alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Jaga Persatuan di Momen Pilkada

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada ) Kabupaten Jember tinggal menghitung hari. Untuk menyambutnya, Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief menegaskan agar warga Jember jangan sampai terpecah belah, terutama di momen lima tahunan tersebut.

Hal itu dilontarkan ketika menjadi narasumber dialog salah satu televisi swasta di ruang kerja wakil bupati. “Perbedaan pilihan itu biasa dan selalu terjadi ketika saat pilkada berlangsung. Karena beda pilihan, itu bagian dari demokrasi. Namun persatuan dan kesatuan harus tetap terpelihara,” paparnya.

Selain itu, Muqit meminta kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Jember untuk tidak melakukan black campaign atau kampanye hitam, karena hal itu bisa merusak citra pilkada dan mengarah pada perpecahan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada ) Kabupaten Jember tinggal menghitung hari. Untuk menyambutnya, Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief menegaskan agar warga Jember jangan sampai terpecah belah, terutama di momen lima tahunan tersebut.

Hal itu dilontarkan ketika menjadi narasumber dialog salah satu televisi swasta di ruang kerja wakil bupati. “Perbedaan pilihan itu biasa dan selalu terjadi ketika saat pilkada berlangsung. Karena beda pilihan, itu bagian dari demokrasi. Namun persatuan dan kesatuan harus tetap terpelihara,” paparnya.

Selain itu, Muqit meminta kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Jember untuk tidak melakukan black campaign atau kampanye hitam, karena hal itu bisa merusak citra pilkada dan mengarah pada perpecahan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada ) Kabupaten Jember tinggal menghitung hari. Untuk menyambutnya, Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief menegaskan agar warga Jember jangan sampai terpecah belah, terutama di momen lima tahunan tersebut.

Hal itu dilontarkan ketika menjadi narasumber dialog salah satu televisi swasta di ruang kerja wakil bupati. “Perbedaan pilihan itu biasa dan selalu terjadi ketika saat pilkada berlangsung. Karena beda pilihan, itu bagian dari demokrasi. Namun persatuan dan kesatuan harus tetap terpelihara,” paparnya.

Selain itu, Muqit meminta kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Jember untuk tidak melakukan black campaign atau kampanye hitam, karena hal itu bisa merusak citra pilkada dan mengarah pada perpecahan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/