alexametrics
24.4 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Jadikan Jember Sentra Kelengkeng Terbaik

Mobile_AP_Rectangle 1

ARJASA, Radar Jember – Jika sebelumnya dikenal sebagai kebun buah naga, dataran tinggi puncak Rembangan yang terletak di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, mulai hari ini akan dikenal sebagai kebun buah kelengkeng Jember Super (Jemsu). Kelengkeng varietas unggul hasil temuan salah satu akademisi asal Jember, yakni Dr Teguh.

Selasa (8/2) siang, Bupati Jember Hendy Siswanto secara simbolis menandatangani MoU dengan PT Karya Dunia Impian (KDI) untuk bersama-sama menanam bibit pohon kelengkeng Jemsu di lahan bekas kebun buah naga tersebut. Tentu tak sendiri, Hendy saat itu juga ditemani oleh segenap OPD lingkungan Pemkab Jember, termasuk Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember.

Pemilihan pohon kelengkeng sebagai pengganti pohon buah naga itu didasari oleh banyak hal. Pertama, kebun buah naga yang ada sebelumnya telah berusia 20 tahun, sehingga sudah tidak produktif lagi. Kedua, Hendy menginginkan agar penemuan kelengkeng oleh warga Jember itu bisa diklaim menjadi ciri khas Jember. 

Mobile_AP_Rectangle 2

Kemudian yang ketiga, sebagai bibit dengan varietas unggul, kelengkeng Jemsu memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Terutama dalam menjadikan Jember sebagai sentra penghasil kelengkeng terbaik di Indonesia.

Menurut dia, dengan keinginan tersebut, tentu akan membawa banyak manfaat bagi warga sekitar. Misalnya, menjadi contoh untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam kelengkeng. Kemudian, mengedukasi warga tentang perawatan kelengkeng. Bahkan juga bisa menjadi jujukan wisata bagi warga lokal maupun luar daerah. “Kami memberikan contoh, edukasi, dan berwisata. Jadi, ada multiplier effect dari kelengkeng Jemsu ini,” ungkapnya seusai menanam bibit tanaman dengan kualitas unggul tersebut.

- Advertisement -

ARJASA, Radar Jember – Jika sebelumnya dikenal sebagai kebun buah naga, dataran tinggi puncak Rembangan yang terletak di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, mulai hari ini akan dikenal sebagai kebun buah kelengkeng Jember Super (Jemsu). Kelengkeng varietas unggul hasil temuan salah satu akademisi asal Jember, yakni Dr Teguh.

Selasa (8/2) siang, Bupati Jember Hendy Siswanto secara simbolis menandatangani MoU dengan PT Karya Dunia Impian (KDI) untuk bersama-sama menanam bibit pohon kelengkeng Jemsu di lahan bekas kebun buah naga tersebut. Tentu tak sendiri, Hendy saat itu juga ditemani oleh segenap OPD lingkungan Pemkab Jember, termasuk Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember.

Pemilihan pohon kelengkeng sebagai pengganti pohon buah naga itu didasari oleh banyak hal. Pertama, kebun buah naga yang ada sebelumnya telah berusia 20 tahun, sehingga sudah tidak produktif lagi. Kedua, Hendy menginginkan agar penemuan kelengkeng oleh warga Jember itu bisa diklaim menjadi ciri khas Jember. 

Kemudian yang ketiga, sebagai bibit dengan varietas unggul, kelengkeng Jemsu memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Terutama dalam menjadikan Jember sebagai sentra penghasil kelengkeng terbaik di Indonesia.

Menurut dia, dengan keinginan tersebut, tentu akan membawa banyak manfaat bagi warga sekitar. Misalnya, menjadi contoh untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam kelengkeng. Kemudian, mengedukasi warga tentang perawatan kelengkeng. Bahkan juga bisa menjadi jujukan wisata bagi warga lokal maupun luar daerah. “Kami memberikan contoh, edukasi, dan berwisata. Jadi, ada multiplier effect dari kelengkeng Jemsu ini,” ungkapnya seusai menanam bibit tanaman dengan kualitas unggul tersebut.

ARJASA, Radar Jember – Jika sebelumnya dikenal sebagai kebun buah naga, dataran tinggi puncak Rembangan yang terletak di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, mulai hari ini akan dikenal sebagai kebun buah kelengkeng Jember Super (Jemsu). Kelengkeng varietas unggul hasil temuan salah satu akademisi asal Jember, yakni Dr Teguh.

Selasa (8/2) siang, Bupati Jember Hendy Siswanto secara simbolis menandatangani MoU dengan PT Karya Dunia Impian (KDI) untuk bersama-sama menanam bibit pohon kelengkeng Jemsu di lahan bekas kebun buah naga tersebut. Tentu tak sendiri, Hendy saat itu juga ditemani oleh segenap OPD lingkungan Pemkab Jember, termasuk Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember.

Pemilihan pohon kelengkeng sebagai pengganti pohon buah naga itu didasari oleh banyak hal. Pertama, kebun buah naga yang ada sebelumnya telah berusia 20 tahun, sehingga sudah tidak produktif lagi. Kedua, Hendy menginginkan agar penemuan kelengkeng oleh warga Jember itu bisa diklaim menjadi ciri khas Jember. 

Kemudian yang ketiga, sebagai bibit dengan varietas unggul, kelengkeng Jemsu memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Terutama dalam menjadikan Jember sebagai sentra penghasil kelengkeng terbaik di Indonesia.

Menurut dia, dengan keinginan tersebut, tentu akan membawa banyak manfaat bagi warga sekitar. Misalnya, menjadi contoh untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam kelengkeng. Kemudian, mengedukasi warga tentang perawatan kelengkeng. Bahkan juga bisa menjadi jujukan wisata bagi warga lokal maupun luar daerah. “Kami memberikan contoh, edukasi, dan berwisata. Jadi, ada multiplier effect dari kelengkeng Jemsu ini,” ungkapnya seusai menanam bibit tanaman dengan kualitas unggul tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/