alexametrics
26.5 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Yudisium Fakultas Tarbiyah UIJ Utamakan Porkes

Mobile_AP_Rectangle 1

Yudisium Fakultas Tarbiyah utamakan prokes

KALIWATES, Radar Jember – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember (UIJ) gelar Rapat Terbuka Senat Yudisium ke 24 pada hari Rabu (9/2) yang di laksanakan secara offline atau tatap muka yang bertempat di aula miftahul ulum kampus 1 Universitas Islam Jember jalan kyai mojo nomor 101 Kaliwates Jember.

Yudisium kali ini di batasi sebanyak 150 peserta. Hal itu di sampaikan Jasuli dekan Fakultas Tarbiyah, dirinya mengaku bahwa di berikan pembatasan kouta peserta agar tidak terjadi kerumunan yang berlebihan. Mengingat saat ini kasus omicron mulai meningkat. “Kondisinya masih pandemi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Rabu (9/2).

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya pembatasan kuota, pria yang hobi olah raga tersebut menegaskan bahwa peserta yudisium di haruskan vaksin minimal dosis dua dan mematuhi protokol kesehatan yang telah di terapkan oleh pemerintah. Itu di lakukan tidak lain dan tidak bukan hanya demi kesehatan dan keselamatan bersama. “Jadi semua peserta, dosen dan lain sebagainya aman,” tegasnya.

Terkait mahasiswa yang masih belum mengikuti yudisium. Jasuli beserta pihaknya akan mengadakan rapat kembali. Yang nantinya akan di putuskan kapan yudisium untuk mereka yang masih belum mengikuti acara sakral tersebut. “Kalau tidak memungkinkan ya bisa jadi kami gabungkan tahun depan,”paparnya.

Dalam sambutannya masjas nama panggilan akrab dekan Fakultas Tarbiyah tersebut berharap agar mahasiswa yang telah mengikuti yudisium dapat mengamalkan ilmu yang di dapat saat di bangku kuliah. Dan mampu bersaing dan berkontribusi dalam mengharumkan dan memajukan Indonesia. “Menambahkan nilai kemanfaatan di masyarakat dan menjaga nilai nilai yang telah di dapat,” ujarnya.

Tak hanya harapan kepada mahasiswa yang ikut yudisium, jasuli juga menyampaikan dalam sambutannya ucapan selamat hari pers nasional. Ia juga menyampaikan bahwa tanpa adanya wartawan maka keilmuan kita akan terhenti. “Beliau yang memberikan informasi penting terhadap keseimbangan kehidupan sesuai budaya di masyarakat,” jelasnya. Ia juga menambahkan semoga pers yang ada di seluruh indonesia tetap di berikan kesehatan.

Harapan besar juga di sampaikan Abdul Hadi rektor Universitas Islam Jember. Ia berharap kepada seluruh mahasiswa UIJ yang lulus maupun yang masih berproses di UIJ agar menjaga nama baik almamater. Serta mampu membantu masyarakat yang membutuhkan. “Mengamalkan ilmu kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (mg1)

- Advertisement -

Yudisium Fakultas Tarbiyah utamakan prokes

KALIWATES, Radar Jember – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember (UIJ) gelar Rapat Terbuka Senat Yudisium ke 24 pada hari Rabu (9/2) yang di laksanakan secara offline atau tatap muka yang bertempat di aula miftahul ulum kampus 1 Universitas Islam Jember jalan kyai mojo nomor 101 Kaliwates Jember.

Yudisium kali ini di batasi sebanyak 150 peserta. Hal itu di sampaikan Jasuli dekan Fakultas Tarbiyah, dirinya mengaku bahwa di berikan pembatasan kouta peserta agar tidak terjadi kerumunan yang berlebihan. Mengingat saat ini kasus omicron mulai meningkat. “Kondisinya masih pandemi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Rabu (9/2).

Tak hanya pembatasan kuota, pria yang hobi olah raga tersebut menegaskan bahwa peserta yudisium di haruskan vaksin minimal dosis dua dan mematuhi protokol kesehatan yang telah di terapkan oleh pemerintah. Itu di lakukan tidak lain dan tidak bukan hanya demi kesehatan dan keselamatan bersama. “Jadi semua peserta, dosen dan lain sebagainya aman,” tegasnya.

