29.3 C
Jember
Friday, 2 December 2022

 PWK Unej Gandeng Deputy Director Malaysia dan Perumda PDP Kahyangan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Kuliah Studio merupakan salah satu mata kuliah inti pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Jember (Unej). Pada mata kuliah ini, selain teori yang di ajarkan, juga memerlukan survei lapang.

BACA JUGA : Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

Pengalaman dalam survei langsung ke lapangan membuat mahasiswa paham betul akan objek yang akan direncanakan. “Salah satu output mata kuliah Studio adalah master plan untuk penataan kawasan,” tutur Ir Nunung Nuring Hayati ST MT, Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Unej.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, Nunung mengatakan, Jember merupakan salah satu kota yang identik dengan perkebunan dan pertanian. Maka dari itu, mahasiswa diajarkan menata master plan pertanian, selain tata kota secara umum. “Jadi, yang membedakan PWK Unej dengan lainnya adalah konsentrasi penataan kawasan pertanian industrial,” bebernya.

Prodi PWK Unej tertarik berkolaborasi dengan Perumda Perkebunan Kahyangan sebagai salah satu objek yang akan ditata. Perumda Perkebunan Kahyangan memiliki lima lokasi. yaitu Gunung Pasang, Sumber Pandan, Sumber Tenggulun, Sumber Wadung, dan Kali Merawan, serta merupakan aset daerah yang berpotensi untuk ditata dan dikembangkan.

PWK Unej juga berkolaborasi dengan Deputy Director (industrial linkage & commercialization) UiTM Shah Alam, Malaysia, Dr Siti Zaharah Ishak. “Yang salah satu research-nya tentang smart farming, sehingga kami saat ini berkolaborasi dengan ketiganya,” jelasnya.

Menandai kolaborasi ketiganya, PWK Unej langsung mengadakan kuliah lapang internasional pada Senin, 8 Agustus 2022, di salah satu lokasi Perumda Perkebunan Kahyangan Jember. Tema yang di angkat dalam kuliah internasional  itu “Konsep Sirkulasi Transportasi Pertanian dan Konsep Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Komoditas Kopi dan Karet”.

Dalam acara itu, mahasiswa PWK Unej terjun ke lokasi dan berdiskusi bersama Dr Siti Zaharah Ishak selaku Deputy Director (industrial linkage & commercialization) UiTM Shah Alam, Malaysia; Jajaran PDP Kahyangan, yaitu Moh. Izmaul Haqqi STP selaku direktur produksi, pemasaran, dan pengembangan Perumda Perkebunan Kahyangan Jember; serta para dosen PWK Unej.

“Ke depannya, semoga kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata. Memang sudah berbenah, tetapi perlu penataan kawasan lebih baik lagi,” tuturnya. (kr/mg3/c2/bud)

 

 

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Kuliah Studio merupakan salah satu mata kuliah inti pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Jember (Unej). Pada mata kuliah ini, selain teori yang di ajarkan, juga memerlukan survei lapang.

BACA JUGA : Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

Pengalaman dalam survei langsung ke lapangan membuat mahasiswa paham betul akan objek yang akan direncanakan. “Salah satu output mata kuliah Studio adalah master plan untuk penataan kawasan,” tutur Ir Nunung Nuring Hayati ST MT, Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Unej.

Lebih lanjut, Nunung mengatakan, Jember merupakan salah satu kota yang identik dengan perkebunan dan pertanian. Maka dari itu, mahasiswa diajarkan menata master plan pertanian, selain tata kota secara umum. “Jadi, yang membedakan PWK Unej dengan lainnya adalah konsentrasi penataan kawasan pertanian industrial,” bebernya.

Prodi PWK Unej tertarik berkolaborasi dengan Perumda Perkebunan Kahyangan sebagai salah satu objek yang akan ditata. Perumda Perkebunan Kahyangan memiliki lima lokasi. yaitu Gunung Pasang, Sumber Pandan, Sumber Tenggulun, Sumber Wadung, dan Kali Merawan, serta merupakan aset daerah yang berpotensi untuk ditata dan dikembangkan.

