alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

SDM Unggul Kunci Pemulihan Ekonomi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pembangunan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Pembangunan SDM perlu ditekankan karena persaingan di masa mendatang akan lebih ketat dan sengit.

Namun, pandemi Covid-19 bukan hanya menghadirkan masalah kesehatan, tetapi telah menciptakan tantangan baru pada sektor sosial dan ekonomi di banyak negara, termasuk di sektor pendidikan dan pengembangan SDM. Salah satu bentuk hambatan di sektor pendidikan adalah dengan tidak dapat dilakukannya pembelajaran secara tatap muka di seluruh tingkatan pendidikan.

Dengan strategi penanganan Covid-19, kolaborasi seluruh pihak, serta penurunan jumlah kasus aktif Covid-19, semangat pembangunan SDM dan sektor Pendidikan kembali bangkit seiring dengan telah dimulainya kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas di sejumlah daerah.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Semangat ini perlu terus dijaga, mengingat sumber daya manusia juga merupakan faktor kunci dalam transformasi ekonomi,” ujar Menteri Koordinator Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada Kuliah Umum Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka dengan tema “Daya Saing SDM dan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional” di Jakarta (9/10).

Transformasi ekonomi mengubah berbagai struktur perekonomian agar menjadi lebih produktif dan keluar dari Middle Income Trap. Hal ini membutuhkan kualitas SDM andal, yakni sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta daya saing yang tinggi dalam persaingan global.

Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa mendatang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pembangunan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Pembangunan SDM perlu ditekankan karena persaingan di masa mendatang akan lebih ketat dan sengit.

Namun, pandemi Covid-19 bukan hanya menghadirkan masalah kesehatan, tetapi telah menciptakan tantangan baru pada sektor sosial dan ekonomi di banyak negara, termasuk di sektor pendidikan dan pengembangan SDM. Salah satu bentuk hambatan di sektor pendidikan adalah dengan tidak dapat dilakukannya pembelajaran secara tatap muka di seluruh tingkatan pendidikan.

Dengan strategi penanganan Covid-19, kolaborasi seluruh pihak, serta penurunan jumlah kasus aktif Covid-19, semangat pembangunan SDM dan sektor Pendidikan kembali bangkit seiring dengan telah dimulainya kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas di sejumlah daerah.

“Semangat ini perlu terus dijaga, mengingat sumber daya manusia juga merupakan faktor kunci dalam transformasi ekonomi,” ujar Menteri Koordinator Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada Kuliah Umum Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka dengan tema “Daya Saing SDM dan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional” di Jakarta (9/10).

Transformasi ekonomi mengubah berbagai struktur perekonomian agar menjadi lebih produktif dan keluar dari Middle Income Trap. Hal ini membutuhkan kualitas SDM andal, yakni sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta daya saing yang tinggi dalam persaingan global.

Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa mendatang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pembangunan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Pembangunan SDM perlu ditekankan karena persaingan di masa mendatang akan lebih ketat dan sengit.

Namun, pandemi Covid-19 bukan hanya menghadirkan masalah kesehatan, tetapi telah menciptakan tantangan baru pada sektor sosial dan ekonomi di banyak negara, termasuk di sektor pendidikan dan pengembangan SDM. Salah satu bentuk hambatan di sektor pendidikan adalah dengan tidak dapat dilakukannya pembelajaran secara tatap muka di seluruh tingkatan pendidikan.

Dengan strategi penanganan Covid-19, kolaborasi seluruh pihak, serta penurunan jumlah kasus aktif Covid-19, semangat pembangunan SDM dan sektor Pendidikan kembali bangkit seiring dengan telah dimulainya kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas di sejumlah daerah.

“Semangat ini perlu terus dijaga, mengingat sumber daya manusia juga merupakan faktor kunci dalam transformasi ekonomi,” ujar Menteri Koordinator Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada Kuliah Umum Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka dengan tema “Daya Saing SDM dan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional” di Jakarta (9/10).

Transformasi ekonomi mengubah berbagai struktur perekonomian agar menjadi lebih produktif dan keluar dari Middle Income Trap. Hal ini membutuhkan kualitas SDM andal, yakni sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta daya saing yang tinggi dalam persaingan global.

Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa mendatang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/