alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

UMM Deklarasikan Kampus Bersih Narkoba dan Anti Kekerasan Seksual

Mobile_AP_Rectangle 1

MALANG, RADARJEMBER.ID- Kampus Bersih dari Narkoba (Bersinar) dan anti Kekerasan Seksual merupakan suatu gerakan moral dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam rangka menjujung tinggi nilai-nilai etika. Begitulah sambutan pembuka Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. pada acara Deklarasi Kampus Bersinar. Kegiatan yang diinisisasi oleh UMM, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur (Jatim), dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jawa Timur ini diselenggarakan pada Sabtu (11/06) lalu.

Selain Rektor Kampus Putih UMM Dr. Fauzan, M.Pd. dan Ketua LLDikti Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA., hadir pula para pengurus KORPRI Jawa Timur. Salah satunya dr. Ivan Rovian, MKP. selaku Kepala Bagian Umum KORPRI Jawa Timur. Ketiganya bahu membahu dalam membangun sinergisitas dalam menciptakan Kampus bersih narkoba dan anti kekerasan seksual.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, pada sambutannya Fauzan mengatakan bahwa kampus merupakan suatu sistem akademik untuk menyiapkan generasi yang akan datang. Oleh karenanya, mencegah hal-hal negatif seperti narkoba dan kekerasan seksual merupakan salah satu tanggung jawab yang harus diemban oleh kampus. “Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan lembaga-lembaga terkait kepada UMM untuk melaunching program ini. Semoga kita dapat menjalankan amanah ini dengan baik ke depannya,” tandas Fauzan menegaskan.

Senada dengan Fauzan, Kassubag Umum Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang Yudha Wirawan, SE.,MM, menjelaskan bahwa Malang sebagai kota pendidikan, memiliki mobilisasi penduduk yang sangat tinggi. Saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19, ada ribuan mahasiswa yang datang ke Malang. Oleh karenanya, dengan adanya sinergitas ini, diharapkan dapat membantu BNN dalam pemberantasan narkoba dan kekerasan seksual.

- Advertisement -

MALANG, RADARJEMBER.ID- Kampus Bersih dari Narkoba (Bersinar) dan anti Kekerasan Seksual merupakan suatu gerakan moral dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam rangka menjujung tinggi nilai-nilai etika. Begitulah sambutan pembuka Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. pada acara Deklarasi Kampus Bersinar. Kegiatan yang diinisisasi oleh UMM, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur (Jatim), dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jawa Timur ini diselenggarakan pada Sabtu (11/06) lalu.

Selain Rektor Kampus Putih UMM Dr. Fauzan, M.Pd. dan Ketua LLDikti Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA., hadir pula para pengurus KORPRI Jawa Timur. Salah satunya dr. Ivan Rovian, MKP. selaku Kepala Bagian Umum KORPRI Jawa Timur. Ketiganya bahu membahu dalam membangun sinergisitas dalam menciptakan Kampus bersih narkoba dan anti kekerasan seksual.

Lebih lanjut, pada sambutannya Fauzan mengatakan bahwa kampus merupakan suatu sistem akademik untuk menyiapkan generasi yang akan datang. Oleh karenanya, mencegah hal-hal negatif seperti narkoba dan kekerasan seksual merupakan salah satu tanggung jawab yang harus diemban oleh kampus. “Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan lembaga-lembaga terkait kepada UMM untuk melaunching program ini. Semoga kita dapat menjalankan amanah ini dengan baik ke depannya,” tandas Fauzan menegaskan.

Senada dengan Fauzan, Kassubag Umum Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang Yudha Wirawan, SE.,MM, menjelaskan bahwa Malang sebagai kota pendidikan, memiliki mobilisasi penduduk yang sangat tinggi. Saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19, ada ribuan mahasiswa yang datang ke Malang. Oleh karenanya, dengan adanya sinergitas ini, diharapkan dapat membantu BNN dalam pemberantasan narkoba dan kekerasan seksual.

MALANG, RADARJEMBER.ID- Kampus Bersih dari Narkoba (Bersinar) dan anti Kekerasan Seksual merupakan suatu gerakan moral dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam rangka menjujung tinggi nilai-nilai etika. Begitulah sambutan pembuka Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. pada acara Deklarasi Kampus Bersinar. Kegiatan yang diinisisasi oleh UMM, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur (Jatim), dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jawa Timur ini diselenggarakan pada Sabtu (11/06) lalu.

Selain Rektor Kampus Putih UMM Dr. Fauzan, M.Pd. dan Ketua LLDikti Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA., hadir pula para pengurus KORPRI Jawa Timur. Salah satunya dr. Ivan Rovian, MKP. selaku Kepala Bagian Umum KORPRI Jawa Timur. Ketiganya bahu membahu dalam membangun sinergisitas dalam menciptakan Kampus bersih narkoba dan anti kekerasan seksual.

Lebih lanjut, pada sambutannya Fauzan mengatakan bahwa kampus merupakan suatu sistem akademik untuk menyiapkan generasi yang akan datang. Oleh karenanya, mencegah hal-hal negatif seperti narkoba dan kekerasan seksual merupakan salah satu tanggung jawab yang harus diemban oleh kampus. “Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan lembaga-lembaga terkait kepada UMM untuk melaunching program ini. Semoga kita dapat menjalankan amanah ini dengan baik ke depannya,” tandas Fauzan menegaskan.

Senada dengan Fauzan, Kassubag Umum Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang Yudha Wirawan, SE.,MM, menjelaskan bahwa Malang sebagai kota pendidikan, memiliki mobilisasi penduduk yang sangat tinggi. Saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19, ada ribuan mahasiswa yang datang ke Malang. Oleh karenanya, dengan adanya sinergitas ini, diharapkan dapat membantu BNN dalam pemberantasan narkoba dan kekerasan seksual.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/