alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

PDHI Jatim VII Door to Door Periksa Kesehatan Hewan

Sediakan Obat-Obatan dan Pakan Ternak Gratis

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya hewan ternak yang terkena abu vulkanis Gunung Semeru membuat Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim VII ikut tergerak. Tadi siang, puluhan dokter hewan diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada hewan ternak milik korban terdampak secara door to door.

Ketua PDHI Jatim VII drh. Puput Rijal mengatakan, kedatangannya ke Lumajang untuk memberikan bantuan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan. Seperti pemeriksaan, pengobatan maupun pemberian vitamin. Sebab, diakui abu vulkanis Gunung Semeru dapat mempengaruhi keadaan hewan ternak.

“Pengaruhnya jelas sangat berpengaruh, tetapi alhamdulillah temuan kami di lapangan tidak seburuk itu. Memang ada hewan yang mengalami luka bakar, tetapi umumnya gejalanya ringan, yaitu gangguan pernafasan dan lain sebagainya,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rijal melanjutkan, pelayanan pada hewan ternak kali ini melibatkan 31 dokter hewan yang ada di Lumajang dan di Jember. Sasaran yang dituju beberapa hewan ternak yang terdapat di dua dusun di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro yang relatif aman. Di antaranya Dusun Sukosari dan Dusun Kebonagung.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya hewan ternak yang terkena abu vulkanis Gunung Semeru membuat Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim VII ikut tergerak. Tadi siang, puluhan dokter hewan diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada hewan ternak milik korban terdampak secara door to door.

Ketua PDHI Jatim VII drh. Puput Rijal mengatakan, kedatangannya ke Lumajang untuk memberikan bantuan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan. Seperti pemeriksaan, pengobatan maupun pemberian vitamin. Sebab, diakui abu vulkanis Gunung Semeru dapat mempengaruhi keadaan hewan ternak.

“Pengaruhnya jelas sangat berpengaruh, tetapi alhamdulillah temuan kami di lapangan tidak seburuk itu. Memang ada hewan yang mengalami luka bakar, tetapi umumnya gejalanya ringan, yaitu gangguan pernafasan dan lain sebagainya,” katanya.

Rijal melanjutkan, pelayanan pada hewan ternak kali ini melibatkan 31 dokter hewan yang ada di Lumajang dan di Jember. Sasaran yang dituju beberapa hewan ternak yang terdapat di dua dusun di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro yang relatif aman. Di antaranya Dusun Sukosari dan Dusun Kebonagung.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya hewan ternak yang terkena abu vulkanis Gunung Semeru membuat Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim VII ikut tergerak. Tadi siang, puluhan dokter hewan diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada hewan ternak milik korban terdampak secara door to door.

Ketua PDHI Jatim VII drh. Puput Rijal mengatakan, kedatangannya ke Lumajang untuk memberikan bantuan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan. Seperti pemeriksaan, pengobatan maupun pemberian vitamin. Sebab, diakui abu vulkanis Gunung Semeru dapat mempengaruhi keadaan hewan ternak.

“Pengaruhnya jelas sangat berpengaruh, tetapi alhamdulillah temuan kami di lapangan tidak seburuk itu. Memang ada hewan yang mengalami luka bakar, tetapi umumnya gejalanya ringan, yaitu gangguan pernafasan dan lain sebagainya,” katanya.

Rijal melanjutkan, pelayanan pada hewan ternak kali ini melibatkan 31 dokter hewan yang ada di Lumajang dan di Jember. Sasaran yang dituju beberapa hewan ternak yang terdapat di dua dusun di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro yang relatif aman. Di antaranya Dusun Sukosari dan Dusun Kebonagung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/