuk kelompok ujian Saintek. Untuk kelompok ujian Soshum peserta akan menghadapi materi uji Ekonomi, Sosiologi serta lainnya untuk kelompok ujian Soshum.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Masa pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan segera berakhir, tepatnya di tanggal 15 April 2022. Selanjutnya para peserta bersiap mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang akan dilaksanakan 17 hingga 23 Mei 2022 untuk gelombang pertama. Sementara UTBK gelombang kedua akan digelar pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Prof Slamin berpesan kepada seluruh peserta UTBK SBMPTN 2022, agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk giat belajar. Pasalnya persaingan untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dipastikan lebih ketat daripada jalur SNMPTN mengingat peserta SBMPTN lebih banyak.

“Mumpung masih dalam suasana bulan Ramadan, manfaatkan puasa kali ini dengan giat belajar sekaligus berdoa agar niatan mulia untuk menempuh kuliah di PTN dikabulkan Allah SWT. Dan jangan lupa meminta restu orang tua sebab mereka lah yang akan membiayai Anda,” pesan Prof. Slamin.

Sebagai ilustrasi, Wakil Rektor I yang juga Ketua Panitia UTBK di Pusat UTBK Universitas Jember ini lalu membeberkan data peserta SBMPTN tahun 2021 lalu yang memilih Universitas Jember, jumlahnya ada 33.428 peserta, namun yang diterima hanya 3.834 orang saja.

BACA JUGA: Pasutri Wisuda Doktor di Unej

Guru besar di bidang Teori Graph ini lantas mengingatkan peserta UTBK SBMPTN untuk memperhatikan materi UTBK SBMPTN tahun ini yang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Letak perbedaannya ada pada materi Bahasa Inggris yang menjadi materi ujian tersendiri.

Dua materi ujian UTBK lainnya adalah materi ujian Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik. TPS akan menyajikan mata uji berupa penalaran umum, kemampuan kuantitatif, matematika dasar dan lainnya.

Sementara materi TPA meliputi materi keilmuan yang diajarkan di sekolah seperti biologi, fisika, kimia dan lainnya untuk kelompok ujian Saintek. Untuk kelompok ujian Soshum peserta akan menghadapi materi uji Ekonomi, Sosiologi serta lainnya untuk kelompok ujian Soshum.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Masa pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan segera berakhir, tepatnya di tanggal 15 April 2022. Selanjutnya para peserta bersiap mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang akan dilaksanakan 17 hingga 23 Mei 2022 untuk gelombang pertama. Sementara UTBK gelombang kedua akan digelar pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Prof Slamin berpesan kepada seluruh peserta UTBK SBMPTN 2022, agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk giat belajar. Pasalnya persaingan untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dipastikan lebih ketat daripada jalur SNMPTN mengingat peserta SBMPTN lebih banyak.

“Mumpung masih dalam suasana bulan Ramadan, manfaatkan puasa kali ini dengan giat belajar sekaligus berdoa agar niatan mulia untuk menempuh kuliah di PTN dikabulkan Allah SWT. Dan jangan lupa meminta restu orang tua sebab mereka lah yang akan membiayai Anda,” pesan Prof. Slamin.

Sebagai ilustrasi, Wakil Rektor I yang juga Ketua Panitia UTBK di Pusat UTBK Universitas Jember ini lalu membeberkan data peserta SBMPTN tahun 2021 lalu yang memilih Universitas Jember, jumlahnya ada 33.428 peserta, namun yang diterima hanya 3.834 orang saja.

BACA JUGA: Pasutri Wisuda Doktor di Unej

Guru besar di bidang Teori Graph ini lantas mengingatkan peserta UTBK SBMPTN untuk memperhatikan materi UTBK SBMPTN tahun ini yang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Letak perbedaannya ada pada materi Bahasa Inggris yang menjadi materi ujian tersendiri.

Dua materi ujian UTBK lainnya adalah materi ujian Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik. TPS akan menyajikan mata uji berupa penalaran umum, kemampuan kuantitatif, matematika dasar dan lainnya.

Sementara materi TPA meliputi materi keilmuan yang diajarkan di sekolah seperti biologi, fisika, kimia dan lainnya untuk kelompok ujian Saintek. Untuk kelompok ujian Soshum peserta akan menghadapi materi uji Ekonomi, Sosiologi serta lainnya untuk kelompok ujian Soshum.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/