alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Bikin Game Edukasi, Kampanyekan Kelestarian Mangrove di Jember

Penelitian Siswa SMP Nuris Jember ini cukup inspiratif. Berangkat dari kondisi lingkungan di Jember, mereka tergerak meneliti keberadaan mangrove. Bahkan karya itu dituangkan dalam bentuk game edukasi, hingga dinobatkan sebagai juara dalam event lomba karya tulis ilmiah atau LKTI.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siswa SMP Nuris Jember kembali mencatatkan nama di ajang Natural Science Education Fair atau NASA Fair LKTI 2020. Dalam lomba yang digelar oleh Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, mereka bersaing dengan berbagai peserta dari SMP-MTs sederajat se-Jawa. Hasilnya, mereka berhasil menyabet juara II.

Ketiga siswa jenius itu masing-masing adalah  M Rahmatan Lil Alamin dari kelas VII G, lalu Ega Maulana Fadhila dari kelas VIII G, dan Ahmad Nurohman Fais dari kelas VIII G. Dalam LKTI itu, ketiganya mengangkat karya yang cukup inspiratif, berjudul Perancangan Game Great Forest untuk Edukasi Flora Fauna Mangrove.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiganya menjelaskan maksud dari karya ilmiah tersebut. Ega Maulana selaku ketua tim mengatakan, karya ilmiah yang dihasilkan itu berangkat dari kondisi dan keberadaan mangrove di Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mereka menilai, selama ini mangrove di Jember masih sedikit ditemui di sekitar sempadan pantai. Padahal, manfaat mangrove itu sangat besar. “Banyak manfaatnya, mencegah abrasi, memecah ombak atau tsunami, tempat hidup flora fauna dan biota laut lainnya,” jelas Ega.

Berangkat dari latar belakang itulah, lanjut dia, ide penulisan karya didesain menggunakan game edukasi. Teknik ini agar mudah dipelajari dan dipahami sekalipun oleh anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. “Jadi, dalam game itu ada materi, lalu kami selipkan soal-soal juga yang terdiri atas jenis biota sekitar mangrove,” tambah M Rahmatan Lil Alamin, inisiator game edukasi mangrove tersebut.

Menurut Atan, sapaan akrabnya, meski ide muncul dari dirinya, namun dalam mengembangkan ide tersebut, mereka lakukan bersama-sama dengan dampingan guru SMP Nuris Jember. Ia menilai, judulnya sengaja bertema hutan yang menakjubkan (great forest). Sebab, selama ini banyak masyarakat yang masih menganggap sebelah mata keberadaan dan manfaat mangrove yang begitu besar itu.

Selain menjadi habitat biota laut di sekitarnya, kata Atan, buah dan daun mangrove juga bisa diolah untuk berbagai kebutuhan. “Karenanya, kami mengangkat tema ini. Tujuannya agar masyarakat tahu manfaat mangrove sangat besar sekali,” tambahnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siswa SMP Nuris Jember kembali mencatatkan nama di ajang Natural Science Education Fair atau NASA Fair LKTI 2020. Dalam lomba yang digelar oleh Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, mereka bersaing dengan berbagai peserta dari SMP-MTs sederajat se-Jawa. Hasilnya, mereka berhasil menyabet juara II.

Ketiga siswa jenius itu masing-masing adalah  M Rahmatan Lil Alamin dari kelas VII G, lalu Ega Maulana Fadhila dari kelas VIII G, dan Ahmad Nurohman Fais dari kelas VIII G. Dalam LKTI itu, ketiganya mengangkat karya yang cukup inspiratif, berjudul Perancangan Game Great Forest untuk Edukasi Flora Fauna Mangrove.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiganya menjelaskan maksud dari karya ilmiah tersebut. Ega Maulana selaku ketua tim mengatakan, karya ilmiah yang dihasilkan itu berangkat dari kondisi dan keberadaan mangrove di Jember.

