Terobosan, Garap Ujian Pakai HP

SMAN 1 Tenggarang Gelar PAS Dengan Prokes Ketat

BONDOWOSO, RADARIJEN – SMAN 1 Tenggarang Kabupaten Bondowoso menggelar Penilaian Akhir Semester (PAS) dengan tatap muka. PAS SMAN 1 Tenggarang dibagi menjadi dua sesi dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Ribuan siswa kelas X, XI dan XII tampak serius mengikuti PAS yang digelar Mulai Rabu (1/12) sampai Jumat (10/12).

Yang beda, siswa SMAN 1 Tenggarang mengerjakan PAS dengan menggunakan HP. Tidak lagi pakai kertas seperti PAS sebelum pandemi. PAS pakai HP ini lebih efektif dan efisien. Sejak pandemi SMAN 1 Tenggarang secara konsisten memanfaatkan media pembelajaran daring berbasis smarthpone/komputer. “Iya PAS SMAN 1 Tenggarang mulai Rabu sampai Jumat menggunakan smartphone,” kata Kepala SMAN 1 Tenggarang Kabupaten Bondowoso Drs Bambang Subiantoro kepada Jawa Pos radar Ijen, kemarin.
Tak hanya itu, SMAN 1 Tenggarang juga menggunakan desain soal PAS dengan asesmen kompetensi minimum (AKM). Fokus pengembangan soal PAS kali ini untuk mengukur literasi membaca siswa. Instrumen ini dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Dia menjelaskan, dari pantuannya sejak hari pertama pelaksanaan PAS dengan menggunakan smartphone berlangsung lancar. Tidak ada kendala yang dihadapi siswa atau panitia sejak hari pertama PAS dilaksanakan Rabu (1/12) pekan lalu. “Alhamdulilah PAS-nya lancar pakai smartphone,” imbuh mantan kepala SMAN 1 Bondowoso tersebut.
SMAN 1 Tenggarang, sambungnya, telah melaksakan try out berbagai bentuk ujian beberapa kali dengan menggunakan smartphone. “Kami sudah try out berbagai bentuk ujian seperti PAS, PTS, PAT, Ujian Sekolah, ANBK dan EHBKS dengan handphone beberapa kali, siswa dan panitia sudah mengerti betul prosedurnya sehingga tidak ada kendala apapun. Moga-moga sampai akhir nanti PAS-nya sukses dan lancar, aamiin,” ujarnya.
Selain itu, peserta PAS kelas X, XI dan XII temasuk anak-anak milineal sehingga tidak gagap teknologi (gaptek) dengan perkembagan teknologi saat era digital ini. “Saya yakin anak-anak sudah mahir soal digital seperti menggunakan smartphone. Saya yakin anak-anak sudah pintar menggunakan HP sehingga hanya perlu adaptasi. Mereka tinggal menyesuaikan soal aturan main saja PAS pakai HP,” terangnya.
Dia menjelaskan, keuntungannya banyak PAS dengan pakai HP. “Tentu tidak ada biaya kertas lagi untuk soal PAS dan lembar jawabannya. Tinggal pencet di HP masing-masing maka PAS bisa dilakukan para siswa,” ujarnya.
Untuk antisipasi ada kecurangan, panitia melakukan pengawasan dengan ketat. Apalagi, di masing-masing kelas sudah ada CCTV-nya sehingga peserta juga bisa terpantau via CCTV. Selain diawasi langsung oleh pengawas kelasnya. “Tapi saya yakin anak-anak SMAN 1 Tenggarang jujur mengerjakan sendiri. Mereka sudah ditanamkan kejujuran sejak masuk sekolah,” terangnya.

Jurnalis: Narto