alexametrics
24.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Jalankan Tugas Plt Bupati Bermodalkan Keikhlasan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Karena bupati petahana cuti persiapan pilkada, tongkat estafet pemerintahan di Kabupaten Jember pun beralih ke wakil bupati, Drs KH Abdul Muqit Arief.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo itu akan menjabat sebagai Plt Bupati Jember, hingga 5 Desember 2020 nanti.

Amanah itu dijalankan oleh alumni Pondok Pesantren Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, dengan bermodalkan keikhlasan. Bahkan ia tidak pernah bermimpi untuk memimpin Kabupaten Jember selama 72 hari itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jabatan Plt bupati ini karena penunjukkan langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Karena itu tidak ada alasan untuk menolak, dan harus dijalankan demi kepentingan warga Jember,” ungkap Muqit Arief.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Karena bupati petahana cuti persiapan pilkada, tongkat estafet pemerintahan di Kabupaten Jember pun beralih ke wakil bupati, Drs KH Abdul Muqit Arief.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo itu akan menjabat sebagai Plt Bupati Jember, hingga 5 Desember 2020 nanti.

Amanah itu dijalankan oleh alumni Pondok Pesantren Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, dengan bermodalkan keikhlasan. Bahkan ia tidak pernah bermimpi untuk memimpin Kabupaten Jember selama 72 hari itu.

“Jabatan Plt bupati ini karena penunjukkan langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Karena itu tidak ada alasan untuk menolak, dan harus dijalankan demi kepentingan warga Jember,” ungkap Muqit Arief.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Karena bupati petahana cuti persiapan pilkada, tongkat estafet pemerintahan di Kabupaten Jember pun beralih ke wakil bupati, Drs KH Abdul Muqit Arief.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo itu akan menjabat sebagai Plt Bupati Jember, hingga 5 Desember 2020 nanti.

Amanah itu dijalankan oleh alumni Pondok Pesantren Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, dengan bermodalkan keikhlasan. Bahkan ia tidak pernah bermimpi untuk memimpin Kabupaten Jember selama 72 hari itu.

“Jabatan Plt bupati ini karena penunjukkan langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Karena itu tidak ada alasan untuk menolak, dan harus dijalankan demi kepentingan warga Jember,” ungkap Muqit Arief.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/