alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Hari Ritel Nasional 2021, Mendag Ingatkan Jangan Kendor Lawan Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER RADARJEMBER.ID – Pandemi yang telah berdampak keterpurukan perekonomian. Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat tidak boleh kendor dalam menangani Covid-19. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa pemerintah terus berusaha menjaga momentum daya beli untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Mendag saat membuka acara Hari Ritel Nasional ke-2 Tahun 2021 dengan tema “Ritel Tangguh, UMKM Maju, Indonesia Bangkit” yang diselenggarakan pada Kamis (11/11).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saat ini kita bersama-sama mencari ekuilibrium baru pasca Covid-19. Salah satunya dengan menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga supaya perekonomian Indonesia bisa tetap tumbuh dan sehat. Hari Ritel Nasional diharapkan menjadi hari kebangkitan ekonomi Indonesia. Kita harus bisa bangkit dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Mendag.

Konsumsi masyarakat, lanjut Mendag, menyumbang produk domestik bruto (PDB) terbesar untuk negara. Pada 2020, konsumsi masyarakat mencapai 57,66 persen dari PDB. “Artinya, konsumen Indonesia berperan besar dalam mendorong perekonomian nasional,” tuturnya.

Mendag menuturkan, pada September 2021, indeks kepercayaan konsumen mencapai 95,5 persen dan pada Oktober 2021 mencapai 113 persen. “Angka kenaikan ini merupakan hasil komitmen Kemendag bersama seluruh asosiasi mal dan pusat belanja untuk kembali membuka mal dan pusat perbelanjaan, khususnya jika dibandingkan dengan indeks kepercayaan masyarakat pada Agustus 2021 sebesar 77,3 persen,” jelas Mendag.

- Advertisement -

JEMBER RADARJEMBER.ID – Pandemi yang telah berdampak keterpurukan perekonomian. Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat tidak boleh kendor dalam menangani Covid-19. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa pemerintah terus berusaha menjaga momentum daya beli untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Mendag saat membuka acara Hari Ritel Nasional ke-2 Tahun 2021 dengan tema “Ritel Tangguh, UMKM Maju, Indonesia Bangkit” yang diselenggarakan pada Kamis (11/11).

“Saat ini kita bersama-sama mencari ekuilibrium baru pasca Covid-19. Salah satunya dengan menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga supaya perekonomian Indonesia bisa tetap tumbuh dan sehat. Hari Ritel Nasional diharapkan menjadi hari kebangkitan ekonomi Indonesia. Kita harus bisa bangkit dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Mendag.

Konsumsi masyarakat, lanjut Mendag, menyumbang produk domestik bruto (PDB) terbesar untuk negara. Pada 2020, konsumsi masyarakat mencapai 57,66 persen dari PDB. “Artinya, konsumen Indonesia berperan besar dalam mendorong perekonomian nasional,” tuturnya.

Mendag menuturkan, pada September 2021, indeks kepercayaan konsumen mencapai 95,5 persen dan pada Oktober 2021 mencapai 113 persen. “Angka kenaikan ini merupakan hasil komitmen Kemendag bersama seluruh asosiasi mal dan pusat belanja untuk kembali membuka mal dan pusat perbelanjaan, khususnya jika dibandingkan dengan indeks kepercayaan masyarakat pada Agustus 2021 sebesar 77,3 persen,” jelas Mendag.

JEMBER RADARJEMBER.ID – Pandemi yang telah berdampak keterpurukan perekonomian. Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat tidak boleh kendor dalam menangani Covid-19. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa pemerintah terus berusaha menjaga momentum daya beli untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Mendag saat membuka acara Hari Ritel Nasional ke-2 Tahun 2021 dengan tema “Ritel Tangguh, UMKM Maju, Indonesia Bangkit” yang diselenggarakan pada Kamis (11/11).

“Saat ini kita bersama-sama mencari ekuilibrium baru pasca Covid-19. Salah satunya dengan menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga supaya perekonomian Indonesia bisa tetap tumbuh dan sehat. Hari Ritel Nasional diharapkan menjadi hari kebangkitan ekonomi Indonesia. Kita harus bisa bangkit dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Mendag.

Konsumsi masyarakat, lanjut Mendag, menyumbang produk domestik bruto (PDB) terbesar untuk negara. Pada 2020, konsumsi masyarakat mencapai 57,66 persen dari PDB. “Artinya, konsumen Indonesia berperan besar dalam mendorong perekonomian nasional,” tuturnya.

Mendag menuturkan, pada September 2021, indeks kepercayaan konsumen mencapai 95,5 persen dan pada Oktober 2021 mencapai 113 persen. “Angka kenaikan ini merupakan hasil komitmen Kemendag bersama seluruh asosiasi mal dan pusat belanja untuk kembali membuka mal dan pusat perbelanjaan, khususnya jika dibandingkan dengan indeks kepercayaan masyarakat pada Agustus 2021 sebesar 77,3 persen,” jelas Mendag.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/