alexametrics
29.3 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Sepakat Mengusung Jember Ramah Usaha

UM Jember Upayakan Pengembangan Potensi Daerah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peran perguruan tinggi sebagai lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat diejawantahkan ke berbagai hal. Salah satunya pengembangan potensi lokal daerah yang selama ini masih dirasa belum tersentuh optimal. Termasuk potensi dunia usaha di Jember.

Hal itu ditegaskan Universitas Muhammadiyah Jember saat menggelar dialog dengan Pemkab Jember secara live di RRI Jember, Rabu (10/3) sore kemarin. Rektor UM Jember Dr Hanafi mengatakan, potensi Jember selama ini masih cukup besar untuk terus dieksplorasi. Termasuk salah satunya di dunia usaha.

Karenanya, dia melihat, UM Jember sebagai sebuah perguruan tinggi juga perlu menjalin komunikasi dengan berbagai pelaku di dunia usaha. Salah satunya yang sudah dilakukan yakni bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Wilayah Jawa Timur. “Ini menjadi salah satu aksi untuk menyiapkan lulusan yang bisa masuk ke dunia usaha atau industri,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, lanjut Hanafi, langkah tersebut juga selaras dengan implementasi dari Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini dijalankan UM Jember. Dengan program magang dua semester di dunia usaha atau industri, Hanafi optimistis lulusan yang dihasilkan akan memenuhi kebutuhan para stakeholder dunia usaha dan industri. “Lulusan harus sesuai dan siap masuk ke dunia usaha atau industri,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jember Mirfano menambahkan, peran perguruan tinggi dalam menggeliatkan dunia usaha saat pandemi dirasa sangat diperlukan. Ia menilai, semua institusi harus jadi menara api bagi investor sekitarnya, untuk mewujudkan Jember ramah pengusaha,” katanya.

Dalam siaran langsung yang dipandu Tedy Junianto itu pula, Mirfano menilai, potensi yang dimiliki Jember selama ini sebenarnya tidak kalah dengan daerah atau kota lain. Contoh nyata seperti edamame, yang sampai diekspor ke Jepang, sekaligus menjadikan edamame Jember sebagai satu-satunya di Indonesia yang tembus pasar mancanegara.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peran perguruan tinggi sebagai lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat diejawantahkan ke berbagai hal. Salah satunya pengembangan potensi lokal daerah yang selama ini masih dirasa belum tersentuh optimal. Termasuk potensi dunia usaha di Jember.

Hal itu ditegaskan Universitas Muhammadiyah Jember saat menggelar dialog dengan Pemkab Jember secara live di RRI Jember, Rabu (10/3) sore kemarin. Rektor UM Jember Dr Hanafi mengatakan, potensi Jember selama ini masih cukup besar untuk terus dieksplorasi. Termasuk salah satunya di dunia usaha.

Karenanya, dia melihat, UM Jember sebagai sebuah perguruan tinggi juga perlu menjalin komunikasi dengan berbagai pelaku di dunia usaha. Salah satunya yang sudah dilakukan yakni bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Wilayah Jawa Timur. “Ini menjadi salah satu aksi untuk menyiapkan lulusan yang bisa masuk ke dunia usaha atau industri,” bebernya.

Selain itu, lanjut Hanafi, langkah tersebut juga selaras dengan implementasi dari Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini dijalankan UM Jember. Dengan program magang dua semester di dunia usaha atau industri, Hanafi optimistis lulusan yang dihasilkan akan memenuhi kebutuhan para stakeholder dunia usaha dan industri. “Lulusan harus sesuai dan siap masuk ke dunia usaha atau industri,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jember Mirfano menambahkan, peran perguruan tinggi dalam menggeliatkan dunia usaha saat pandemi dirasa sangat diperlukan. Ia menilai, semua institusi harus jadi menara api bagi investor sekitarnya, untuk mewujudkan Jember ramah pengusaha,” katanya.

Dalam siaran langsung yang dipandu Tedy Junianto itu pula, Mirfano menilai, potensi yang dimiliki Jember selama ini sebenarnya tidak kalah dengan daerah atau kota lain. Contoh nyata seperti edamame, yang sampai diekspor ke Jepang, sekaligus menjadikan edamame Jember sebagai satu-satunya di Indonesia yang tembus pasar mancanegara.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peran perguruan tinggi sebagai lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat diejawantahkan ke berbagai hal. Salah satunya pengembangan potensi lokal daerah yang selama ini masih dirasa belum tersentuh optimal. Termasuk potensi dunia usaha di Jember.

Hal itu ditegaskan Universitas Muhammadiyah Jember saat menggelar dialog dengan Pemkab Jember secara live di RRI Jember, Rabu (10/3) sore kemarin. Rektor UM Jember Dr Hanafi mengatakan, potensi Jember selama ini masih cukup besar untuk terus dieksplorasi. Termasuk salah satunya di dunia usaha.

Karenanya, dia melihat, UM Jember sebagai sebuah perguruan tinggi juga perlu menjalin komunikasi dengan berbagai pelaku di dunia usaha. Salah satunya yang sudah dilakukan yakni bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Wilayah Jawa Timur. “Ini menjadi salah satu aksi untuk menyiapkan lulusan yang bisa masuk ke dunia usaha atau industri,” bebernya.

Selain itu, lanjut Hanafi, langkah tersebut juga selaras dengan implementasi dari Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini dijalankan UM Jember. Dengan program magang dua semester di dunia usaha atau industri, Hanafi optimistis lulusan yang dihasilkan akan memenuhi kebutuhan para stakeholder dunia usaha dan industri. “Lulusan harus sesuai dan siap masuk ke dunia usaha atau industri,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jember Mirfano menambahkan, peran perguruan tinggi dalam menggeliatkan dunia usaha saat pandemi dirasa sangat diperlukan. Ia menilai, semua institusi harus jadi menara api bagi investor sekitarnya, untuk mewujudkan Jember ramah pengusaha,” katanya.

Dalam siaran langsung yang dipandu Tedy Junianto itu pula, Mirfano menilai, potensi yang dimiliki Jember selama ini sebenarnya tidak kalah dengan daerah atau kota lain. Contoh nyata seperti edamame, yang sampai diekspor ke Jepang, sekaligus menjadikan edamame Jember sebagai satu-satunya di Indonesia yang tembus pasar mancanegara.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/