PWK Unej juga berkolaborasi dengan Deputy Director (industrial linkage & commercialization) UiTM Shah Alam, Malaysia, Dr Siti Zaharah Ishak. “Yang salah satu research-nya tentang smart farming, sehingga kami saat ini berkolaborasi dengan ketiganya,” jelasnya.

Menandai kolaborasi ketiganya, PWK Unej langsung mengadakan kuliah lapang internasional pada Senin, 8 Agustus 2022, di salah satu lokasi Perumda Perkebunan Kahyangan Jember. Tema yang di angkat dalam kuliah internasional  itu “Konsep Sirkulasi Transportasi Pertanian dan Konsep Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Komoditas Kopi dan Karet”.

Dalam acara itu, mahasiswa PWK Unej terjun ke lokasi dan berdiskusi bersama Dr Siti Zaharah Ishak selaku Deputy Director (industrial linkage & commercialization) UiTM Shah Alam, Malaysia; Jajaran PDP Kahyangan, yaitu Moh. Izmaul Haqqi STP selaku direktur produksi, pemasaran, dan pengembangan Perumda Perkebunan Kahyangan Jember; serta para dosen PWK Unej.

“Ke depannya, semoga kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata. Memang sudah berbenah, tetapi perlu penataan kawasan lebih baik lagi,” tuturnya. (kr/mg3/c2/bud)

 

 

KEPATIHAN, Radar Jember – Kuliah Studio merupakan salah satu mata kuliah inti pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Jember (Unej). Pada mata kuliah ini, selain teori yang di ajarkan, juga memerlukan survei lapang.

BACA JUGA : Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

Pengalaman dalam survei langsung ke lapangan membuat mahasiswa paham betul akan objek yang akan direncanakan. “Salah satu output mata kuliah Studio adalah master plan untuk penataan kawasan,” tutur Ir Nunung Nuring Hayati ST MT, Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Unej.

Lebih lanjut, Nunung mengatakan, Jember merupakan salah satu kota yang identik dengan perkebunan dan pertanian. Maka dari itu, mahasiswa diajarkan menata master plan pertanian, selain tata kota secara umum. “Jadi, yang membedakan PWK Unej dengan lainnya adalah konsentrasi penataan kawasan pertanian industrial,” bebernya.

Prodi PWK Unej tertarik berkolaborasi dengan Perumda Perkebunan Kahyangan sebagai salah satu objek yang akan ditata. Perumda Perkebunan Kahyangan memiliki lima lokasi. yaitu Gunung Pasang, Sumber Pandan, Sumber Tenggulun, Sumber Wadung, dan Kali Merawan, serta merupakan aset daerah yang berpotensi untuk ditata dan dikembangkan.

PWK Unej juga berkolaborasi dengan Deputy Director (industrial linkage & commercialization) UiTM Shah Alam, Malaysia, Dr Siti Zaharah Ishak. “Yang salah satu research-nya tentang smart farming, sehingga kami saat ini berkolaborasi dengan ketiganya,” jelasnya.

Menandai kolaborasi ketiganya, PWK Unej langsung mengadakan kuliah lapang internasional pada Senin, 8 Agustus 2022, di salah satu lokasi Perumda Perkebunan Kahyangan Jember. Tema yang di angkat dalam kuliah internasional  itu “Konsep Sirkulasi Transportasi Pertanian dan Konsep Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Komoditas Kopi dan Karet”.

Dalam acara itu, mahasiswa PWK Unej terjun ke lokasi dan berdiskusi bersama Dr Siti Zaharah Ishak selaku Deputy Director (industrial linkage & commercialization) UiTM Shah Alam, Malaysia; Jajaran PDP Kahyangan, yaitu Moh. Izmaul Haqqi STP selaku direktur produksi, pemasaran, dan pengembangan Perumda Perkebunan Kahyangan Jember; serta para dosen PWK Unej.

“Ke depannya, semoga kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata. Memang sudah berbenah, tetapi perlu penataan kawasan lebih baik lagi,” tuturnya. (kr/mg3/c2/bud)

 

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/