alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

UM Jember Gagas Sekolah Desa Cerdas

Implementasikan MBKM, Jalin Sinergi dengan Pemkab Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Layanan Masyarakat (P2EKLM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menggagas program Sekolah Desa Cerdas untuk para sekretaris desa (sekdes), yang bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember.

Dekan FEB UM Jember Maheni Ikasari mengatakan, kegiatan pendidikan dan pelatihan sekretaris desa itu bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur desa, terkhusus sekdes. Menurut dia, hampir 80 persen wilayah Jember adalah perdesaan. Karenanya, percepatan pembangunan bisa dikonsolidasi dari tingkat desa. “Di sinilah kami ambil bagian, berkontribusi, dalam percepatan peningkatan kualitas SDM aparatur desa,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan tersebut juga selaras dengan implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek RI yang telah dijalankan oleh FEB UM Jember. “Implementasi kurikulum ini salah satunya BKP proyek desa, sehingga menumbuhkan simbiosis mutualisme antara UM Jember dan Pemkab Jember,” tambahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelaksanaan Sekolah Desa Cerdas yang baru perdana itu juga mendapat apresiasi dari Bupati Jember Hendy Siswanto. Hendy mengaku sangat mendukung penuh program tersebut, dengan harapan bisa menghasilkan output dan outcome yang terukur. “Sekdes harus punya daya dorong untuk menggali potensi Jember, jangan sampai salah langkah dan salah program, dan sekdes harus bisa membaca potensi itu,” terang Hendy.

Sementara itu, Rektor UM Jember Dr Hanafi menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemkab Jember dalam program Sekolah Desa Cerdas tersebut. Dengan begitu, kampus bisa ikut serta dalam mendorong pembangunan dari tingkat desa.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Layanan Masyarakat (P2EKLM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menggagas program Sekolah Desa Cerdas untuk para sekretaris desa (sekdes), yang bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember.

Dekan FEB UM Jember Maheni Ikasari mengatakan, kegiatan pendidikan dan pelatihan sekretaris desa itu bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur desa, terkhusus sekdes. Menurut dia, hampir 80 persen wilayah Jember adalah perdesaan. Karenanya, percepatan pembangunan bisa dikonsolidasi dari tingkat desa. “Di sinilah kami ambil bagian, berkontribusi, dalam percepatan peningkatan kualitas SDM aparatur desa,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan tersebut juga selaras dengan implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek RI yang telah dijalankan oleh FEB UM Jember. “Implementasi kurikulum ini salah satunya BKP proyek desa, sehingga menumbuhkan simbiosis mutualisme antara UM Jember dan Pemkab Jember,” tambahnya.

Pelaksanaan Sekolah Desa Cerdas yang baru perdana itu juga mendapat apresiasi dari Bupati Jember Hendy Siswanto. Hendy mengaku sangat mendukung penuh program tersebut, dengan harapan bisa menghasilkan output dan outcome yang terukur. “Sekdes harus punya daya dorong untuk menggali potensi Jember, jangan sampai salah langkah dan salah program, dan sekdes harus bisa membaca potensi itu,” terang Hendy.

Sementara itu, Rektor UM Jember Dr Hanafi menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemkab Jember dalam program Sekolah Desa Cerdas tersebut. Dengan begitu, kampus bisa ikut serta dalam mendorong pembangunan dari tingkat desa.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Layanan Masyarakat (P2EKLM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menggagas program Sekolah Desa Cerdas untuk para sekretaris desa (sekdes), yang bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember.

Dekan FEB UM Jember Maheni Ikasari mengatakan, kegiatan pendidikan dan pelatihan sekretaris desa itu bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur desa, terkhusus sekdes. Menurut dia, hampir 80 persen wilayah Jember adalah perdesaan. Karenanya, percepatan pembangunan bisa dikonsolidasi dari tingkat desa. “Di sinilah kami ambil bagian, berkontribusi, dalam percepatan peningkatan kualitas SDM aparatur desa,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan tersebut juga selaras dengan implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek RI yang telah dijalankan oleh FEB UM Jember. “Implementasi kurikulum ini salah satunya BKP proyek desa, sehingga menumbuhkan simbiosis mutualisme antara UM Jember dan Pemkab Jember,” tambahnya.

Pelaksanaan Sekolah Desa Cerdas yang baru perdana itu juga mendapat apresiasi dari Bupati Jember Hendy Siswanto. Hendy mengaku sangat mendukung penuh program tersebut, dengan harapan bisa menghasilkan output dan outcome yang terukur. “Sekdes harus punya daya dorong untuk menggali potensi Jember, jangan sampai salah langkah dan salah program, dan sekdes harus bisa membaca potensi itu,” terang Hendy.

Sementara itu, Rektor UM Jember Dr Hanafi menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemkab Jember dalam program Sekolah Desa Cerdas tersebut. Dengan begitu, kampus bisa ikut serta dalam mendorong pembangunan dari tingkat desa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/