alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

PT BIS Terpilih sebagai Perumahan MBR Raih Penghargaan REI Excellent Award

Mobile_AP_Rectangle 1

DITOTRUNAN, RadarJember.Id – Memiliki hunian yang berkualitas di Lumajang merupakan dambaan semua orang. Apalagi perumahan tersebut sudah pernah menyabet beberapa penghargaan di tingkat nasional. Kualitas dan kelayakannya tidak perlu diragukan lagi. Seperti halnya perumahan di bawah naungan PT Bintang Indonesia Sentosa (PT BIS) Lumajang.

Bulan Desember lalu, dua perumahan mendapat penghargaan “Outstanding Achievement” kategori Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penghargaan itu diterima saat penganugerahan REI Excellence Awards di Jakarta. Sebagai pengembang, PT BIS sangat mengutamakan penyediaan kebutuhan dasar secara normatif bagi calon penghuninya.

“Kami bersyukur The Hasanah Residence dan Adara Park (The Hasanah Residence Tahap II) terpilih menjadi salah satu perumahan MBR. Meski perumahan subsidi, syarat layak huni menjadi priorotas utama. Seperti bersih, aman, sehat, serta nuansa alam pedesaan yang alami nan-mempesona. Kami berharap penghuni merasa nyaman, damai, dan tenteram,” kata Direktur Utama PT Bintang Indonesia Sentosa (BIS), H. Imam Mashadi,SE.

Mobile_AP_Rectangle 2

Imam menjelaskan persyaratan untuk rumah MBR sangat ketat. Tentu hal tersebut sangat berdampak pada program pembangunan sejuta rumah. Belum lagi persyaratan listrik PLN harus sudah terpasang dan pembangunan jalan di kawasan perumahan sudah harus selesai. Sementara persyaratan bagi pembeli berpenghasilan maksimal delapan juta rupiah. Sehingga perlu ada upaya pemerintah untuk melonggarkan aturan tersebut.

- Advertisement -

DITOTRUNAN, RadarJember.Id – Memiliki hunian yang berkualitas di Lumajang merupakan dambaan semua orang. Apalagi perumahan tersebut sudah pernah menyabet beberapa penghargaan di tingkat nasional. Kualitas dan kelayakannya tidak perlu diragukan lagi. Seperti halnya perumahan di bawah naungan PT Bintang Indonesia Sentosa (PT BIS) Lumajang.

Bulan Desember lalu, dua perumahan mendapat penghargaan “Outstanding Achievement” kategori Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penghargaan itu diterima saat penganugerahan REI Excellence Awards di Jakarta. Sebagai pengembang, PT BIS sangat mengutamakan penyediaan kebutuhan dasar secara normatif bagi calon penghuninya.

“Kami bersyukur The Hasanah Residence dan Adara Park (The Hasanah Residence Tahap II) terpilih menjadi salah satu perumahan MBR. Meski perumahan subsidi, syarat layak huni menjadi priorotas utama. Seperti bersih, aman, sehat, serta nuansa alam pedesaan yang alami nan-mempesona. Kami berharap penghuni merasa nyaman, damai, dan tenteram,” kata Direktur Utama PT Bintang Indonesia Sentosa (BIS), H. Imam Mashadi,SE.

Imam menjelaskan persyaratan untuk rumah MBR sangat ketat. Tentu hal tersebut sangat berdampak pada program pembangunan sejuta rumah. Belum lagi persyaratan listrik PLN harus sudah terpasang dan pembangunan jalan di kawasan perumahan sudah harus selesai. Sementara persyaratan bagi pembeli berpenghasilan maksimal delapan juta rupiah. Sehingga perlu ada upaya pemerintah untuk melonggarkan aturan tersebut.

DITOTRUNAN, RadarJember.Id – Memiliki hunian yang berkualitas di Lumajang merupakan dambaan semua orang. Apalagi perumahan tersebut sudah pernah menyabet beberapa penghargaan di tingkat nasional. Kualitas dan kelayakannya tidak perlu diragukan lagi. Seperti halnya perumahan di bawah naungan PT Bintang Indonesia Sentosa (PT BIS) Lumajang.

Bulan Desember lalu, dua perumahan mendapat penghargaan “Outstanding Achievement” kategori Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penghargaan itu diterima saat penganugerahan REI Excellence Awards di Jakarta. Sebagai pengembang, PT BIS sangat mengutamakan penyediaan kebutuhan dasar secara normatif bagi calon penghuninya.

“Kami bersyukur The Hasanah Residence dan Adara Park (The Hasanah Residence Tahap II) terpilih menjadi salah satu perumahan MBR. Meski perumahan subsidi, syarat layak huni menjadi priorotas utama. Seperti bersih, aman, sehat, serta nuansa alam pedesaan yang alami nan-mempesona. Kami berharap penghuni merasa nyaman, damai, dan tenteram,” kata Direktur Utama PT Bintang Indonesia Sentosa (BIS), H. Imam Mashadi,SE.

Imam menjelaskan persyaratan untuk rumah MBR sangat ketat. Tentu hal tersebut sangat berdampak pada program pembangunan sejuta rumah. Belum lagi persyaratan listrik PLN harus sudah terpasang dan pembangunan jalan di kawasan perumahan sudah harus selesai. Sementara persyaratan bagi pembeli berpenghasilan maksimal delapan juta rupiah. Sehingga perlu ada upaya pemerintah untuk melonggarkan aturan tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/