alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Airlangga Hartarto Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun CSIS ke-50

Mobile_AP_Rectangle 1

Partai GOLKAR juga mampu melakukan adaptasi terhadap berbagai dinamika dan perubahan dalam berbagai bidang, politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemajuan teknologi. Kader-kader Partai GOLKAR didorong agar memiliki kemampuan dalam membaca situasi dengan baik sehingga eksistensi Partai GOLKAR tetap dapat memainkan peran kenegaraannya.

Kami menyadari bahwa kita membutuhkan transformasi untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi saat ini. Partai Golkar mendorong bagi pemanfaatan teknologi informasi yang kini menjadi bagian dari kehidupan kita. Kami menjadi bagian yang mendorong konsep Making Indonesia 4.0.

Digitalisasi dan penggunaan big data menjadi bagian dari keniscayaan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang ekonomi. Kami mendorong bagi lahirnya inovasi-inovasi baru dari perkembangan teknologi untuk mempercepat kemajuan bangsa.
Sebagai partai yang memiliki kursi terbesar kedua di parlemen, Partai Golkar juga mencoba untuk terus melakukan review terhadap berbagai regulasi yang menjadi kendala bagi terwujudnya iklim ekonomi yang sehat dan kondusif bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat. Lahirnya UU Cipta Kerja dimana Partai Golkar menjadi bagian yang aktif dalam mengawalnya, menjadi babak baru transformasi struktural ekonomi kita untuk semakin terbukanya iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja. UU tersebut sekaligus sebagai instrumen untuk penyederhanaan dan peningkatan efektivitas birokrasi, memberikan perlindungan dan kemudahan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMK-M), menciptakan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi baru tetap memberikan perlindungan bagi para pekerja. Kita terus mendorong bagi penciptaan iklim usaha dan ekonomi yang produktif dalam rangka pemulihan ekonomi agar segera keluar dari krisis.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saudara-saudara hadirin yang kami hormati,
Untuk menghadapi Indonesia tahun 2045 ke depan, kita harus menghadapi berbagai tantangan atau mega trend untuk mewujudkan kesejahteraan, antara lain: perubahan iklim dan menipisnya sumber daya, perkembangan demografi (dan aging), urbanisasi, inovasi teknologi (digital) dan revolusi industri 4.0; dan kesempatan dan ketimpangan (ekonomi dan akses). Mega trend ini menjadi faktor penting yang menggerakkan perubahan masyarakat, mempengaruhi banyak hal dimana pembuat kebijakan harus melakukan respon yang tepat. Manusia berinteraksi dengan mega trend ini dan saling mempengaruhi. Masyarakat dapat melihat ini sebagai kesempatan, namun tidak jarang menjadi sumber ketimpangan bagi yang tidak bisa beradaptasi.

Tantangan perubahan iklim merupakan isu global yang harus kita hadapi.
Pemanasan Global pada tahun 2017 sudah mencapai 1% level diatas pre- industrialisasi. Diproyeksikan oleh para ahli dengan kecepatan polusi dan emisi gas seperti sekarang, maka bisa mencapai kenaikan hingga 2.5% pada tahun 2050 dan dampak kenaikannya akan sangat berat dan menjadi tidak terkendali lagi.

Dari aspek demografi, kita akan mengalami masalah kependudukan termasuk penuaan (aging) berasal dari penurunan tingkat fertilitas dan peningkatan usia manusia. Secara umum dianggap masyarakat yang muda, dianggap kita memperoleh keuntungan demografi karena pekerja muda akan lebih produktif, sementara masyarakat usia lanjut dianggap menjadi beban. Namun jika pada usia lanjut masyarakat tetap sehat dan produktif, maka bisa pintu kesempatan terbuka bagi masyarakat usia lanjutpun bisa tetap produktif.
Urbanisasi menjadi tantangan tersendiri yang harus kita hadapi. Pada tahun 2008, pertama kalinya lebih dari 50% penduduk tinggal di perkotaan. Diperkirakan ini akan naik hingga 70% pada tahun 2050. Urbanisasi masih akan terus berlanjut, termasuk di Indonesia. Tantangannya adalah menyiapkan perumahan yang terjangkau, baik dan terawat untuk penduduk yang berimigrasi ke perkotaan.

Di sisi lain, kita terus mengalami transformasi teknologi, terutama teknologi berbasis digital. Transformasi teknologi ini akan mempengaruhi pergerakan struktur sosial dan ekonomi baik secara positif maupun negatif dan berdampak luas terhadap masyarakat di masa yang akan datang. Perubahan gelombang teknologi yang sedang berlangsung akan mempengaruhi pasar tenaga kerja di berbagai lini.

Transformasi teknologi ini menimbulkan dua sisi mata uang yang berbeda. Di satu sisi, perkembangan teknologi berkontribusi terhadap penghilangan lapangan pekerjaan selama dua abad terakhir. Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi juga menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor. Transformasi di semua sektor ekonomi akan terjadi dan difasilitasi perkembangan teknologi ini, yang megakibatkan penurunan biaya dan peningkatan efisiensi serta menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan menjadi peluang untuk pertumbuhan ekonomi.

Perubahan teknologi jelas akan menciptakan pemenang (winner) dan yang kalah (loser). Potensi ketimpangan kesehatan dan pendidikan yang disebakan ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang cepat, ikut berperan menambah ketimpangan antar kelompok masyarakat. Ketimpangan merupakan fenomena yang terjadi dari waktu ke waktu dan trendnya kadang menurun dan meningkat. Namun akibat dari pandemi ini diperkirakan ketimpangan antar negara maupun dalam satu negara mengalami peningkatan.

Bapak dan Ibu serta hadirin yang kami hormati,
Kita harus optimis bahwa kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan Indonesia pada 1 abad kemerdekaan kita. Tahun 2019 yang lalu, kita sudah masuk dalam kategori negara berpenghasilan menengah tinggi (upper-middle income) dengan GDP mencapai 4.050 USD. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, mengintrupsi kita untuk turun kembali menjadi negara berpenghasilan menengah rendah (lower-middle income) dengan GDP sebesar 3.870 USD.

Seiring dengan percepatan pemulihan ekonomi, kita harus kembali meningkatkan pendapatan masyarakat kita. Kita harus mendorong ke arah semakin memperbesar kelompok kelas menengah kita sehingga dapat mengurangi ketimpangan secara signifikan. Dalam visi kami, kita ingin keluar dari jebakan kelas menangah (middle income trap) dengan pendapatan di atas 12.500 USD per kapita pada tahun 2036. Diharapkan pada tahun 2045, kita menjadi negara dengan pendapatan tinggi (high income) sebesar 23.199 USD per kapita.

Apa yang harus kita kerjakan dari mulai sekarang untuk 2045 nanti?
Setidaknya ada tiga pilar yang harus menjadi perhatian: pertama, pembangunan manusia dan penguasaan teknologi. Kedua, pembangunan ekonomi yang berbasis kepada global value chain, peningkatan produktivitas, pengembangan blue economy, green economy dan circular economy yang mendorong pembangunan berkelanjutan secara inklusif.

Ketiga, memperkuat ketahanan kohesi sosial dan tenun kebangsaan Indonesia.
Yang pertama kita harus memperkuat sumber daya manusia yang terampil, berkualitas, tangguh, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berprestasi. Kuncinya terletak pada pendidikan, oleh karenanya kebijakan pendidikan double track perlu diperdalam, Track pertama adalah mendorong munculnya lulusan SMA sederajat yang berkualitas dan pendidikan tinggi yang mampu berkompetisi di tingkat global. Kita harus menjadikan perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam Top 100 Dunia. Track kedua adalah pengembangan vokasi baik itu SMK dan politeknik yang siap kerja yang berorientasi terhadap faktor permintaan yang dibutuhkan, termasuk peningkatan peserta didik pada sains, teknologi, aritificial engineering, robotik, crypto, bio-science, engineering, matematika dan manajemen.

Selain itu, belajar dari pandemi yang kita alami saat ini, kita harus memiliki perhatian serius terhadap aspek ketahanan kesehatan. Kita harus membangun sistem dan fasilitas kesehatan publik di sektor hulu yang mengedapkan aspek pencegahan terutama menyangkut gizi, penyehatan lingkungan, perubahan perilaku sehat. Pada aspek penanganan kesehatan, membangun sistem dan fasilitas kesehatan di sektor hilir yaitu, pengobatan, yang menyangkut pengendalian penyakit, termasuk pengendalian pandemi dan endemi, Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, serta industri obat obatan termasuk kemandirian dalam memproduksi vaksin.

Dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita harus meningkatan riset, pengembangan dan inovasi serta meningkatkan kerja sama secara produktif antara akademisi, pemerintah dan bisnis. Keterbukaan bekerja sama dengan para pemain global dalam rangka peningkatan kualitas para akademisi dan peneliti Indonesia.
Yang kedua dalam menghadapi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Kita harus mengambil langkah-langkah yang tepat dengan melakukan modernisasi pada semua sektor: infrastruktur, energi, industri, pertanian, industri maritim dan kelautan, industri pariwisata dan kreatif, perdagangan luar negeri dan lain-lain. Pembangunan berbagai sektor itu dengan memperhatikan lingkungan secara bertanggung jawab melalui penurunan emisi, peningkatan keanekaregaman hayati, dan ekonomi hijau serta
ekonomi biru secara berkelanjutan. Kita harus memiliki ketahanan pangan, energi dan air kebutuhan fundamental bangsa.

