alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Pancasila Spirit Bangsa Hadapi Tantangan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tantangan hidup yang kian sulit membutuhkan kebersamaan dan solidaritas kita sebagai anak bangsa. Sebagai ideologi dan jati diri bangsa, Pancasila menghadirkan spirit yang menjadi peran vital agar kita tetap optimis di tengah kesulitan saat ini.

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Hotel Luminor, Jember, Sabtu (10/4). Menurut Amin, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas antar komponen masyarakat. Perpaduan spirit Ramadan dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi ramuan ampuh untuk menyelesaikan persoalan rakyat. “Pancasila dan Ramadan, keduanya mendorong kepedulian dan solidaritas antar sesama. Ini menjadi modal utama kita menyelesaikan persoalan rakyat dan bangsa ini,” tegas Amin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut Amin mengatakan, pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir, menguji daya tahan dan daya juang Indonesia sebagai bangsa. Menguji pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, serta ketenangan dalam mengambil kebijakan yang cepat dan tepat. “Teruslah berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah semua kesulitan ini. Sesuai janji Allah SWT yang kita imani, dibalik kesulitan ada kemudahan,” kata Amin.

Ketangguhan dan keandalan kita sebagai bangsa sudah teruji sejak sebelum Indonesia lahir. Pancasila juga lahir dari keyakinan dan optimisme para pendiri bangsa untuk terbebas dari belenggu penjajahan. Sementara kita sebagai generasi penerus, harus punya tekad kuat untuk membebaskan bangsa ini dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. Sila-sila yang ada dalam Pancasila bukanlah sesuatu yang asing bagi bangsa Indonesia. Nilai-nilai itu diambil dari jatidiri bangsa Indonesia sendiri, yang sudah hidup sejak lama.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tantangan hidup yang kian sulit membutuhkan kebersamaan dan solidaritas kita sebagai anak bangsa. Sebagai ideologi dan jati diri bangsa, Pancasila menghadirkan spirit yang menjadi peran vital agar kita tetap optimis di tengah kesulitan saat ini.

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Hotel Luminor, Jember, Sabtu (10/4). Menurut Amin, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas antar komponen masyarakat. Perpaduan spirit Ramadan dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi ramuan ampuh untuk menyelesaikan persoalan rakyat. “Pancasila dan Ramadan, keduanya mendorong kepedulian dan solidaritas antar sesama. Ini menjadi modal utama kita menyelesaikan persoalan rakyat dan bangsa ini,” tegas Amin.

Lebih lanjut Amin mengatakan, pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir, menguji daya tahan dan daya juang Indonesia sebagai bangsa. Menguji pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, serta ketenangan dalam mengambil kebijakan yang cepat dan tepat. “Teruslah berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah semua kesulitan ini. Sesuai janji Allah SWT yang kita imani, dibalik kesulitan ada kemudahan,” kata Amin.

Ketangguhan dan keandalan kita sebagai bangsa sudah teruji sejak sebelum Indonesia lahir. Pancasila juga lahir dari keyakinan dan optimisme para pendiri bangsa untuk terbebas dari belenggu penjajahan. Sementara kita sebagai generasi penerus, harus punya tekad kuat untuk membebaskan bangsa ini dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. Sila-sila yang ada dalam Pancasila bukanlah sesuatu yang asing bagi bangsa Indonesia. Nilai-nilai itu diambil dari jatidiri bangsa Indonesia sendiri, yang sudah hidup sejak lama.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tantangan hidup yang kian sulit membutuhkan kebersamaan dan solidaritas kita sebagai anak bangsa. Sebagai ideologi dan jati diri bangsa, Pancasila menghadirkan spirit yang menjadi peran vital agar kita tetap optimis di tengah kesulitan saat ini.

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Hotel Luminor, Jember, Sabtu (10/4). Menurut Amin, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas antar komponen masyarakat. Perpaduan spirit Ramadan dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi ramuan ampuh untuk menyelesaikan persoalan rakyat. “Pancasila dan Ramadan, keduanya mendorong kepedulian dan solidaritas antar sesama. Ini menjadi modal utama kita menyelesaikan persoalan rakyat dan bangsa ini,” tegas Amin.

Lebih lanjut Amin mengatakan, pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir, menguji daya tahan dan daya juang Indonesia sebagai bangsa. Menguji pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, serta ketenangan dalam mengambil kebijakan yang cepat dan tepat. “Teruslah berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah semua kesulitan ini. Sesuai janji Allah SWT yang kita imani, dibalik kesulitan ada kemudahan,” kata Amin.

Ketangguhan dan keandalan kita sebagai bangsa sudah teruji sejak sebelum Indonesia lahir. Pancasila juga lahir dari keyakinan dan optimisme para pendiri bangsa untuk terbebas dari belenggu penjajahan. Sementara kita sebagai generasi penerus, harus punya tekad kuat untuk membebaskan bangsa ini dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. Sila-sila yang ada dalam Pancasila bukanlah sesuatu yang asing bagi bangsa Indonesia. Nilai-nilai itu diambil dari jatidiri bangsa Indonesia sendiri, yang sudah hidup sejak lama.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/