alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

WTP Kado Terindah untuk Bupati Hendy

Raih WTP, Catat Laba Rp 3,9 M

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberkahan Ramadan di tahun ini memang sangatlah luar biasa. Tak terkecuali bagi perusahaan air minum milik Pemkab Jember, Perumdam Tirta Pandalungan Jember. Sesuai dengan hasil audit mendapatkan unqualified opinion atau penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP).

Keberhasilan itu diungkapkan Direktur Perumdam Tirta Pandalungan Jember Ady Setiawan dalam rangkaian acara khatmil quran dan buka bersama jajaran internal perumdam di Jalan Trunojoyo 73.

Mobile_AP_Rectangle 2

Audit yang dilakukan oleh akuntan independen Jakarta yang telah terdaftar dalam BPK-RI tersebut berdasarkan Perda Kabupaten Jember Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan Jember, dan sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum.

“Dari laporan audit independen, Laporan Keuangan Tahun 2020 Perumdam Tirta Pandalungan dinyatakan dengan opini wajar tanpa pengecualian atau WTP. Ini yang perlu kita syukuri dan sudah kita laporkan kepada bupati selaku KPM (kuasa pemilik modal, Red),” tutur Ady.

Dia menambahkan, dari laporan keuangan yang telah diaudit tersebut, pada 2020 kinerja dari perusahaan air minum pelat merah tersebut menunjukan hasil positif. “Kami juga membukukan laba sebesar Rp 3.999.065.095 sebelum pajak pada tahun 2020,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberkahan Ramadan di tahun ini memang sangatlah luar biasa. Tak terkecuali bagi perusahaan air minum milik Pemkab Jember, Perumdam Tirta Pandalungan Jember. Sesuai dengan hasil audit mendapatkan unqualified opinion atau penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP).

Keberhasilan itu diungkapkan Direktur Perumdam Tirta Pandalungan Jember Ady Setiawan dalam rangkaian acara khatmil quran dan buka bersama jajaran internal perumdam di Jalan Trunojoyo 73.

Audit yang dilakukan oleh akuntan independen Jakarta yang telah terdaftar dalam BPK-RI tersebut berdasarkan Perda Kabupaten Jember Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan Jember, dan sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum.

“Dari laporan audit independen, Laporan Keuangan Tahun 2020 Perumdam Tirta Pandalungan dinyatakan dengan opini wajar tanpa pengecualian atau WTP. Ini yang perlu kita syukuri dan sudah kita laporkan kepada bupati selaku KPM (kuasa pemilik modal, Red),” tutur Ady.

Dia menambahkan, dari laporan keuangan yang telah diaudit tersebut, pada 2020 kinerja dari perusahaan air minum pelat merah tersebut menunjukan hasil positif. “Kami juga membukukan laba sebesar Rp 3.999.065.095 sebelum pajak pada tahun 2020,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberkahan Ramadan di tahun ini memang sangatlah luar biasa. Tak terkecuali bagi perusahaan air minum milik Pemkab Jember, Perumdam Tirta Pandalungan Jember. Sesuai dengan hasil audit mendapatkan unqualified opinion atau penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP).

Keberhasilan itu diungkapkan Direktur Perumdam Tirta Pandalungan Jember Ady Setiawan dalam rangkaian acara khatmil quran dan buka bersama jajaran internal perumdam di Jalan Trunojoyo 73.

Audit yang dilakukan oleh akuntan independen Jakarta yang telah terdaftar dalam BPK-RI tersebut berdasarkan Perda Kabupaten Jember Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan Jember, dan sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum.

“Dari laporan audit independen, Laporan Keuangan Tahun 2020 Perumdam Tirta Pandalungan dinyatakan dengan opini wajar tanpa pengecualian atau WTP. Ini yang perlu kita syukuri dan sudah kita laporkan kepada bupati selaku KPM (kuasa pemilik modal, Red),” tutur Ady.

Dia menambahkan, dari laporan keuangan yang telah diaudit tersebut, pada 2020 kinerja dari perusahaan air minum pelat merah tersebut menunjukan hasil positif. “Kami juga membukukan laba sebesar Rp 3.999.065.095 sebelum pajak pada tahun 2020,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/