alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Tingkatkan Produksi dan Pemasaran Kopi Panti

Tim PPM Polije Juga Bantu Alat Pengolah Kopi Modern pada Petani Rakyat

Mobile_AP_Rectangle 1

“Maka dibutuhkan upaya strukturisasi sistem pengembangan dilakukan mlalui Program Pengembangan Potensi Unggulan Daerah melalui PPM Polije. “Perencanaan agroindustri hendaknya dilakukan melalui pendekatan sistem secara berkelanjutan sehingga dapat menghasilkan operasional sistem yang lebih efektif,” ujarnya.

Untuk menjamin keberlanjutan penerapan sistem pengolahan produksi bersih berbasis kopi rakyat dalam agroindustri kopi rakyat di Panti dibutuhkan upaya strukturisasi sistem pengembangan.”Yaitu mulai dari penyuluhan, pelatihan dan bantuan alat untk mengolah kopi menjadi produk yang lebih bernilai,” ujar Aulia Brilliantina S.Tp, M.P, anggota PPM Polije.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tim PPM POlije kemudian memberi pelatihan cara penanaman Kopi dan penanganan pasca panennya agar kopi yang dihasilkan memiliki kualitas ekspor. Memberi pelatihan pengemasan produk Kopi yang layak untuk dijual ekspor. Pelatihan penanganan limbah dari kulit kopi dijadikan media tanam jamur tiram, dan limbah cair dijadikan pupuk. “Memberikan pelatihan cara pengemasan produk yang menarik konsumen. Memberikan pelatihan strategi pemasaran, sehingga produk kopi maupun olahan samping dari limbah kopi dapat berkembang dan banyak terjual di pasaran,” ujar Agung Wahyono S.P, Ph.D.

- Advertisement -

“Maka dibutuhkan upaya strukturisasi sistem pengembangan dilakukan mlalui Program Pengembangan Potensi Unggulan Daerah melalui PPM Polije. “Perencanaan agroindustri hendaknya dilakukan melalui pendekatan sistem secara berkelanjutan sehingga dapat menghasilkan operasional sistem yang lebih efektif,” ujarnya.

Untuk menjamin keberlanjutan penerapan sistem pengolahan produksi bersih berbasis kopi rakyat dalam agroindustri kopi rakyat di Panti dibutuhkan upaya strukturisasi sistem pengembangan.”Yaitu mulai dari penyuluhan, pelatihan dan bantuan alat untk mengolah kopi menjadi produk yang lebih bernilai,” ujar Aulia Brilliantina S.Tp, M.P, anggota PPM Polije.

Tim PPM POlije kemudian memberi pelatihan cara penanaman Kopi dan penanganan pasca panennya agar kopi yang dihasilkan memiliki kualitas ekspor. Memberi pelatihan pengemasan produk Kopi yang layak untuk dijual ekspor. Pelatihan penanganan limbah dari kulit kopi dijadikan media tanam jamur tiram, dan limbah cair dijadikan pupuk. “Memberikan pelatihan cara pengemasan produk yang menarik konsumen. Memberikan pelatihan strategi pemasaran, sehingga produk kopi maupun olahan samping dari limbah kopi dapat berkembang dan banyak terjual di pasaran,” ujar Agung Wahyono S.P, Ph.D.

“Maka dibutuhkan upaya strukturisasi sistem pengembangan dilakukan mlalui Program Pengembangan Potensi Unggulan Daerah melalui PPM Polije. “Perencanaan agroindustri hendaknya dilakukan melalui pendekatan sistem secara berkelanjutan sehingga dapat menghasilkan operasional sistem yang lebih efektif,” ujarnya.

Untuk menjamin keberlanjutan penerapan sistem pengolahan produksi bersih berbasis kopi rakyat dalam agroindustri kopi rakyat di Panti dibutuhkan upaya strukturisasi sistem pengembangan.”Yaitu mulai dari penyuluhan, pelatihan dan bantuan alat untk mengolah kopi menjadi produk yang lebih bernilai,” ujar Aulia Brilliantina S.Tp, M.P, anggota PPM Polije.

Tim PPM POlije kemudian memberi pelatihan cara penanaman Kopi dan penanganan pasca panennya agar kopi yang dihasilkan memiliki kualitas ekspor. Memberi pelatihan pengemasan produk Kopi yang layak untuk dijual ekspor. Pelatihan penanganan limbah dari kulit kopi dijadikan media tanam jamur tiram, dan limbah cair dijadikan pupuk. “Memberikan pelatihan cara pengemasan produk yang menarik konsumen. Memberikan pelatihan strategi pemasaran, sehingga produk kopi maupun olahan samping dari limbah kopi dapat berkembang dan banyak terjual di pasaran,” ujar Agung Wahyono S.P, Ph.D.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/