alexametrics
26 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Bakal Mulai PTM, STIE Mandala Gelar Vaksinasi

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Puluhan orang tampak memadati pelataran Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala Jember, kemarin (3/11) pagi. Sementara itu, belasan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumbersari tampak aktif membimbing satu per satu peserta yang bakal menjalani vaksinasi. “Ayo silakan duduk sini,” ujar salah seorang petugas mengarahkan peserta ke tempat vaksinasi.

Ketua STIE Mandala Dr Suwignyo Widagdo menerangkan bahwa kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan guna memenuhi salah satu persyaratan sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). “Sesuai edaran Dirjen Pendidikan Tinggi Nomor 4 Tahun 2021, sudah boleh pembelajaran tatap muka,” paparnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (3/11).

Lebih lanjut, pihaknya juga mengeluarkan surat untuk melalukan tatap muka terbatas sesuai kriteria Dikti. Selain itu, para mahasiswa juga diwajibkan untuk vaksin. “Sarpras prokes juga harus jalan,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, untuk menekan kemungkinan adanya paparan virus saat PTM digelar, pihaknya menyusun siasat. “Untuk mengantisipasi itu, hanya mahasiswa semester 1, 3, 5, dan 7 yang tergolong dalam program pertukaran pelajar nasional saja yang masuk,” terangnya.

Selain itu, kapasitas ruangan dibatasi sebanyak 25 orang per kelas. Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa mahasiswa lain juga bisa mengikuti perkuliahan secara daring. Selain itu, bagi yang terdata dapat mengikuti PTM, mereka juga harus memenuhi beberapa persyaratan. Mulai dari bukti telah melakukan vaksinasi hingga izin dari orang tua.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Puluhan orang tampak memadati pelataran Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala Jember, kemarin (3/11) pagi. Sementara itu, belasan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumbersari tampak aktif membimbing satu per satu peserta yang bakal menjalani vaksinasi. “Ayo silakan duduk sini,” ujar salah seorang petugas mengarahkan peserta ke tempat vaksinasi.

Ketua STIE Mandala Dr Suwignyo Widagdo menerangkan bahwa kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan guna memenuhi salah satu persyaratan sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). “Sesuai edaran Dirjen Pendidikan Tinggi Nomor 4 Tahun 2021, sudah boleh pembelajaran tatap muka,” paparnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (3/11).

Lebih lanjut, pihaknya juga mengeluarkan surat untuk melalukan tatap muka terbatas sesuai kriteria Dikti. Selain itu, para mahasiswa juga diwajibkan untuk vaksin. “Sarpras prokes juga harus jalan,” lanjutnya.

Namun, untuk menekan kemungkinan adanya paparan virus saat PTM digelar, pihaknya menyusun siasat. “Untuk mengantisipasi itu, hanya mahasiswa semester 1, 3, 5, dan 7 yang tergolong dalam program pertukaran pelajar nasional saja yang masuk,” terangnya.

Selain itu, kapasitas ruangan dibatasi sebanyak 25 orang per kelas. Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa mahasiswa lain juga bisa mengikuti perkuliahan secara daring. Selain itu, bagi yang terdata dapat mengikuti PTM, mereka juga harus memenuhi beberapa persyaratan. Mulai dari bukti telah melakukan vaksinasi hingga izin dari orang tua.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Puluhan orang tampak memadati pelataran Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala Jember, kemarin (3/11) pagi. Sementara itu, belasan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumbersari tampak aktif membimbing satu per satu peserta yang bakal menjalani vaksinasi. “Ayo silakan duduk sini,” ujar salah seorang petugas mengarahkan peserta ke tempat vaksinasi.

Ketua STIE Mandala Dr Suwignyo Widagdo menerangkan bahwa kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan guna memenuhi salah satu persyaratan sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). “Sesuai edaran Dirjen Pendidikan Tinggi Nomor 4 Tahun 2021, sudah boleh pembelajaran tatap muka,” paparnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (3/11).

Lebih lanjut, pihaknya juga mengeluarkan surat untuk melalukan tatap muka terbatas sesuai kriteria Dikti. Selain itu, para mahasiswa juga diwajibkan untuk vaksin. “Sarpras prokes juga harus jalan,” lanjutnya.

Namun, untuk menekan kemungkinan adanya paparan virus saat PTM digelar, pihaknya menyusun siasat. “Untuk mengantisipasi itu, hanya mahasiswa semester 1, 3, 5, dan 7 yang tergolong dalam program pertukaran pelajar nasional saja yang masuk,” terangnya.

Selain itu, kapasitas ruangan dibatasi sebanyak 25 orang per kelas. Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa mahasiswa lain juga bisa mengikuti perkuliahan secara daring. Selain itu, bagi yang terdata dapat mengikuti PTM, mereka juga harus memenuhi beberapa persyaratan. Mulai dari bukti telah melakukan vaksinasi hingga izin dari orang tua.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca