alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Bincang Virtual UIN KHAS Bagi Tips Inovasi Pengelolaan Perguruan Tinggi

Mobile_AP_Rectangle 1

Tidak hanya itu, ada pula program atau kebijakan dari Binus University yang kemudian diadopsi oleh kementerian pendidikan untuk dijadikan referensi. “Saat ini zamannya kolaborasi. Kita tidak bisa melangkah sendiri, tapi perlu bersama-sama. Baik negeri maupun swasta, bersama-sama, bergandeng tangan mencapai kemajuan,” kata Prof Dr M Noor Harisudin M Fil I, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

Menurut dia, sharing pengalaman semacam itu dirasa perlu penting. Terlebih lagi UIN KHAS Jember yang telah memproklamirkan diri sebagai Kampus Merdeka.

Pria yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur ini menegaskan, perguruan tinggi sayogyanya memang harus proaktif menghadapi dinamika zaman, dengan menjalin sinergi yang selaras dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga kemajuan bisa mudah diraih.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain kedua pembicara pakar tersebut, juga hadir secara virtual yaitu Hj Rr Iswachyu Dhaniarti Ds SH M Hp, Sekretaris PW ABP PTSI Jawa Timur. Dalam sambutannya, dirinya memaparkan tentang tata kelola perguruan tinggi.

“Yayasan yang baik adalah yang mampu melaksanakan tata kelola yang baik. Paling penting dalam tata kelola yayasan ada tiga hal yakni efektifitas, reliabilitas keuangan, dan kepatuhan yayasan terhadap peraturan perundang-undangan,” tutur Hj Rr Iswachyu Dhaniarti.

Melalui sharing pengalaman virtual tersebut, kedua perguruan tinggi ini berharap bisa saling membawa kemanfaatan, kerja sama, dan kemajuan ke depannya.

Reporter: Maulana
Fotografer: HUMAS UIN FOR RADARJEMBER.ID
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Tidak hanya itu, ada pula program atau kebijakan dari Binus University yang kemudian diadopsi oleh kementerian pendidikan untuk dijadikan referensi. “Saat ini zamannya kolaborasi. Kita tidak bisa melangkah sendiri, tapi perlu bersama-sama. Baik negeri maupun swasta, bersama-sama, bergandeng tangan mencapai kemajuan,” kata Prof Dr M Noor Harisudin M Fil I, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

Menurut dia, sharing pengalaman semacam itu dirasa perlu penting. Terlebih lagi UIN KHAS Jember yang telah memproklamirkan diri sebagai Kampus Merdeka.

Pria yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur ini menegaskan, perguruan tinggi sayogyanya memang harus proaktif menghadapi dinamika zaman, dengan menjalin sinergi yang selaras dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga kemajuan bisa mudah diraih.

Selain kedua pembicara pakar tersebut, juga hadir secara virtual yaitu Hj Rr Iswachyu Dhaniarti Ds SH M Hp, Sekretaris PW ABP PTSI Jawa Timur. Dalam sambutannya, dirinya memaparkan tentang tata kelola perguruan tinggi.

“Yayasan yang baik adalah yang mampu melaksanakan tata kelola yang baik. Paling penting dalam tata kelola yayasan ada tiga hal yakni efektifitas, reliabilitas keuangan, dan kepatuhan yayasan terhadap peraturan perundang-undangan,” tutur Hj Rr Iswachyu Dhaniarti.

Melalui sharing pengalaman virtual tersebut, kedua perguruan tinggi ini berharap bisa saling membawa kemanfaatan, kerja sama, dan kemajuan ke depannya.

Reporter: Maulana
Fotografer: HUMAS UIN FOR RADARJEMBER.ID
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Tidak hanya itu, ada pula program atau kebijakan dari Binus University yang kemudian diadopsi oleh kementerian pendidikan untuk dijadikan referensi. “Saat ini zamannya kolaborasi. Kita tidak bisa melangkah sendiri, tapi perlu bersama-sama. Baik negeri maupun swasta, bersama-sama, bergandeng tangan mencapai kemajuan,” kata Prof Dr M Noor Harisudin M Fil I, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

Menurut dia, sharing pengalaman semacam itu dirasa perlu penting. Terlebih lagi UIN KHAS Jember yang telah memproklamirkan diri sebagai Kampus Merdeka.

Pria yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur ini menegaskan, perguruan tinggi sayogyanya memang harus proaktif menghadapi dinamika zaman, dengan menjalin sinergi yang selaras dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga kemajuan bisa mudah diraih.

Selain kedua pembicara pakar tersebut, juga hadir secara virtual yaitu Hj Rr Iswachyu Dhaniarti Ds SH M Hp, Sekretaris PW ABP PTSI Jawa Timur. Dalam sambutannya, dirinya memaparkan tentang tata kelola perguruan tinggi.

“Yayasan yang baik adalah yang mampu melaksanakan tata kelola yang baik. Paling penting dalam tata kelola yayasan ada tiga hal yakni efektifitas, reliabilitas keuangan, dan kepatuhan yayasan terhadap peraturan perundang-undangan,” tutur Hj Rr Iswachyu Dhaniarti.

Melalui sharing pengalaman virtual tersebut, kedua perguruan tinggi ini berharap bisa saling membawa kemanfaatan, kerja sama, dan kemajuan ke depannya.

Reporter: Maulana
Fotografer: HUMAS UIN FOR RADARJEMBER.ID
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/