alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Keren, Mahasiswa UM Jember Aktif Sosialisasi Pola Hidup Sehat

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI.RADAR JEMBER.ID – Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Jember punya kreativitas luar biasa di tengah pandemi Covid-19 tahun 2021 ini. Ali Wafa, Esty Ningtyas Anjarwati, Dhita Andira Gilliant, dan Octa Devi Ardiyanti melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat (PM) dengan melakukan sosialisasi pola hidup sehat.

Kegiatan yang dikemas dalam sosialisasi pola hidup sehat melalui pembentukan Tim Peer Education dan pemanfaatan sabun belerang cair di Panti Asuhan Mawar Kasih Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi ini, didamping oleh Putri Robiatul Adawiyah, SSos MSi.

Hasilnya, Pengasuh LKSA Panti Asuhan Mawar Kasih telah berusaha mengupayakan standar pelayanan, khususnya dalam mewujudkan pola hidup sehat melalui kegiatan healthy life yang bekerja sama dengan tim mahasiswa UM Jember. Awalnya, anak-anak panti asuhan belum memahami tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan pola hidup sehat. Setelah kegiatan, mereka mulai memiliki kesadaran dan pengetahuan bagaimana cara belajar dan memulai hidup sehat untuk mencegah penularan virus.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adapun sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Panti Asuhan Mawar Kasih, masih perlu dikembangkan. Panti asuhan juga masih butuh dana di kemudian hari untuk meningkatkan fasilitas yang lebih layak bagi seluruh penghuni panti. “Misalnya kamar madi yang terpisah, menggunakan shower, tandon air yang cukup, kamar mandi dan MCK dipisah, tempat mencuci baju yang terpisah, serta sanitasi dan pembuangan air limbah yang sesuai standar keamanan lingkungan,” kata Ali Wafa, mahsiswa UM Jember yang menjadi Ketua Tim PKM PM.

Ke depannya pihak pengelola LKSA Panti Asuhan Mawar kasih akan berupaya menyediakan sarana obat-obatan, khususnya untuk media pertolongan pertama penyakit ringan. Seperti sabun kesehatan belerang dan obat kulit salep penyakit kulit, jamur, dan lainnya.

Pengelola Panti Asuhan Mawar Kasih direkomendasikan mengadakan kerjasama dengan masyarakat, instansi universitas, khususnya kerjasama yang intens dalam kegiatan penelitian dan pengabdian mahasiswa. Sehingga panti asuhan akan terbantu dalam meningkatkan standar layanan sarana prasarana panti asuhan.

- Advertisement -

SUMBERSARI.RADAR JEMBER.ID – Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Jember punya kreativitas luar biasa di tengah pandemi Covid-19 tahun 2021 ini. Ali Wafa, Esty Ningtyas Anjarwati, Dhita Andira Gilliant, dan Octa Devi Ardiyanti melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat (PM) dengan melakukan sosialisasi pola hidup sehat.

Kegiatan yang dikemas dalam sosialisasi pola hidup sehat melalui pembentukan Tim Peer Education dan pemanfaatan sabun belerang cair di Panti Asuhan Mawar Kasih Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi ini, didamping oleh Putri Robiatul Adawiyah, SSos MSi.

Hasilnya, Pengasuh LKSA Panti Asuhan Mawar Kasih telah berusaha mengupayakan standar pelayanan, khususnya dalam mewujudkan pola hidup sehat melalui kegiatan healthy life yang bekerja sama dengan tim mahasiswa UM Jember. Awalnya, anak-anak panti asuhan belum memahami tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan pola hidup sehat. Setelah kegiatan, mereka mulai memiliki kesadaran dan pengetahuan bagaimana cara belajar dan memulai hidup sehat untuk mencegah penularan virus.

Adapun sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Panti Asuhan Mawar Kasih, masih perlu dikembangkan. Panti asuhan juga masih butuh dana di kemudian hari untuk meningkatkan fasilitas yang lebih layak bagi seluruh penghuni panti. “Misalnya kamar madi yang terpisah, menggunakan shower, tandon air yang cukup, kamar mandi dan MCK dipisah, tempat mencuci baju yang terpisah, serta sanitasi dan pembuangan air limbah yang sesuai standar keamanan lingkungan,” kata Ali Wafa, mahsiswa UM Jember yang menjadi Ketua Tim PKM PM.

Ke depannya pihak pengelola LKSA Panti Asuhan Mawar kasih akan berupaya menyediakan sarana obat-obatan, khususnya untuk media pertolongan pertama penyakit ringan. Seperti sabun kesehatan belerang dan obat kulit salep penyakit kulit, jamur, dan lainnya.

Pengelola Panti Asuhan Mawar Kasih direkomendasikan mengadakan kerjasama dengan masyarakat, instansi universitas, khususnya kerjasama yang intens dalam kegiatan penelitian dan pengabdian mahasiswa. Sehingga panti asuhan akan terbantu dalam meningkatkan standar layanan sarana prasarana panti asuhan.

SUMBERSARI.RADAR JEMBER.ID – Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Jember punya kreativitas luar biasa di tengah pandemi Covid-19 tahun 2021 ini. Ali Wafa, Esty Ningtyas Anjarwati, Dhita Andira Gilliant, dan Octa Devi Ardiyanti melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat (PM) dengan melakukan sosialisasi pola hidup sehat.

Kegiatan yang dikemas dalam sosialisasi pola hidup sehat melalui pembentukan Tim Peer Education dan pemanfaatan sabun belerang cair di Panti Asuhan Mawar Kasih Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi ini, didamping oleh Putri Robiatul Adawiyah, SSos MSi.

Hasilnya, Pengasuh LKSA Panti Asuhan Mawar Kasih telah berusaha mengupayakan standar pelayanan, khususnya dalam mewujudkan pola hidup sehat melalui kegiatan healthy life yang bekerja sama dengan tim mahasiswa UM Jember. Awalnya, anak-anak panti asuhan belum memahami tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan pola hidup sehat. Setelah kegiatan, mereka mulai memiliki kesadaran dan pengetahuan bagaimana cara belajar dan memulai hidup sehat untuk mencegah penularan virus.

Adapun sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Panti Asuhan Mawar Kasih, masih perlu dikembangkan. Panti asuhan juga masih butuh dana di kemudian hari untuk meningkatkan fasilitas yang lebih layak bagi seluruh penghuni panti. “Misalnya kamar madi yang terpisah, menggunakan shower, tandon air yang cukup, kamar mandi dan MCK dipisah, tempat mencuci baju yang terpisah, serta sanitasi dan pembuangan air limbah yang sesuai standar keamanan lingkungan,” kata Ali Wafa, mahsiswa UM Jember yang menjadi Ketua Tim PKM PM.

Ke depannya pihak pengelola LKSA Panti Asuhan Mawar kasih akan berupaya menyediakan sarana obat-obatan, khususnya untuk media pertolongan pertama penyakit ringan. Seperti sabun kesehatan belerang dan obat kulit salep penyakit kulit, jamur, dan lainnya.

Pengelola Panti Asuhan Mawar Kasih direkomendasikan mengadakan kerjasama dengan masyarakat, instansi universitas, khususnya kerjasama yang intens dalam kegiatan penelitian dan pengabdian mahasiswa. Sehingga panti asuhan akan terbantu dalam meningkatkan standar layanan sarana prasarana panti asuhan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/