Selain itu, pembangunan ekonomi kita harus berorientasi inklusif yang bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan dengan melakukan kebijakan afirmatif serta semakin tertatanya jaminan perlindungan sosial dengan rapi dan baik.
Yang ketiga, yang tak kalah pentingnya, adalah membangun ketahanan kohesi sosial dan tenun kebangsaan. Sebagai bangsa Indonesia, kita patut bersyukur bahwa kita disatukan dalam suatu ideologi negara yaitu Pancasila. Partai Golkar menilai bahwa Pancasila inilah yang seharusnya kita jadikan sebagai perekat tenun kebangsaan kita.

Sebagai warga bangsa yang disatukan karena perbedaan dan kemajemukan, nilai-nilai dan wawasan kebangsaan merupakan prasyarat mutlak yang harus dijaga demi tetap tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Kemajemukan dan keragaman suku, budaya, bahasa, etnis, golongan dan agama, di satu sisi merupakan kekayaan yang dapat menjadi kekuatan positif dalam pembangunan bangsa. Namun di sisi lain, mengandung potensi konflik yang bila tidak dikelola dengan baik dapat menjadi titik retak persatuan dan kesatuan bangsa.

Melihat kondisi sumber daya manusia saat ini dari segi kuantitas cukup besar, namun dari segi kualitas masih banyak yang perlu untuk ditingkatkan dan perlu mendapat perhatian. Displin, budaya, etos kerja, jiwa nasionalisme dan kegigihan haruslah menjadi karakter bangsa.

Hal diatas adalah merupakan prasyarat agar ditengah kita mencapai target Visi 2045, Indonesia sebagai negara tetap harus maju, di tengah kemajemukannya serta tetap punya ciri dan karakter kebangsaan yang utuh.Bapak dan Ibu serta hadirin yang kami hormati,
Partai Golkar sangat optimis bahwa kita mampu menjadi negara maju pada tahun 2045. Kita harus merawat komitmen kita terhadap demokrasi sebagai jalan untuk memastikan tata kelola politik dan pemerintahan yang baik. Sistem politik yang demokratis menjadikan berbagai keragaman dan kemajemukan yang dimiliki bangsa kita akan lebih terkelola dengan baik sehingga dapat menghantarkan kita ke dalam visi bersama menuju Indonesia sejahtera pada tahun 2045.

Demikian, pidato kebangsaan ini kami sampaikan. semoga bermanfaat. Semoga Allah SWT, Tuhan Mahakuasa, selalu melindungi kita semua. Amiin ya rabbal alamin.
Terakhir sekali, izinkan saya membacakan dua buah Pantun. Dua sahabat lama tak jumpa
Bertemu bahagia di bawah lentera Golkar dan CSIS selalu bersama Membawa Indonesia menuju sejahtera.

Bakar pisang di kota Yogya Rasanya terkenang tiada tara Golkar Menang Indonesia Jaya Rakyatnya Senang Maju Sejahtera
Wassalamualaikum Wr. Wb
Ketua Umum DPP Partai GOLKAR

- Advertisement -

Partai GOLKAR juga mampu melakukan adaptasi terhadap berbagai dinamika dan perubahan dalam berbagai bidang, politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemajuan teknologi. Kader-kader Partai GOLKAR didorong agar memiliki kemampuan dalam membaca situasi dengan baik sehingga eksistensi Partai GOLKAR tetap dapat memainkan peran kenegaraannya.

Kami menyadari bahwa kita membutuhkan transformasi untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi saat ini. Partai Golkar mendorong bagi pemanfaatan teknologi informasi yang kini menjadi bagian dari kehidupan kita. Kami menjadi bagian yang mendorong konsep Making Indonesia 4.0.

Digitalisasi dan penggunaan big data menjadi bagian dari keniscayaan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang ekonomi. Kami mendorong bagi lahirnya inovasi-inovasi baru dari perkembangan teknologi untuk mempercepat kemajuan bangsa.
Sebagai partai yang memiliki kursi terbesar kedua di parlemen, Partai Golkar juga mencoba untuk terus melakukan review terhadap berbagai regulasi yang menjadi kendala bagi terwujudnya iklim ekonomi yang sehat dan kondusif bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat. Lahirnya UU Cipta Kerja dimana Partai Golkar menjadi bagian yang aktif dalam mengawalnya, menjadi babak baru transformasi struktural ekonomi kita untuk semakin terbukanya iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja. UU tersebut sekaligus sebagai instrumen untuk penyederhanaan dan peningkatan efektivitas birokrasi, memberikan perlindungan dan kemudahan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMK-M), menciptakan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi baru tetap memberikan perlindungan bagi para pekerja. Kita terus mendorong bagi penciptaan iklim usaha dan ekonomi yang produktif dalam rangka pemulihan ekonomi agar segera keluar dari krisis.

Saudara-saudara hadirin yang kami hormati,
Untuk menghadapi Indonesia tahun 2045 ke depan, kita harus menghadapi berbagai tantangan atau mega trend untuk mewujudkan kesejahteraan, antara lain: perubahan iklim dan menipisnya sumber daya, perkembangan demografi (dan aging), urbanisasi, inovasi teknologi (digital) dan revolusi industri 4.0; dan kesempatan dan ketimpangan (ekonomi dan akses). Mega trend ini menjadi faktor penting yang menggerakkan perubahan masyarakat, mempengaruhi banyak hal dimana pembuat kebijakan harus melakukan respon yang tepat. Manusia berinteraksi dengan mega trend ini dan saling mempengaruhi. Masyarakat dapat melihat ini sebagai kesempatan, namun tidak jarang menjadi sumber ketimpangan bagi yang tidak bisa beradaptasi.

Tantangan perubahan iklim merupakan isu global yang harus kita hadapi.
Pemanasan Global pada tahun 2017 sudah mencapai 1% level diatas pre- industrialisasi. Diproyeksikan oleh para ahli dengan kecepatan polusi dan emisi gas seperti sekarang, maka bisa mencapai kenaikan hingga 2.5% pada tahun 2050 dan dampak kenaikannya akan sangat berat dan menjadi tidak terkendali lagi.

Dari aspek demografi, kita akan mengalami masalah kependudukan termasuk penuaan (aging) berasal dari penurunan tingkat fertilitas dan peningkatan usia manusia. Secara umum dianggap masyarakat yang muda, dianggap kita memperoleh keuntungan demografi karena pekerja muda akan lebih produktif, sementara masyarakat usia lanjut dianggap menjadi beban. Namun jika pada usia lanjut masyarakat tetap sehat dan produktif, maka bisa pintu kesempatan terbuka bagi masyarakat usia lanjutpun bisa tetap produktif.
Urbanisasi menjadi tantangan tersendiri yang harus kita hadapi. Pada tahun 2008, pertama kalinya lebih dari 50% penduduk tinggal di perkotaan. Diperkirakan ini akan naik hingga 70% pada tahun 2050. Urbanisasi masih akan terus berlanjut, termasuk di Indonesia. Tantangannya adalah menyiapkan perumahan yang terjangkau, baik dan terawat untuk penduduk yang berimigrasi ke perkotaan.

Di sisi lain, kita terus mengalami transformasi teknologi, terutama teknologi berbasis digital. Transformasi teknologi ini akan mempengaruhi pergerakan struktur sosial dan ekonomi baik secara positif maupun negatif dan berdampak luas terhadap masyarakat di masa yang akan datang. Perubahan gelombang teknologi yang sedang berlangsung akan mempengaruhi pasar tenaga kerja di berbagai lini.

Transformasi teknologi ini menimbulkan dua sisi mata uang yang berbeda. Di satu sisi, perkembangan teknologi berkontribusi terhadap penghilangan lapangan pekerjaan selama dua abad terakhir. Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi juga menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor. Transformasi di semua sektor ekonomi akan terjadi dan difasilitasi perkembangan teknologi ini, yang megakibatkan penurunan biaya dan peningkatan efisiensi serta menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan menjadi peluang untuk pertumbuhan ekonomi.

Perubahan teknologi jelas akan menciptakan pemenang (winner) dan yang kalah (loser). Potensi ketimpangan kesehatan dan pendidikan yang disebakan ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang cepat, ikut berperan menambah ketimpangan antar kelompok masyarakat. Ketimpangan merupakan fenomena yang terjadi dari waktu ke waktu dan trendnya kadang menurun dan meningkat. Namun akibat dari pandemi ini diperkirakan ketimpangan antar negara maupun dalam satu negara mengalami peningkatan.

Bapak dan Ibu serta hadirin yang kami hormati,
Kita harus optimis bahwa kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan Indonesia pada 1 abad kemerdekaan kita. Tahun 2019 yang lalu, kita sudah masuk dalam kategori negara berpenghasilan menengah tinggi (upper-middle income) dengan GDP mencapai 4.050 USD. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, mengintrupsi kita untuk turun kembali menjadi negara berpenghasilan menengah rendah (lower-middle income) dengan GDP sebesar 3.870 USD.

