alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Kabar Baik, Karantina Jamaah Umrah dan PPLN Hanya Sehari

Menko Airlangga: Kebijakan Ini Sesuai Arahan Presiden

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, masa karantina bagi jamaah umrah dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) kembali dikurangi menjadi satu hari.

“Arahan Bapak Presiden, karantina sudah dikurangi menjadi satu hari baik umrah maupun PPLN mulai besok dengan SE (surat edaran, Red) dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Red) yang baru,” ujarnya, saat konferensi pers PPKM secara daring, Senin (7/3).

Mengenai pengaturan teknisnya, lanjutnya, apabila ditemukan positif dari jamaah umrah maupun PPLN maka akan langsung dilakukan isolasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terkait dengan jumlah kasus Covid-19 dari jamaah yang melaksanakan umrah, pemerintah mencatat terdapat kasus positif dengan rata-rata sebesar 47 persen.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini berharap masyarakat dapat senantiasa menjaga kedisiplinan. Di sisi lain, pemerintah juga akan terus mendorong vaksinasi dosis kedua, termasuk protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Beberapa waktu lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Kira-kira 26 hari lagi. Sehingga kita tidak boleh tidak waspada terhadap varian Omicron yang masih ada di sekitar kita,” ujar dia.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, masa karantina bagi jamaah umrah dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) kembali dikurangi menjadi satu hari.

“Arahan Bapak Presiden, karantina sudah dikurangi menjadi satu hari baik umrah maupun PPLN mulai besok dengan SE (surat edaran, Red) dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Red) yang baru,” ujarnya, saat konferensi pers PPKM secara daring, Senin (7/3).

Mengenai pengaturan teknisnya, lanjutnya, apabila ditemukan positif dari jamaah umrah maupun PPLN maka akan langsung dilakukan isolasi.

Terkait dengan jumlah kasus Covid-19 dari jamaah yang melaksanakan umrah, pemerintah mencatat terdapat kasus positif dengan rata-rata sebesar 47 persen.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini berharap masyarakat dapat senantiasa menjaga kedisiplinan. Di sisi lain, pemerintah juga akan terus mendorong vaksinasi dosis kedua, termasuk protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Beberapa waktu lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Kira-kira 26 hari lagi. Sehingga kita tidak boleh tidak waspada terhadap varian Omicron yang masih ada di sekitar kita,” ujar dia.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, masa karantina bagi jamaah umrah dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) kembali dikurangi menjadi satu hari.

“Arahan Bapak Presiden, karantina sudah dikurangi menjadi satu hari baik umrah maupun PPLN mulai besok dengan SE (surat edaran, Red) dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Red) yang baru,” ujarnya, saat konferensi pers PPKM secara daring, Senin (7/3).

Mengenai pengaturan teknisnya, lanjutnya, apabila ditemukan positif dari jamaah umrah maupun PPLN maka akan langsung dilakukan isolasi.

Terkait dengan jumlah kasus Covid-19 dari jamaah yang melaksanakan umrah, pemerintah mencatat terdapat kasus positif dengan rata-rata sebesar 47 persen.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini berharap masyarakat dapat senantiasa menjaga kedisiplinan. Di sisi lain, pemerintah juga akan terus mendorong vaksinasi dosis kedua, termasuk protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Beberapa waktu lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Kira-kira 26 hari lagi. Sehingga kita tidak boleh tidak waspada terhadap varian Omicron yang masih ada di sekitar kita,” ujar dia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/