alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

UIN KHAS Jember Segera Rilis Alquran Terjemah Berbahasa Osing Banyuwangi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Umumnya Alquran diterjemahkan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Namun kini ada sebuah inovasi baru. Sebentar lagi bakal diluncurkan Alquran terjemah dengan bahasa daerah. Osing Banyuwangi.

Alquran terjemahan bahasa Osing ini merupakan hasil kerjasama Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI. Program penerjemahan Alquran ini dimulai sejak 2018 lalu dan ditargetkan selesai tahun ini.

Dekan FUAH UIN KHAS Jember Prof M Khusna Amal, sekaligus penanggung jawab penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing, menjelaskan, kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari sebelumnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tahap pertama dilakukan validasi terjemahan Alquran bahasa Osing dari juz 1 sampai 15 pada awal April. Proses selanjutnya, validasi pada juz 16 sampai 30 yang dilakukan mulai 5-7 Juli 2022, bertempat di Ketapang Indah Hotel, Senin (5/7). “Semoga hasil terjemahan ini nanti turut memberikan kontribusi bagi masyarakat Banyuwangi,” ujarnya.

BACA JUGA: Membumikan Trilogi Ukhuwah, UIN KHAS Jember “Ngobras” Bareng Ketua PBNU

Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto mengatakan, penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi ini merupakan salah satu upaya melestarikan bahasa daerah. Alquran berbahasa Arab memang harus dipahami, namun Alquran dengan menggunakan bahasa daerah akan menambah khazanah peradaban Indonesia. Rencananya, Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi ini akan dilaunching tepat pada Hari Santri Nasional nanti.

Setelah Alquran dengan terjemahan bahasa Osing ini memenuhi izin edar, pihaknya akan melakukan analisa dan menggali bahasa suku Tengger di Kabupaten Lumajang. Targetnya, untuk menerjemahkan Alquran dalam bahasa suku Tengger. “Jangan sampai bahasa-bahasa ini sirna. Kita wariskan kepada anak cucu,”ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Umumnya Alquran diterjemahkan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Namun kini ada sebuah inovasi baru. Sebentar lagi bakal diluncurkan Alquran terjemah dengan bahasa daerah. Osing Banyuwangi.

Alquran terjemahan bahasa Osing ini merupakan hasil kerjasama Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI. Program penerjemahan Alquran ini dimulai sejak 2018 lalu dan ditargetkan selesai tahun ini.

Dekan FUAH UIN KHAS Jember Prof M Khusna Amal, sekaligus penanggung jawab penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing, menjelaskan, kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari sebelumnya.

Tahap pertama dilakukan validasi terjemahan Alquran bahasa Osing dari juz 1 sampai 15 pada awal April. Proses selanjutnya, validasi pada juz 16 sampai 30 yang dilakukan mulai 5-7 Juli 2022, bertempat di Ketapang Indah Hotel, Senin (5/7). “Semoga hasil terjemahan ini nanti turut memberikan kontribusi bagi masyarakat Banyuwangi,” ujarnya.

BACA JUGA: Membumikan Trilogi Ukhuwah, UIN KHAS Jember “Ngobras” Bareng Ketua PBNU

Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto mengatakan, penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi ini merupakan salah satu upaya melestarikan bahasa daerah. Alquran berbahasa Arab memang harus dipahami, namun Alquran dengan menggunakan bahasa daerah akan menambah khazanah peradaban Indonesia. Rencananya, Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi ini akan dilaunching tepat pada Hari Santri Nasional nanti.

Setelah Alquran dengan terjemahan bahasa Osing ini memenuhi izin edar, pihaknya akan melakukan analisa dan menggali bahasa suku Tengger di Kabupaten Lumajang. Targetnya, untuk menerjemahkan Alquran dalam bahasa suku Tengger. “Jangan sampai bahasa-bahasa ini sirna. Kita wariskan kepada anak cucu,”ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Umumnya Alquran diterjemahkan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Namun kini ada sebuah inovasi baru. Sebentar lagi bakal diluncurkan Alquran terjemah dengan bahasa daerah. Osing Banyuwangi.

Alquran terjemahan bahasa Osing ini merupakan hasil kerjasama Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI. Program penerjemahan Alquran ini dimulai sejak 2018 lalu dan ditargetkan selesai tahun ini.

Dekan FUAH UIN KHAS Jember Prof M Khusna Amal, sekaligus penanggung jawab penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing, menjelaskan, kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari sebelumnya.

Tahap pertama dilakukan validasi terjemahan Alquran bahasa Osing dari juz 1 sampai 15 pada awal April. Proses selanjutnya, validasi pada juz 16 sampai 30 yang dilakukan mulai 5-7 Juli 2022, bertempat di Ketapang Indah Hotel, Senin (5/7). “Semoga hasil terjemahan ini nanti turut memberikan kontribusi bagi masyarakat Banyuwangi,” ujarnya.

BACA JUGA: Membumikan Trilogi Ukhuwah, UIN KHAS Jember “Ngobras” Bareng Ketua PBNU

Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto mengatakan, penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi ini merupakan salah satu upaya melestarikan bahasa daerah. Alquran berbahasa Arab memang harus dipahami, namun Alquran dengan menggunakan bahasa daerah akan menambah khazanah peradaban Indonesia. Rencananya, Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi ini akan dilaunching tepat pada Hari Santri Nasional nanti.

Setelah Alquran dengan terjemahan bahasa Osing ini memenuhi izin edar, pihaknya akan melakukan analisa dan menggali bahasa suku Tengger di Kabupaten Lumajang. Targetnya, untuk menerjemahkan Alquran dalam bahasa suku Tengger. “Jangan sampai bahasa-bahasa ini sirna. Kita wariskan kepada anak cucu,”ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/