30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Kepala BPN Lumajang Serahkan Sertifikat Tanah Milik Yonif 527/BY

Jadi Kejutan di Momen HUT Ke-77 TNI Tahun 2022

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bertempat di Lapangan Pratu Natra Batalyon Infanteri (Yonif) 527/BY, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lumajang Rocky Soenoko, menyerahkan sertifikat tanah seluas 411.800 meter persegi, Rabu (5/10). Sertifikat tersebut dengan nama pemegang hak Pemerintah Republik Indonesia Cq Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, milik Yonif 527/BY.

Sertifikat itu diserahkan seusai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2022. Dan diterima langsung oleh Komandan Yonif 527/BY Mayor Inf Ragil Jaka Utama.

Rocky menyampaikan, Yonif 527/BY yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 51, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang tersebut, selama masa berdiri sejak 1951 sampai sekarang masih belum bersertifikat.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Danyonif 527/BY Membuka LDK Mahasiswa Baru PSDKU Polinema Kampus Lumajang

Menurutnya, lokasi Yonif 527/BY yang berada di sekitar perumahan dan berbatasan langsung dengan lahan subur milik masyarakat, ke depan dapat berpotensi menimbulkan konflik batas wilayah batalyon dengan lahan milik masyarakat.

“Untuk menyikapi kemungkinan terjadi konflik antara TNI dan masyarakat, Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra, YT, ST, MM, menyarankan agar segera diterbitkan sertifikat tanah milik Yonif 527/BY,” ujarnya.

Rocky menuturkan, menanggapi usulan tersebut, pihaknya bersama aparatur wilayah, serta Yonif 527/BY bekerja sama menyelesaikan data yang diperlukan. Langkah ini dipergunakan sebagai dasar penerbitan sertifikat tanah tersebut.

Dia menambahkan, dengan terbitnya sertifikat tanah ini, berdasarkan peta Zona Nilai Tanah BPN Kabupaten Lumajang, aset negara senilai Rp 467.804.800.000 itu dapat diamankan dari ancaman penyerobotan tanah.

“Sengaja kami serahkan sertifikat tersebut di momen peringatan HUT ke-77 TNI tahun 2022 ini sebagai kejutan. Dengan terbitnya sertifikat tanah ini, batas lahan Yonif 527/BY menjadi lebih jelas. Aset negara juga dapat diamankan, sehingga ke depan tidak menyebabkan konflik antara TNI dan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bertempat di Lapangan Pratu Natra Batalyon Infanteri (Yonif) 527/BY, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lumajang Rocky Soenoko, menyerahkan sertifikat tanah seluas 411.800 meter persegi, Rabu (5/10). Sertifikat tersebut dengan nama pemegang hak Pemerintah Republik Indonesia Cq Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, milik Yonif 527/BY.

Sertifikat itu diserahkan seusai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2022. Dan diterima langsung oleh Komandan Yonif 527/BY Mayor Inf Ragil Jaka Utama.

Rocky menyampaikan, Yonif 527/BY yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 51, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang tersebut, selama masa berdiri sejak 1951 sampai sekarang masih belum bersertifikat.

BACA JUGA: Danyonif 527/BY Membuka LDK Mahasiswa Baru PSDKU Polinema Kampus Lumajang

Menurutnya, lokasi Yonif 527/BY yang berada di sekitar perumahan dan berbatasan langsung dengan lahan subur milik masyarakat, ke depan dapat berpotensi menimbulkan konflik batas wilayah batalyon dengan lahan milik masyarakat.

“Untuk menyikapi kemungkinan terjadi konflik antara TNI dan masyarakat, Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra, YT, ST, MM, menyarankan agar segera diterbitkan sertifikat tanah milik Yonif 527/BY,” ujarnya.

Rocky menuturkan, menanggapi usulan tersebut, pihaknya bersama aparatur wilayah, serta Yonif 527/BY bekerja sama menyelesaikan data yang diperlukan. Langkah ini dipergunakan sebagai dasar penerbitan sertifikat tanah tersebut.

Dia menambahkan, dengan terbitnya sertifikat tanah ini, berdasarkan peta Zona Nilai Tanah BPN Kabupaten Lumajang, aset negara senilai Rp 467.804.800.000 itu dapat diamankan dari ancaman penyerobotan tanah.

“Sengaja kami serahkan sertifikat tersebut di momen peringatan HUT ke-77 TNI tahun 2022 ini sebagai kejutan. Dengan terbitnya sertifikat tanah ini, batas lahan Yonif 527/BY menjadi lebih jelas. Aset negara juga dapat diamankan, sehingga ke depan tidak menyebabkan konflik antara TNI dan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Mahrus Sholih

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bertempat di Lapangan Pratu Natra Batalyon Infanteri (Yonif) 527/BY, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lumajang Rocky Soenoko, menyerahkan sertifikat tanah seluas 411.800 meter persegi, Rabu (5/10). Sertifikat tersebut dengan nama pemegang hak Pemerintah Republik Indonesia Cq Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, milik Yonif 527/BY.

Sertifikat itu diserahkan seusai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2022. Dan diterima langsung oleh Komandan Yonif 527/BY Mayor Inf Ragil Jaka Utama.

Rocky menyampaikan, Yonif 527/BY yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 51, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang tersebut, selama masa berdiri sejak 1951 sampai sekarang masih belum bersertifikat.

BACA JUGA: Danyonif 527/BY Membuka LDK Mahasiswa Baru PSDKU Polinema Kampus Lumajang

Menurutnya, lokasi Yonif 527/BY yang berada di sekitar perumahan dan berbatasan langsung dengan lahan subur milik masyarakat, ke depan dapat berpotensi menimbulkan konflik batas wilayah batalyon dengan lahan milik masyarakat.

“Untuk menyikapi kemungkinan terjadi konflik antara TNI dan masyarakat, Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra, YT, ST, MM, menyarankan agar segera diterbitkan sertifikat tanah milik Yonif 527/BY,” ujarnya.

Rocky menuturkan, menanggapi usulan tersebut, pihaknya bersama aparatur wilayah, serta Yonif 527/BY bekerja sama menyelesaikan data yang diperlukan. Langkah ini dipergunakan sebagai dasar penerbitan sertifikat tanah tersebut.

Dia menambahkan, dengan terbitnya sertifikat tanah ini, berdasarkan peta Zona Nilai Tanah BPN Kabupaten Lumajang, aset negara senilai Rp 467.804.800.000 itu dapat diamankan dari ancaman penyerobotan tanah.

“Sengaja kami serahkan sertifikat tersebut di momen peringatan HUT ke-77 TNI tahun 2022 ini sebagai kejutan. Dengan terbitnya sertifikat tanah ini, batas lahan Yonif 527/BY menjadi lebih jelas. Aset negara juga dapat diamankan, sehingga ke depan tidak menyebabkan konflik antara TNI dan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/