Terkait mahasiswa yang masih belum mengikuti yudisium. Jasuli beserta pihaknya akan mengadakan rapat kembali. Yang nantinya akan di putuskan kapan yudisium untuk mereka yang masih belum mengikuti acara sakral tersebut. “Kalau tidak memungkinkan ya bisa jadi kami gabungkan tahun depan,”paparnya.

Dalam sambutannya masjas nama panggilan akrab dekan Fakultas Tarbiyah tersebut berharap agar mahasiswa yang telah mengikuti yudisium dapat mengamalkan ilmu yang di dapat saat di bangku kuliah. Dan mampu bersaing dan berkontribusi dalam mengharumkan dan memajukan Indonesia. “Menambahkan nilai kemanfaatan di masyarakat dan menjaga nilai nilai yang telah di dapat,” ujarnya.

Tak hanya harapan kepada mahasiswa yang ikut yudisium, jasuli juga menyampaikan dalam sambutannya ucapan selamat hari pers nasional. Ia juga menyampaikan bahwa tanpa adanya wartawan maka keilmuan kita akan terhenti. “Beliau yang memberikan informasi penting terhadap keseimbangan kehidupan sesuai budaya di masyarakat,” jelasnya. Ia juga menambahkan semoga pers yang ada di seluruh indonesia tetap di berikan kesehatan.

Harapan besar juga di sampaikan Abdul Hadi rektor Universitas Islam Jember. Ia berharap kepada seluruh mahasiswa UIJ yang lulus maupun yang masih berproses di UIJ agar menjaga nama baik almamater. Serta mampu membantu masyarakat yang membutuhkan. “Mengamalkan ilmu kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (mg1)

Yudisium Fakultas Tarbiyah utamakan prokes

KALIWATES, Radar Jember – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember (UIJ) gelar Rapat Terbuka Senat Yudisium ke 24 pada hari Rabu (9/2) yang di laksanakan secara offline atau tatap muka yang bertempat di aula miftahul ulum kampus 1 Universitas Islam Jember jalan kyai mojo nomor 101 Kaliwates Jember.

Yudisium kali ini di batasi sebanyak 150 peserta. Hal itu di sampaikan Jasuli dekan Fakultas Tarbiyah, dirinya mengaku bahwa di berikan pembatasan kouta peserta agar tidak terjadi kerumunan yang berlebihan. Mengingat saat ini kasus omicron mulai meningkat. “Kondisinya masih pandemi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Rabu (9/2).

Tak hanya pembatasan kuota, pria yang hobi olah raga tersebut menegaskan bahwa peserta yudisium di haruskan vaksin minimal dosis dua dan mematuhi protokol kesehatan yang telah di terapkan oleh pemerintah. Itu di lakukan tidak lain dan tidak bukan hanya demi kesehatan dan keselamatan bersama. “Jadi semua peserta, dosen dan lain sebagainya aman,” tegasnya.

Terkait mahasiswa yang masih belum mengikuti yudisium. Jasuli beserta pihaknya akan mengadakan rapat kembali. Yang nantinya akan di putuskan kapan yudisium untuk mereka yang masih belum mengikuti acara sakral tersebut. “Kalau tidak memungkinkan ya bisa jadi kami gabungkan tahun depan,”paparnya.

Dalam sambutannya masjas nama panggilan akrab dekan Fakultas Tarbiyah tersebut berharap agar mahasiswa yang telah mengikuti yudisium dapat mengamalkan ilmu yang di dapat saat di bangku kuliah. Dan mampu bersaing dan berkontribusi dalam mengharumkan dan memajukan Indonesia. “Menambahkan nilai kemanfaatan di masyarakat dan menjaga nilai nilai yang telah di dapat,” ujarnya.

Tak hanya harapan kepada mahasiswa yang ikut yudisium, jasuli juga menyampaikan dalam sambutannya ucapan selamat hari pers nasional. Ia juga menyampaikan bahwa tanpa adanya wartawan maka keilmuan kita akan terhenti. “Beliau yang memberikan informasi penting terhadap keseimbangan kehidupan sesuai budaya di masyarakat,” jelasnya. Ia juga menambahkan semoga pers yang ada di seluruh indonesia tetap di berikan kesehatan.

Harapan besar juga di sampaikan Abdul Hadi rektor Universitas Islam Jember. Ia berharap kepada seluruh mahasiswa UIJ yang lulus maupun yang masih berproses di UIJ agar menjaga nama baik almamater. Serta mampu membantu masyarakat yang membutuhkan. “Mengamalkan ilmu kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (mg1)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/