Seiring dengan percepatan pemulihan ekonomi, kita harus kembali meningkatkan pendapatan masyarakat kita. Kita harus mendorong ke arah semakin memperbesar kelompok kelas menengah kita sehingga dapat mengurangi ketimpangan secara signifikan. Dalam visi kami, kita ingin keluar dari jebakan kelas menangah (middle income trap) dengan pendapatan di atas 12.500 USD per kapita pada tahun 2036. Diharapkan pada tahun 2045, kita menjadi negara dengan pendapatan tinggi (high income) sebesar 23.199 USD per kapita.

Apa yang harus kita kerjakan dari mulai sekarang untuk 2045 nanti?
Setidaknya ada tiga pilar yang harus menjadi perhatian: pertama, pembangunan manusia dan penguasaan teknologi. Kedua, pembangunan ekonomi yang berbasis kepada global value chain, peningkatan produktivitas, pengembangan blue economy, green economy dan circular economy yang mendorong pembangunan berkelanjutan secara inklusif.

Ketiga, memperkuat ketahanan kohesi sosial dan tenun kebangsaan Indonesia.
Yang pertama kita harus memperkuat sumber daya manusia yang terampil, berkualitas, tangguh, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berprestasi. Kuncinya terletak pada pendidikan, oleh karenanya kebijakan pendidikan double track perlu diperdalam, Track pertama adalah mendorong munculnya lulusan SMA sederajat yang berkualitas dan pendidikan tinggi yang mampu berkompetisi di tingkat global. Kita harus menjadikan perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam Top 100 Dunia. Track kedua adalah pengembangan vokasi baik itu SMK dan politeknik yang siap kerja yang berorientasi terhadap faktor permintaan yang dibutuhkan, termasuk peningkatan peserta didik pada sains, teknologi, aritificial engineering, robotik, crypto, bio-science, engineering, matematika dan manajemen.

Selain itu, belajar dari pandemi yang kita alami saat ini, kita harus memiliki perhatian serius terhadap aspek ketahanan kesehatan. Kita harus membangun sistem dan fasilitas kesehatan publik di sektor hulu yang mengedapkan aspek pencegahan terutama menyangkut gizi, penyehatan lingkungan, perubahan perilaku sehat. Pada aspek penanganan kesehatan, membangun sistem dan fasilitas kesehatan di sektor hilir yaitu, pengobatan, yang menyangkut pengendalian penyakit, termasuk pengendalian pandemi dan endemi, Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, serta industri obat obatan termasuk kemandirian dalam memproduksi vaksin.

Dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita harus meningkatan riset, pengembangan dan inovasi serta meningkatkan kerja sama secara produktif antara akademisi, pemerintah dan bisnis. Keterbukaan bekerja sama dengan para pemain global dalam rangka peningkatan kualitas para akademisi dan peneliti Indonesia.
Yang kedua dalam menghadapi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Kita harus mengambil langkah-langkah yang tepat dengan melakukan modernisasi pada semua sektor: infrastruktur, energi, industri, pertanian, industri maritim dan kelautan, industri pariwisata dan kreatif, perdagangan luar negeri dan lain-lain. Pembangunan berbagai sektor itu dengan memperhatikan lingkungan secara bertanggung jawab melalui penurunan emisi, peningkatan keanekaregaman hayati, dan ekonomi hijau serta
ekonomi biru secara berkelanjutan. Kita harus memiliki ketahanan pangan, energi dan air kebutuhan fundamental bangsa.

Selain itu, pembangunan ekonomi kita harus berorientasi inklusif yang bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan dengan melakukan kebijakan afirmatif serta semakin tertatanya jaminan perlindungan sosial dengan rapi dan baik.
Yang ketiga, yang tak kalah pentingnya, adalah membangun ketahanan kohesi sosial dan tenun kebangsaan. Sebagai bangsa Indonesia, kita patut bersyukur bahwa kita disatukan dalam suatu ideologi negara yaitu Pancasila. Partai Golkar menilai bahwa Pancasila inilah yang seharusnya kita jadikan sebagai perekat tenun kebangsaan kita.

Sebagai warga bangsa yang disatukan karena perbedaan dan kemajemukan, nilai-nilai dan wawasan kebangsaan merupakan prasyarat mutlak yang harus dijaga demi tetap tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Kemajemukan dan keragaman suku, budaya, bahasa, etnis, golongan dan agama, di satu sisi merupakan kekayaan yang dapat menjadi kekuatan positif dalam pembangunan bangsa. Namun di sisi lain, mengandung potensi konflik yang bila tidak dikelola dengan baik dapat menjadi titik retak persatuan dan kesatuan bangsa.

Melihat kondisi sumber daya manusia saat ini dari segi kuantitas cukup besar, namun dari segi kualitas masih banyak yang perlu untuk ditingkatkan dan perlu mendapat perhatian. Displin, budaya, etos kerja, jiwa nasionalisme dan kegigihan haruslah menjadi karakter bangsa.

Hal diatas adalah merupakan prasyarat agar ditengah kita mencapai target Visi 2045, Indonesia sebagai negara tetap harus maju, di tengah kemajemukannya serta tetap punya ciri dan karakter kebangsaan yang utuh.Bapak dan Ibu serta hadirin yang kami hormati,
Partai Golkar sangat optimis bahwa kita mampu menjadi negara maju pada tahun 2045. Kita harus merawat komitmen kita terhadap demokrasi sebagai jalan untuk memastikan tata kelola politik dan pemerintahan yang baik. Sistem politik yang demokratis menjadikan berbagai keragaman dan kemajemukan yang dimiliki bangsa kita akan lebih terkelola dengan baik sehingga dapat menghantarkan kita ke dalam visi bersama menuju Indonesia sejahtera pada tahun 2045.

Demikian, pidato kebangsaan ini kami sampaikan. semoga bermanfaat. Semoga Allah SWT, Tuhan Mahakuasa, selalu melindungi kita semua. Amiin ya rabbal alamin.
Terakhir sekali, izinkan saya membacakan dua buah Pantun. Dua sahabat lama tak jumpa
Bertemu bahagia di bawah lentera Golkar dan CSIS selalu bersama Membawa Indonesia menuju sejahtera.

Bakar pisang di kota Yogya Rasanya terkenang tiada tara Golkar Menang Indonesia Jaya Rakyatnya Senang Maju Sejahtera
Wassalamualaikum Wr. Wb
Ketua Umum DPP Partai GOLKAR

Partai GOLKAR juga mampu melakukan adaptasi terhadap berbagai dinamika dan perubahan dalam berbagai bidang, politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemajuan teknologi. Kader-kader Partai GOLKAR didorong agar memiliki kemampuan dalam membaca situasi dengan baik sehingga eksistensi Partai GOLKAR tetap dapat memainkan peran kenegaraannya.

Kami menyadari bahwa kita membutuhkan transformasi untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi saat ini. Partai Golkar mendorong bagi pemanfaatan teknologi informasi yang kini menjadi bagian dari kehidupan kita. Kami menjadi bagian yang mendorong konsep Making Indonesia 4.0.

Digitalisasi dan penggunaan big data menjadi bagian dari keniscayaan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang ekonomi. Kami mendorong bagi lahirnya inovasi-inovasi baru dari perkembangan teknologi untuk mempercepat kemajuan bangsa.
Sebagai partai yang memiliki kursi terbesar kedua di parlemen, Partai Golkar juga mencoba untuk terus melakukan review terhadap berbagai regulasi yang menjadi kendala bagi terwujudnya iklim ekonomi yang sehat dan kondusif bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat. Lahirnya UU Cipta Kerja dimana Partai Golkar menjadi bagian yang aktif dalam mengawalnya, menjadi babak baru transformasi struktural ekonomi kita untuk semakin terbukanya iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja. UU tersebut sekaligus sebagai instrumen untuk penyederhanaan dan peningkatan efektivitas birokrasi, memberikan perlindungan dan kemudahan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMK-M), menciptakan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi baru tetap memberikan perlindungan bagi para pekerja. Kita terus mendorong bagi penciptaan iklim usaha dan ekonomi yang produktif dalam rangka pemulihan ekonomi agar segera keluar dari krisis.

Saudara-saudara hadirin yang kami hormati,
Untuk menghadapi Indonesia tahun 2045 ke depan, kita harus menghadapi berbagai tantangan atau mega trend untuk mewujudkan kesejahteraan, antara lain: perubahan iklim dan menipisnya sumber daya, perkembangan demografi (dan aging), urbanisasi, inovasi teknologi (digital) dan revolusi industri 4.0; dan kesempatan dan ketimpangan (ekonomi dan akses). Mega trend ini menjadi faktor penting yang menggerakkan perubahan masyarakat, mempengaruhi banyak hal dimana pembuat kebijakan harus melakukan respon yang tepat. Manusia berinteraksi dengan mega trend ini dan saling mempengaruhi. Masyarakat dapat melihat ini sebagai kesempatan, namun tidak jarang menjadi sumber ketimpangan bagi yang tidak bisa beradaptasi.

Tantangan perubahan iklim merupakan isu global yang harus kita hadapi.
Pemanasan Global pada tahun 2017 sudah mencapai 1% level diatas pre- industrialisasi. Diproyeksikan oleh para ahli dengan kecepatan polusi dan emisi gas seperti sekarang, maka bisa mencapai kenaikan hingga 2.5% pada tahun 2050 dan dampak kenaikannya akan sangat berat dan menjadi tidak terkendali lagi.

Dari aspek demografi, kita akan mengalami masalah kependudukan termasuk penuaan (aging) berasal dari penurunan tingkat fertilitas dan peningkatan usia manusia. Secara umum dianggap masyarakat yang muda, dianggap kita memperoleh keuntungan demografi karena pekerja muda akan lebih produktif, sementara masyarakat usia lanjut dianggap menjadi beban. Namun jika pada usia lanjut masyarakat tetap sehat dan produktif, maka bisa pintu kesempatan terbuka bagi masyarakat usia lanjutpun bisa tetap produktif.
Urbanisasi menjadi tantangan tersendiri yang harus kita hadapi. Pada tahun 2008, pertama kalinya lebih dari 50% penduduk tinggal di perkotaan. Diperkirakan ini akan naik hingga 70% pada tahun 2050. Urbanisasi masih akan terus berlanjut, termasuk di Indonesia. Tantangannya adalah menyiapkan perumahan yang terjangkau, baik dan terawat untuk penduduk yang berimigrasi ke perkotaan.

Di sisi lain, kita terus mengalami transformasi teknologi, terutama teknologi berbasis digital. Transformasi teknologi ini akan mempengaruhi pergerakan struktur sosial dan ekonomi baik secara positif maupun negatif dan berdampak luas terhadap masyarakat di masa yang akan datang. Perubahan gelombang teknologi yang sedang berlangsung akan mempengaruhi pasar tenaga kerja di berbagai lini.

Transformasi teknologi ini menimbulkan dua sisi mata uang yang berbeda. Di satu sisi, perkembangan teknologi berkontribusi terhadap penghilangan lapangan pekerjaan selama dua abad terakhir. Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi juga menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor. Transformasi di semua sektor ekonomi akan terjadi dan difasilitasi perkembangan teknologi ini, yang megakibatkan penurunan biaya dan peningkatan efisiensi serta menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan menjadi peluang untuk pertumbuhan ekonomi.

Perubahan teknologi jelas akan menciptakan pemenang (winner) dan yang kalah (loser). Potensi ketimpangan kesehatan dan pendidikan yang disebakan ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang cepat, ikut berperan menambah ketimpangan antar kelompok masyarakat. Ketimpangan merupakan fenomena yang terjadi dari waktu ke waktu dan trendnya kadang menurun dan meningkat. Namun akibat dari pandemi ini diperkirakan ketimpangan antar negara maupun dalam satu negara mengalami peningkatan.

Bapak dan Ibu serta hadirin yang kami hormati,
Kita harus optimis bahwa kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan Indonesia pada 1 abad kemerdekaan kita. Tahun 2019 yang lalu, kita sudah masuk dalam kategori negara berpenghasilan menengah tinggi (upper-middle income) dengan GDP mencapai 4.050 USD. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, mengintrupsi kita untuk turun kembali menjadi negara berpenghasilan menengah rendah (lower-middle income) dengan GDP sebesar 3.870 USD.

Seiring dengan percepatan pemulihan ekonomi, kita harus kembali meningkatkan pendapatan masyarakat kita. Kita harus mendorong ke arah semakin memperbesar kelompok kelas menengah kita sehingga dapat mengurangi ketimpangan secara signifikan. Dalam visi kami, kita ingin keluar dari jebakan kelas menangah (middle income trap) dengan pendapatan di atas 12.500 USD per kapita pada tahun 2036. Diharapkan pada tahun 2045, kita menjadi negara dengan pendapatan tinggi (high income) sebesar 23.199 USD per kapita.

Apa yang harus kita kerjakan dari mulai sekarang untuk 2045 nanti?
Setidaknya ada tiga pilar yang harus menjadi perhatian: pertama, pembangunan manusia dan penguasaan teknologi. Kedua, pembangunan ekonomi yang berbasis kepada global value chain, peningkatan produktivitas, pengembangan blue economy, green economy dan circular economy yang mendorong pembangunan berkelanjutan secara inklusif.

Ketiga, memperkuat ketahanan kohesi sosial dan tenun kebangsaan Indonesia.
Yang pertama kita harus memperkuat sumber daya manusia yang terampil, berkualitas, tangguh, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berprestasi. Kuncinya terletak pada pendidikan, oleh karenanya kebijakan pendidikan double track perlu diperdalam, Track pertama adalah mendorong munculnya lulusan SMA sederajat yang berkualitas dan pendidikan tinggi yang mampu berkompetisi di tingkat global. Kita harus menjadikan perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam Top 100 Dunia. Track kedua adalah pengembangan vokasi baik itu SMK dan politeknik yang siap kerja yang berorientasi terhadap faktor permintaan yang dibutuhkan, termasuk peningkatan peserta didik pada sains, teknologi, aritificial engineering, robotik, crypto, bio-science, engineering, matematika dan manajemen.

