alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Universitas Muhammadiyah Malang Lahirkan Mental Pemenang

Mobile_AP_Rectangle 1

MALANG, RADARJEMBER.ID – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali melangsungkan wisuda ke-101 secara daring dan luring dengan protokol kesehatan ketat di Hall Dome UMM. Agenda yang diikuti sebanyak 2.488 wisudawan ini dilaksanakan dalam enam gelombang di sepanjang Oktober-November. Dihadiri tokoh-tokoh nasional, prosesi wisuda kali ini membahas tantangan serta kesempatan yang harus dihadapi para wisudawan.

Rektor UMM Dr Fauzan MPd menilai bahwa Kampus Putih telah hadir dengan solusi-solusi menarik. Satu di antaranya adalah beragam aktivitas Kampus Putih yang selaras dengan program pemerintah, yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa dibekali program pertukaran pelajar luar negeri, pengabdian di seluruh penjuru Indonesia, hingga magang bersertifikat.

MEMBANGGAKAN: Rektor UMM bersama Bupati Pamekasan, salah satu role model mental pemenang.

Kampus dengan predikat akreditasi unggul ini juga telah membentuk Centre of Excellent (CoE) berbasis prodi yang disiapkan untuk membuka jalan kesuksesan bagi mahasiswa. “Berbagai kelas profesional telah kami bangun sejak lama. Mulai dari kelas profesional unggas, udang, welding inspector, dan kelas lainnya. Semua ini dilakukan tidak lain untuk mendukung serta membantu para mahasiswa dalam memenangkan rangkaian tantangan di masa depan,” tegas Fauzan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP mendorong wisudawan untuk memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Selain itu, wisudawan juga harus segera meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, utamanya di bidang teknologi digital. “Saudara harus bersaing tidak hanya dengan sarjana dari perguruan tinggi lain, tapi juga rekan-rekan dari SMK dan SMA. Maka, saudara mau tidak mau harus memiliki mental pemenang dengan meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan,” ungkap Muhadjir.

Dr (HC) Ir Airlangga Hartarto MBA MMT selaku Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Republik Indonesia menyampaikan bahwa persentase kewirausahaan Indonesia masih berada di kisaran 3,7 persen. Perlu adanya upaya khusus untuk meningkatkan angka tersebut menjadi 5 persen atau lebih. Menurut dia, satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak inkubator-inkubator usaha di perguruan tinggi, seperti di UMM.

Hal serupa juga disampaikan Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA selaku Komisaris Utama Bank Muamalat Indonesia. Dia memaparkan pentingnya peran transformasi digital di era sekarang. Mulai dari pengembangan layanan hingga sumber daya manusia yang harus segera memahami teknologi dengan baik.

- Advertisement -

MALANG, RADARJEMBER.ID – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali melangsungkan wisuda ke-101 secara daring dan luring dengan protokol kesehatan ketat di Hall Dome UMM. Agenda yang diikuti sebanyak 2.488 wisudawan ini dilaksanakan dalam enam gelombang di sepanjang Oktober-November. Dihadiri tokoh-tokoh nasional, prosesi wisuda kali ini membahas tantangan serta kesempatan yang harus dihadapi para wisudawan.

Rektor UMM Dr Fauzan MPd menilai bahwa Kampus Putih telah hadir dengan solusi-solusi menarik. Satu di antaranya adalah beragam aktivitas Kampus Putih yang selaras dengan program pemerintah, yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa dibekali program pertukaran pelajar luar negeri, pengabdian di seluruh penjuru Indonesia, hingga magang bersertifikat.

MEMBANGGAKAN: Rektor UMM bersama Bupati Pamekasan, salah satu role model mental pemenang.