Mereka menilai, selama ini mangrove di Jember masih sedikit ditemui di sekitar sempadan pantai. Padahal, manfaat mangrove itu sangat besar. “Banyak manfaatnya, mencegah abrasi, memecah ombak atau tsunami, tempat hidup flora fauna dan biota laut lainnya,” jelas Ega.

Berangkat dari latar belakang itulah, lanjut dia, ide penulisan karya didesain menggunakan game edukasi. Teknik ini agar mudah dipelajari dan dipahami sekalipun oleh anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. “Jadi, dalam game itu ada materi, lalu kami selipkan soal-soal juga yang terdiri atas jenis biota sekitar mangrove,” tambah M Rahmatan Lil Alamin, inisiator game edukasi mangrove tersebut.

Menurut Atan, sapaan akrabnya, meski ide muncul dari dirinya, namun dalam mengembangkan ide tersebut, mereka lakukan bersama-sama dengan dampingan guru SMP Nuris Jember. Ia menilai, judulnya sengaja bertema hutan yang menakjubkan (great forest). Sebab, selama ini banyak masyarakat yang masih menganggap sebelah mata keberadaan dan manfaat mangrove yang begitu besar itu.

Selain menjadi habitat biota laut di sekitarnya, kata Atan, buah dan daun mangrove juga bisa diolah untuk berbagai kebutuhan. “Karenanya, kami mengangkat tema ini. Tujuannya agar masyarakat tahu manfaat mangrove sangat besar sekali,” tambahnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siswa SMP Nuris Jember kembali mencatatkan nama di ajang Natural Science Education Fair atau NASA Fair LKTI 2020. Dalam lomba yang digelar oleh Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, mereka bersaing dengan berbagai peserta dari SMP-MTs sederajat se-Jawa. Hasilnya, mereka berhasil menyabet juara II.

Ketiga siswa jenius itu masing-masing adalah  M Rahmatan Lil Alamin dari kelas VII G, lalu Ega Maulana Fadhila dari kelas VIII G, dan Ahmad Nurohman Fais dari kelas VIII G. Dalam LKTI itu, ketiganya mengangkat karya yang cukup inspiratif, berjudul Perancangan Game Great Forest untuk Edukasi Flora Fauna Mangrove.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiganya menjelaskan maksud dari karya ilmiah tersebut. Ega Maulana selaku ketua tim mengatakan, karya ilmiah yang dihasilkan itu berangkat dari kondisi dan keberadaan mangrove di Jember.

Mereka menilai, selama ini mangrove di Jember masih sedikit ditemui di sekitar sempadan pantai. Padahal, manfaat mangrove itu sangat besar. “Banyak manfaatnya, mencegah abrasi, memecah ombak atau tsunami, tempat hidup flora fauna dan biota laut lainnya,” jelas Ega.

Berangkat dari latar belakang itulah, lanjut dia, ide penulisan karya didesain menggunakan game edukasi. Teknik ini agar mudah dipelajari dan dipahami sekalipun oleh anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. “Jadi, dalam game itu ada materi, lalu kami selipkan soal-soal juga yang terdiri atas jenis biota sekitar mangrove,” tambah M Rahmatan Lil Alamin, inisiator game edukasi mangrove tersebut.

Menurut Atan, sapaan akrabnya, meski ide muncul dari dirinya, namun dalam mengembangkan ide tersebut, mereka lakukan bersama-sama dengan dampingan guru SMP Nuris Jember. Ia menilai, judulnya sengaja bertema hutan yang menakjubkan (great forest). Sebab, selama ini banyak masyarakat yang masih menganggap sebelah mata keberadaan dan manfaat mangrove yang begitu besar itu.

Selain menjadi habitat biota laut di sekitarnya, kata Atan, buah dan daun mangrove juga bisa diolah untuk berbagai kebutuhan. “Karenanya, kami mengangkat tema ini. Tujuannya agar masyarakat tahu manfaat mangrove sangat besar sekali,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/