Selain itu, belajar dari pandemi yang kita alami saat ini, kita harus memiliki perhatian serius terhadap aspek ketahanan kesehatan. Kita harus membangun sistem dan fasilitas kesehatan publik di sektor hulu yang mengedapkan aspek pencegahan terutama menyangkut gizi, penyehatan lingkungan, perubahan perilaku sehat. Pada aspek penanganan kesehatan, membangun sistem dan fasilitas kesehatan di sektor hilir yaitu, pengobatan, yang menyangkut pengendalian penyakit, termasuk pengendalian pandemi dan endemi, Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, serta industri obat obatan termasuk kemandirian dalam memproduksi vaksin.

Dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita harus meningkatan riset, pengembangan dan inovasi serta meningkatkan kerja sama secara produktif antara akademisi, pemerintah dan bisnis. Keterbukaan bekerja sama dengan para pemain global dalam rangka peningkatan kualitas para akademisi dan peneliti Indonesia.
Yang kedua dalam menghadapi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Kita harus mengambil langkah-langkah yang tepat dengan melakukan modernisasi pada semua sektor: infrastruktur, energi, industri, pertanian, industri maritim dan kelautan, industri pariwisata dan kreatif, perdagangan luar negeri dan lain-lain. Pembangunan berbagai sektor itu dengan memperhatikan lingkungan secara bertanggung jawab melalui penurunan emisi, peningkatan keanekaregaman hayati, dan ekonomi hijau serta
ekonomi biru secara berkelanjutan. Kita harus memiliki ketahanan pangan, energi dan air kebutuhan fundamental bangsa.

Selain itu, pembangunan ekonomi kita harus berorientasi inklusif yang bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan dengan melakukan kebijakan afirmatif serta semakin tertatanya jaminan perlindungan sosial dengan rapi dan baik.
Yang ketiga, yang tak kalah pentingnya, adalah membangun ketahanan kohesi sosial dan tenun kebangsaan. Sebagai bangsa Indonesia, kita patut bersyukur bahwa kita disatukan dalam suatu ideologi negara yaitu Pancasila. Partai Golkar menilai bahwa Pancasila inilah yang seharusnya kita jadikan sebagai perekat tenun kebangsaan kita.

Sebagai warga bangsa yang disatukan karena perbedaan dan kemajemukan, nilai-nilai dan wawasan kebangsaan merupakan prasyarat mutlak yang harus dijaga demi tetap tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Kemajemukan dan keragaman suku, budaya, bahasa, etnis, golongan dan agama, di satu sisi merupakan kekayaan yang dapat menjadi kekuatan positif dalam pembangunan bangsa. Namun di sisi lain, mengandung potensi konflik yang bila tidak dikelola dengan baik dapat menjadi titik retak persatuan dan kesatuan bangsa.

Melihat kondisi sumber daya manusia saat ini dari segi kuantitas cukup besar, namun dari segi kualitas masih banyak yang perlu untuk ditingkatkan dan perlu mendapat perhatian. Displin, budaya, etos kerja, jiwa nasionalisme dan kegigihan haruslah menjadi karakter bangsa.

Hal diatas adalah merupakan prasyarat agar ditengah kita mencapai target Visi 2045, Indonesia sebagai negara tetap harus maju, di tengah kemajemukannya serta tetap punya ciri dan karakter kebangsaan yang utuh.Bapak dan Ibu serta hadirin yang kami hormati,
Partai Golkar sangat optimis bahwa kita mampu menjadi negara maju pada tahun 2045. Kita harus merawat komitmen kita terhadap demokrasi sebagai jalan untuk memastikan tata kelola politik dan pemerintahan yang baik. Sistem politik yang demokratis menjadikan berbagai keragaman dan kemajemukan yang dimiliki bangsa kita akan lebih terkelola dengan baik sehingga dapat menghantarkan kita ke dalam visi bersama menuju Indonesia sejahtera pada tahun 2045.

Demikian, pidato kebangsaan ini kami sampaikan. semoga bermanfaat. Semoga Allah SWT, Tuhan Mahakuasa, selalu melindungi kita semua. Amiin ya rabbal alamin.
Terakhir sekali, izinkan saya membacakan dua buah Pantun. Dua sahabat lama tak jumpa
Bertemu bahagia di bawah lentera Golkar dan CSIS selalu bersama Membawa Indonesia menuju sejahtera.

Bakar pisang di kota Yogya Rasanya terkenang tiada tara Golkar Menang Indonesia Jaya Rakyatnya Senang Maju Sejahtera
Wassalamualaikum Wr. Wb
Ketua Umum DPP Partai GOLKAR

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/