Kampus dengan predikat akreditasi unggul ini juga telah membentuk Centre of Excellent (CoE) berbasis prodi yang disiapkan untuk membuka jalan kesuksesan bagi mahasiswa. “Berbagai kelas profesional telah kami bangun sejak lama. Mulai dari kelas profesional unggas, udang, welding inspector, dan kelas lainnya. Semua ini dilakukan tidak lain untuk mendukung serta membantu para mahasiswa dalam memenangkan rangkaian tantangan di masa depan,” tegas Fauzan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP mendorong wisudawan untuk memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Selain itu, wisudawan juga harus segera meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, utamanya di bidang teknologi digital. “Saudara harus bersaing tidak hanya dengan sarjana dari perguruan tinggi lain, tapi juga rekan-rekan dari SMK dan SMA. Maka, saudara mau tidak mau harus memiliki mental pemenang dengan meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan,” ungkap Muhadjir.

Dr (HC) Ir Airlangga Hartarto MBA MMT selaku Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Republik Indonesia menyampaikan bahwa persentase kewirausahaan Indonesia masih berada di kisaran 3,7 persen. Perlu adanya upaya khusus untuk meningkatkan angka tersebut menjadi 5 persen atau lebih. Menurut dia, satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak inkubator-inkubator usaha di perguruan tinggi, seperti di UMM.

Hal serupa juga disampaikan Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA selaku Komisaris Utama Bank Muamalat Indonesia. Dia memaparkan pentingnya peran transformasi digital di era sekarang. Mulai dari pengembangan layanan hingga sumber daya manusia yang harus segera memahami teknologi dengan baik.

MALANG, RADARJEMBER.ID – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali melangsungkan wisuda ke-101 secara daring dan luring dengan protokol kesehatan ketat di Hall Dome UMM. Agenda yang diikuti sebanyak 2.488 wisudawan ini dilaksanakan dalam enam gelombang di sepanjang Oktober-November. Dihadiri tokoh-tokoh nasional, prosesi wisuda kali ini membahas tantangan serta kesempatan yang harus dihadapi para wisudawan.

Rektor UMM Dr Fauzan MPd menilai bahwa Kampus Putih telah hadir dengan solusi-solusi menarik. Satu di antaranya adalah beragam aktivitas Kampus Putih yang selaras dengan program pemerintah, yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa dibekali program pertukaran pelajar luar negeri, pengabdian di seluruh penjuru Indonesia, hingga magang bersertifikat.

MEMBANGGAKAN: Rektor UMM bersama Bupati Pamekasan, salah satu role model mental pemenang.

Kampus dengan predikat akreditasi unggul ini juga telah membentuk Centre of Excellent (CoE) berbasis prodi yang disiapkan untuk membuka jalan kesuksesan bagi mahasiswa. “Berbagai kelas profesional telah kami bangun sejak lama. Mulai dari kelas profesional unggas, udang, welding inspector, dan kelas lainnya. Semua ini dilakukan tidak lain untuk mendukung serta membantu para mahasiswa dalam memenangkan rangkaian tantangan di masa depan,” tegas Fauzan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP mendorong wisudawan untuk memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Selain itu, wisudawan juga harus segera meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, utamanya di bidang teknologi digital. “Saudara harus bersaing tidak hanya dengan sarjana dari perguruan tinggi lain, tapi juga rekan-rekan dari SMK dan SMA. Maka, saudara mau tidak mau harus memiliki mental pemenang dengan meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan,” ungkap Muhadjir.

Dr (HC) Ir Airlangga Hartarto MBA MMT selaku Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Republik Indonesia menyampaikan bahwa persentase kewirausahaan Indonesia masih berada di kisaran 3,7 persen. Perlu adanya upaya khusus untuk meningkatkan angka tersebut menjadi 5 persen atau lebih. Menurut dia, satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak inkubator-inkubator usaha di perguruan tinggi, seperti di UMM.

Hal serupa juga disampaikan Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA selaku Komisaris Utama Bank Muamalat Indonesia. Dia memaparkan pentingnya peran transformasi digital di era sekarang. Mulai dari pengembangan layanan hingga sumber daya manusia yang harus segera memahami teknologi dengan baik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/